Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review BYD Sealion 7: Lebih Murah dari Seal, Tenaga 522 HP dan Jadi Benchmark SUV Listrik Rp700–800 Juta

Novica Satya Nadianti • Selasa, 3 Maret 2026 | 20:54 WIB

Review BYD Sealion 7, SUV listrik 522 HP lebih murah dari Seal dan jadi benchmark kelasnya.
Review BYD Sealion 7, SUV listrik 522 HP lebih murah dari Seal dan jadi benchmark kelasnya.

JAKARTA – Review BYD Sealion 7 langsung mengguncang pasar mobil listrik nasional. Sejak diluncurkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS), SUV listrik ini disebut “mengorbankan saudaranya sendiri”. Pasalnya, secara dimensi lebih besar, fitur lebih lengkap, tenaga lebih buas, tetapi dijual lebih murah dibandingkan BYD Seal.

Efeknya terasa instan. Harga mobil listrik bekas, termasuk Seal, langsung terkoreksi. Bahkan rival seperti Hyundai Ioniq 5 ikut terdampak dengan penyesuaian harga di pasar.

Lantas, apakah harga yang lebih murah berarti rasa berkendaranya juga turun kelas? Inilah review lengkap BYD Sealion 7 setelah diuji dalam perjalanan jarak jauh.

Dimensi Lebih Besar, Ground Clearance Lebih Aman

Berbeda dengan Seal yang berbentuk sedan rendah, Sealion 7 tampil sebagai crossover bergaya shooting brake. Secara ukuran, ia lebih panjang 30 mm, lebih lebar 50 mm, dan lebih tinggi 160 mm dibanding Seal.

Ground clearance-nya pun naik menjadi 163 mm—lebih aman untuk kondisi jalan Indonesia yang beragam.

Bagasi juga meningkat signifikan. Jika Seal hanya sekitar 400 liter, Sealion 7 mendekati 500 liter dan bisa mencapai 520 liter dengan konfigurasi tertentu. Di depan tersedia frunk yang cukup untuk tas ukuran sedang.

Spesifikasi: 308 HP hingga 522 HP

BYD Sealion 7 hadir dalam dua varian:

Keduanya memakai baterai 82,56 kWh. Varian RWD diklaim mampu menempuh hingga 567 km, sedangkan AWD sekitar 542 km.

Dalam pengujian nyata, varian Performance mencatat akselerasi 0–100 km/jam sekitar 4,2 detik—lebih cepat dari klaim pabrikan. Akselerasinya instan saat launch control, namun tetap halus dalam penggunaan normal.

Untuk konsumsi energi, pengujian jarak lebih dari 300 km menghasilkan angka sekitar 6,5 km/kWh. Dengan kapasitas baterai di atas 80 kWh, jarak realistisnya berada di kisaran 480–530 km dalam pemakaian campuran.

Rasa Berkendara: Lebih Sporty dari Seal

Meski masih nyaman, karakter suspensi Sealion 7 terasa lebih firm dibanding Seal. Bantingannya tidak selembut saudaranya, tetapi memberi stabilitas lebih baik untuk menopang tenaga 500 HP lebih.

Dalam manuver cepat dan perpindahan jalur mendadak, body roll minim dan grip terasa meyakinkan. Suspensi yang lebih kaku justru terasa pas untuk performa sebesar ini.

Setirnya ringan namun presisi, dan bobotnya bisa diatur sesuai preferensi. Radius putar pun relatif ringkas untuk SUV sebesar ini.

Interior Modern dan Fungsional

Masuk ke kabin, kesan mewah langsung terasa. Material empuk hadir hampir di seluruh permukaan. Layar infotainment besar khas BYD bisa diputar portrait atau landscape.

Menariknya, meski sangat digital, BYD tetap mempertahankan tombol fisik untuk fungsi penting seperti volume, mode berkendara, dan pengaturan spion—sesuatu yang kini mulai ditinggalkan banyak pabrikan.

Fitur ADAS sangat lengkap dan dapat diatur secara individual. Pengguna bisa mematikan hanya peringatan, hanya intervensi pengereman, atau keduanya. Sistem ini juga mengingat pengaturan terakhir.

Audio sudah menggunakan sistem premium dari Dynaudio. Wireless charging 50 watt dengan pendingin aktif juga tersedia.

Di baris kedua, ruang kaki dan kepala sangat lega. Ventilasi AC belakang, dua port USB, dan sandaran tangan tengah menambah kenyamanan.

Kekurangan yang Perlu Dicatat

Beberapa catatan tetap ada. Tidak tersedia mode one pedal driving penuh—regeneratif hanya bisa diatur standar atau high, namun tidak sampai menghentikan mobil total.

Tidak ada rear wiper, yang bisa merepotkan saat hujan. Fitur walk-away lock juga belum tersedia. Driver Monitoring System terasa terlalu sensitif dan tidak bisa diatur tingkat sensitivitasnya.

Visibilitas kaca belakang pun terbatas akibat desain sporty.

Baca Juga: Daftar Harga Sepeda Listrik Februari 2026 di Transmart Cibubur, Mulai Rp2,9 Juta hingga Rp9,5 Juta, Ini Rekomendasi Terbarunya

Value for Money Sulit Ditandingi

Di kelas SUV listrik Rp700–800 jutaan, Sealion 7 tampil sebagai paket komplet. Dibandingkan Hyundai Ioniq 5 yang bertenaga 217 HP atau GAC Aion Hyptec HT di kisaran 320 HP, Sealion 7 unggul jauh dalam performa.

Memang bantingan suspensinya tidak selembut rival tertentu, namun itu harga yang pantas untuk stabilitas dan performa 522 HP.

Kesimpulannya, review BYD Sealion 7 menunjukkan SUV listrik ini bukan hanya alternatif, melainkan benchmark baru di kelasnya. Dengan harga lebih rendah dari Seal namun spesifikasi lebih tinggi, ia menjadi simbol perang harga EV yang semakin panas.

 

Editor : Novica Satya Nadianti
#BYD Sealion 7 #BYD Indonesia #review mobil listrik