Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Deretan HP Terburuk 2019: Dari Google Pixel 4 hingga Samsung Galaxy Fold, Ini Alasan Banyak Dikritik Pecinta Gadget

Edo Trianto • Senin, 9 Maret 2026 | 19:20 WIB

 

Deretan HP Terburuk 2019: Dari Google Pixel 4 hingga Samsung Galaxy Fold, Ini Alasan Banyak Dikritik Pecinta Gadget
Deretan HP Terburuk 2019: Dari Google Pixel 4 hingga Samsung Galaxy Fold, Ini Alasan Banyak Dikritik Pecinta Gadget

TRENGGALEK JENGGELEK – Industri smartphone sepanjang 2019 dipenuhi inovasi teknologi yang membuat ponsel semakin canggih. Mulai dari kamera beresolusi tinggi hingga desain futuristik dengan layar penuh. Namun di balik kemajuan tersebut, sejumlah perangkat justru masuk daftar HP terburuk 2019 karena dinilai gagal memenuhi ekspektasi pengguna.

Beberapa smartphone yang sebenarnya datang dari merek besar justru mendapat kritik tajam dari para pecinta gadget. Mulai dari kapasitas baterai yang dinilai terlalu kecil, desain yang dianggap ketinggalan zaman, hingga teknologi yang belum matang.

Berikut beberapa HP terburuk 2019 yang banyak dibicarakan di komunitas teknologi karena berbagai kekurangan yang dimilikinya.

Google Pixel 4 Dikritik karena Baterai Kecil

Smartphone pertama yang masuk dalam daftar adalah Google Pixel 4. Ponsel yang dirilis pada Oktober 2019 ini sebenarnya membawa berbagai fitur baru dan teknologi kamera yang canggih.

Namun sayangnya, Pixel 4 justru mendapat banyak kritik dari para penggemar gadget. Salah satu masalah terbesar ada pada sektor baterai.

Google hanya menyematkan baterai berkapasitas 2.800 mAh. Angka ini dinilai sangat kecil untuk standar smartphone flagship saat itu. Padahal, banyak ponsel pesaing sudah menggunakan baterai 5.000 hingga 6.000 mAh.

Selain itu, varian penyimpanan dasar Pixel 4 juga hanya memiliki kapasitas 64 GB. Di era ketika kebutuhan penyimpanan semakin besar, kapasitas tersebut dianggap terlalu terbatas untuk ponsel premium.

LG G8 ThinQ Dicap Ketinggalan Zaman

Berikutnya adalah LG G8 ThinQ yang dirilis pada April 2019. Saat sebagian besar produsen smartphone berlomba menghadirkan desain layar penuh, LG justru masih mempertahankan desain notch pada perangkat ini.

LG memang memiliki alasan tersendiri. Notch tersebut digunakan untuk menempatkan teknologi kamera khusus bernama Z Camera yang mampu mengukur jarak objek dengan lebih akurat untuk menghasilkan efek bokeh yang lebih baik.

Meski memiliki fungsi tertentu, desain tersebut tetap menuai kritik. Banyak pengguna menilai tampilan LG G8 ThinQ terlihat ketinggalan zaman dan kurang menarik dibanding kompetitor.

Di beberapa forum teknologi bahkan muncul komentar yang menyebut LG G8 ThinQ sebagai salah satu smartphone dengan desain paling mengecewakan pada 2019.

Nokia 9 PureView Gagal Memukau

Nokia 9 PureView sempat menarik perhatian publik saat pertama kali diperkenalkan karena mengusung lima kamera belakang sekaligus.

Konsep kamera yang tidak biasa itu sempat membuat banyak orang penasaran. Namun setelah dirilis, ponsel ini justru mendapat berbagai kritik.

Salah satu masalah yang disorot adalah desain bezel yang masih cukup tebal pada bagian atas dan bawah layar. Hal ini membuat tampilannya terasa kurang modern dibanding smartphone lain di kelasnya.

Selain itu, Nokia 9 PureView menggunakan chipset Snapdragon 845 yang sebenarnya bukan seri terbaru pada saat peluncurannya. Meski masih tergolong kuat, keputusan ini dianggap kurang tepat untuk ponsel flagship.

Masalah lain yang dikeluhkan adalah aplikasi kamera yang lambat. Berdasarkan sejumlah ulasan, kamera ponsel ini membutuhkan waktu sekitar dua hingga lima detik hanya untuk terbuka.

Xiaomi Mi A3 Tuai Kritik dari Mi Fans

Nama Xiaomi Mi A3 juga masuk dalam daftar HP terburuk 2019. Ponsel yang dirilis pada Juli 2019 ini justru mendapat kritik dari penggemar Xiaomi sendiri.

Salah satu alasan utamanya adalah penggunaan layar beresolusi 720p. Di tahun 2019, banyak pengguna berharap ponsel dengan harga hampir Rp4 juta sudah menggunakan layar Full HD.

Tak hanya itu, sebagian pengguna bahkan menilai pendahulunya, Mi A2, memiliki spesifikasi yang lebih menarik dibanding Mi A3.

Hal tersebut membuat Mi A3 dianggap kurang sepadan dengan harga yang ditawarkan.

Samsung Galaxy Fold Bermasalah di Layar

Smartphone terakhir dalam daftar ini adalah Samsung Galaxy Fold. Ponsel lipat pertama dari Samsung ini sebenarnya menjadi salah satu inovasi paling menarik di dunia smartphone.

Namun teknologi layar lipat yang diusungnya ternyata belum sepenuhnya matang. Beberapa unit yang diuji oleh reviewer mengalami kerusakan pada layar setelah digunakan dalam waktu singkat.

Masalah tersebut bahkan sempat membuat Samsung menunda peluncuran Galaxy Fold untuk melakukan perbaikan.

Banyak pihak menilai teknologi layar lipat pada saat itu masih terlalu dini untuk dipasarkan secara luas, terlebih dengan harga yang mencapai puluhan juta rupiah.

Bukti Tidak Semua Inovasi Berhasil

Daftar HP terburuk 2019 ini menjadi bukti bahwa tidak semua inovasi teknologi langsung berhasil di pasaran. Meski datang dari merek besar, sebuah smartphone tetap bisa mendapat kritik jika fitur atau spesifikasinya tidak sesuai harapan pengguna.

Namun demikian, berbagai kegagalan tersebut juga menjadi pelajaran penting bagi produsen smartphone untuk menghadirkan perangkat yang lebih matang di masa depan.

Editor : Edo Trianto
#samsung galaxy fold #smartphone gagal 2019 #HP terburuk 2019 #nokia 9 pureview #Google Pixel 4