Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pengalaman 1 Bulan Pakai Uwinfly M100: Motor Listrik Futuristik Ini Ternyata Punya Kekurangan Tak Terduga

Novica Satya Nadianti • Selasa, 10 Maret 2026 | 18:15 WIB

 

Pengalaman 1 bulan pakai Uwinfly M100. Motor listrik futuristik ini ternyata punya kekurangan pada sistem keamanan dan kapasitas bagasi.
Pengalaman 1 bulan pakai Uwinfly M100. Motor listrik futuristik ini ternyata punya kekurangan pada sistem keamanan dan kapasitas bagasi.

JAKARTA – Pengalaman menggunakan motor listrik Uwinfly M100 selama lebih dari satu bulan mengungkap sejumlah kelebihan sekaligus kekurangan yang jarang dibahas sebelumnya. Motor listrik bergaya futuristik ini memang menawarkan performa dan fitur canggih, tetapi ada beberapa hal yang dinilai kurang praktis untuk penggunaan sehari-hari di Indonesia.

Dalam ulasan penggunaan setelah satu bulan, pemilik motor mengungkap bahwa Uwinfly M100 sebenarnya memiliki performa yang cukup memuaskan. Namun ada satu kekurangan yang cukup mengganggu, yaitu sistem keamanan yang dianggap terlalu ketat.

Padahal, fitur keamanan tersebut sebenarnya dirancang untuk melindungi motor dari risiko pencurian.

Sistem Keamanan Terlalu Ketat

Salah satu fitur utama yang disorot adalah sistem kunci otomatis pada setang. Ketika setang diputar ke arah kiri, motor secara otomatis akan terkunci tanpa perlu menekan tombol tambahan.

Fitur ini memang memberikan tingkat keamanan yang tinggi. Namun dalam kondisi tertentu, hal tersebut justru bisa menjadi kendala bagi pengguna di Indonesia.

Masalahnya, banyak tempat parkir di Indonesia yang dijaga oleh juru parkir. Jika motor diparkir kurang rapi, biasanya juru parkir akan memindahkannya agar lebih tertata.

Namun pada Uwinfly M100, hal tersebut sulit dilakukan karena motor otomatis terkunci dan tidak bisa didorong. Akibatnya, juru parkir yang tidak mengetahui sistem ini bisa kebingungan saat mencoba memindahkan motor.

Karena itu, pengguna disarankan untuk memberi tahu juru parkir bahwa motor tersebut memiliki sistem kunci otomatis yang tidak bisa dinonaktifkan.

Motor Tidak Bisa Didorong Saat Terkunci

Selain kunci setang otomatis, motor ini juga memiliki sistem penguncian roda yang membuat kendaraan tidak bisa didorong ke depan maupun ke belakang saat alarm aktif.

Fitur ini membuat motor terasa sangat aman dari risiko pencurian. Namun di sisi lain, pemilik motor bahkan harus membawa kartu kunci setiap kali ingin memindahkan motor, termasuk saat ingin memasukkannya ke dalam rumah.

Jika kartu kunci tertinggal atau sulit ditemukan, pengguna harus mencarinya terlebih dahulu sebelum motor bisa digerakkan.

Tidak Ada Menu Menonaktifkan Sistem Keamanan

Hal yang cukup disayangkan adalah tidak adanya opsi untuk menonaktifkan sistem keamanan tersebut.

Pengguna mengaku sudah mencoba mencari cara untuk mematikan fitur tersebut seperti pada beberapa sepeda listrik lain dari merek yang sama. Namun hingga saat ini belum ditemukan cara untuk melakukannya.

Ketiadaan buku manual khusus untuk tipe ini juga membuat pengguna kesulitan memahami seluruh fitur yang tersedia.

Sebagian besar produk sepeda listrik yang beredar di Indonesia hanya dilengkapi buku panduan umum, misalnya tentang cara pengisian daya baterai.

Kondisi Motor Setelah 1 Bulan Pemakaian

Meski memiliki kekurangan pada sistem keamanan, kondisi motor setelah digunakan lebih dari satu bulan masih tergolong sangat baik.

Bodi motor tetap solid dan tidak menimbulkan bunyi berisik saat digunakan. Performa motor juga dinilai masih kuat dan responsif.

Total jarak tempuh motor hingga saat ini tercatat sekitar 156 kilometer. Angka tersebut tergolong rendah karena motor ini tidak digunakan untuk aktivitas harian utama.

Pemilik lebih sering menggunakan kendaraan listrik lain yang lebih kecil dan ringan untuk kegiatan sehari-hari di lingkungan sekitar rumah.

Bagasi Bisa Muat Helm, Tapi Harus Posisi Tertentu

Uwinfly M100 juga memiliki bagasi di bawah jok yang cukup luas. Namun tidak semua helm bisa langsung masuk dengan posisi normal.

Dalam pengujian menggunakan helm NJS Kyros, helm tersebut tidak bisa masuk jika diletakkan dalam posisi biasa.

Baca Juga: Perang SUV Compact di IIMS 2026: Harga Honda WR-V Resmi Turun! Toyota Raize Facelift Malah Nahan Harga, Siapa Paling Worth It?

Namun setelah posisi helm dibalik, helm akhirnya bisa masuk dan bagasi dapat ditutup dengan sempurna.

Hal ini menunjukkan bahwa bagasi motor ini memang cukup dalam, tetapi bentuk ruangnya membuat posisi barang harus diatur dengan benar.

Spion Bisa Diganti dengan Mudah

Pemilik motor juga sempat mengganti spion bawaan dengan spion dari model lain. Ternyata komponen tersebut kompatibel karena menggunakan ukuran drat standar 8 mm.

Ukuran tersebut cukup umum digunakan pada berbagai motor listrik, sehingga pengguna bisa dengan mudah mengganti spion dengan model lain yang dijual di pasaran.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Uwinfly M100 tetap menjadi salah satu motor listrik yang menarik dengan desain futuristik dan performa yang cukup kuat.

Namun pengalaman penggunaan selama satu bulan menunjukkan bahwa sistem keamanan yang terlalu ketat justru bisa menjadi kekurangan, terutama dalam kondisi parkir di tempat umum.

Meski demikian, dari sisi performa, kekuatan motor, serta kualitas bodi, motor listrik ini masih memberikan pengalaman berkendara yang cukup memuaskan bagi penggunanya.

Editor : Novica Satya Nadianti
#Uwinfly #Uwinfly M100