Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Diserbu Warga Jelang Lebaran, Penukaran Uang Baru di BI Cirebon Sediakan Rp3,9 Triliun, Antrean Membeludak

Adinda Putri Sefiana • Selasa, 10 Maret 2026 | 11:20 WIB

Warga mengantre di loket penukaran uang baru Bank Indonesia Cirebon, Jawa Barat, jelang Lebaran. BI menyiapkan Rp3,9 triliun berbagai pecahan untuk kebutuhan masyarakat.
Warga mengantre di loket penukaran uang baru Bank Indonesia Cirebon, Jawa Barat, jelang Lebaran. BI menyiapkan Rp3,9 triliun berbagai pecahan untuk kebutuhan masyarakat.

JAKARTA - Antusiasme masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru menjelang Hari Raya Idul Fitri kembali terlihat. Loket terpadu penukaran uang baru di Bank Indonesia Cirebon diserbu warga sejak hari pertama dibuka. Antrean panjang bahkan sudah terlihat sejak siang hari ketika layanan penukaran dibuka.

Program penukaran uang baru di Bank Indonesia Cirebon tersebut menjadi salah satu layanan yang paling dinanti masyarakat setiap Ramadan.

Tahun ini, Bank Indonesia menyiapkan dana hingga Rp3,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang pecahan baru yang biasanya dibagikan saat Lebaran.

Lonjakan peminat membuat area penukaran uang di kantor Bank Indonesia (BI) Cirebon, Jawa Barat, dipadati warga yang datang hampir bersamaan. Situasi ini menyebabkan antrean mengular di area layanan.

Baca Juga: PDI Perjuangan Tegaskan Anggaran MBG Diambil dari Anggaran Pendidikan, Bongkar Fakta APBN 2026 hingga Soroti Nasib Guru

Antrean Panjang Sejak Hari Pertama

Sejumlah warga mengaku sudah memantau jadwal penukaran melalui situs resmi Pintar BI sebelum datang ke lokasi.

Mereka bahkan rela datang lebih awal demi mendapatkan giliran menukar uang lama dengan pecahan baru.

Salah seorang warga mengaku telah mendaftar sejak jadwal dibuka secara daring. Ia kemudian datang sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Saya sudah antre dari pagi. Dapat jadwal hari ini. Saya juga ambil satu jadwal lagi tanggal 11,” ujar seorang warga yang datang bersama suaminya.

Baca Juga: Siap Mengguncang Pasar! 5 Motor Terbaru Yamaha Segera Rilis di Indonesia, Ada R25 4 Silinder hingga Skutik Listrik

Antusiasme masyarakat ini tidak lepas dari tradisi tahunan menjelang Idul Fitri, di mana banyak keluarga menyiapkan uang pecahan kecil untuk dibagikan kepada anak-anak atau kerabat saat bersilaturahmi.

Tradisi tersebut membuat kebutuhan uang baru meningkat tajam selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

BI Siapkan Pecahan Rp1.000 hingga Rp50.000

Dalam layanan penukaran uang baru di Bank Indonesia Cirebon, BI menyediakan berbagai pecahan uang. Mulai dari Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000 hingga Rp50.000.

Bank Indonesia mencatat, total uang yang disiapkan untuk kebutuhan Lebaran di wilayah tersebut mencapai Rp3,9 triliun. Angka ini meningkat sekitar 25,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan jumlah uang yang disiapkan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Bank Indonesia juga mengatur sistem penukaran agar proses distribusi lebih tertib. Warga diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui platform digital Pintar BI sebelum datang ke lokasi penukaran.

Ribuan Paket Penukaran Disediakan

Selama periode Ramadan, BI Cirebon menyediakan ribuan paket penukaran uang bagi masyarakat. Program ini berlangsung sejak 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Dalam periode tersebut, total sebanyak 14.900 paket penukaran uang disiapkan bagi warga.

Sementara itu, khusus untuk layanan penukaran terpadu yang digelar di kantor BI, pihak bank menyediakan sekitar 1.000 paket penukaran setiap harinya selama empat hari pelaksanaan.

Baca Juga: Review BYD Sealion 7 di IIMS 2025: SUV Coupe Listrik 522 HP, 0–100 Km/Jam 4,5 Detik, Harga Mulai Rp629 Juta!

“Kalau kita total selama Ramadan itu ada 14.900 paket yang kita tukarkan mulai 23 Februari sampai 13 Maret 2026,” jelas perwakilan Bank Indonesia.

Dengan sistem paket tersebut, masyarakat bisa mendapatkan sejumlah pecahan uang baru dalam jumlah tertentu sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Tradisi Lebaran yang Masih Kuat

Fenomena membludaknya antrean penukaran uang baru menunjukkan bahwa tradisi berbagi uang saat Lebaran masih sangat kuat di masyarakat Indonesia.

Uang pecahan kecil biasanya dimasukkan ke dalam amplop dan dibagikan kepada anak-anak atau keluarga saat bersilaturahmi di Hari Raya Idul Fitri.

Selain menjadi bentuk berbagi rezeki, tradisi tersebut juga dianggap sebagai simbol kebahagiaan dan kehangatan dalam merayakan Lebaran bersama keluarga.

Karena itu, setiap tahun menjelang Idul Fitri, layanan penukaran uang baru dari Bank Indonesia selalu dipadati masyarakat.

Bank Indonesia pun terus meningkatkan pelayanan dengan sistem pendaftaran online dan penambahan jumlah uang yang disiapkan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Dengan persiapan hingga triliunan rupiah tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh uang pecahan baru dengan lebih mudah untuk menyambut momen Lebaran yang penuh kebahagiaan. (*)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#penukaran uang baru #Lonjakan peminat #uang baru lebaran #Tradisi bagi uang Lebara #bank indonesia (bi) #Pintar BI