TULUNGAGUNG - Peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara benar-benar mengalami revolusi besar pada pertengahan tahun 2025. Tidak lagi dianggap sebagai tim medioker, Timnas Indonesia kini resmi mengukuhkan dominasinya sebagai penguasa pasar pemain di kawasan ASEAN. Berdasarkan data terbaru per Juni 2025, daftar pemain termahal di Asia Tenggara kini didominasi oleh penggawa Garuda yang merumput di kompetisi elit Eropa, mulai dari Serie A Italia hingga Bundesliga Jerman.
Lonjakan nilai pasar (market value) ini menjadi bukti otentik bahwa kualitas individu pemain Indonesia telah diakui secara global. Kehadiran para pemain naturalisasi dan keturunan yang bermain di level tertinggi memberikan dampak instan pada kenaikan valuasi skuad nasional. Menariknya, dari sepuluh besar nama yang beredar, Indonesia sukses mengirimkan enam wakilnya, sebuah pencapaian yang membuat negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura tertinggal jauh di belakang.
Jay Idzes: Raja Baru dari Venezia
Puncak daftar pemain termahal di Asia Tenggara secara mutlak ditempati oleh bek tangguh kebanggaan Indonesia, Jay Idzes. Pemain yang kini membela klub Serie A, Venezia, mencatatkan nilai pasar yang sangat fantastis yakni 7,5 juta Euro atau setara Rp142 miliar. Kenaikan nilai Jay Idzes sangat fenomenal mengingat pada September 2024 lalu valuasinya masih berada di angka 2,5 juta Euro. Konsistensi "Bang Jay" di kasta tertinggi liga Italia menjadi faktor utama yang meroketkan harga pasarnya.
Di posisi kedua, menyusul Mees Hilgers yang tetap stabil di angka 6,5 juta Euro (Rp123 miliar) meski mengalami sedikit penurunan dari angka sebelumnya. Bek FC Twente ini tetap menjadi salah satu aset paling berharga di lini belakang Indonesia. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Kevin Diks yang baru saja merampungkan transfer besarnya dari FC Copenhagen ke klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach, dengan nilai pasar 5 juta Euro atau sekitar Rp94,9 miliar.
Dominasi Indonesia dan Persaingan Ketat ASEAN
Indonesia tidak berhenti di tiga besar. Kiper utama Timnas Indonesia, Emil Audero, menempati posisi keempat dengan nilai pasar 3,2 juta Euro (Rp60,7 miliar). Menariknya, di posisi kelima terdapat nama Perry Ng, bek kanan Cardiff City yang memiliki keturunan Singapura, dengan nilai 3 juta Euro. Persaingan di papan tengah daftar ini juga diramaikan oleh dua pemain naturalisasi Malaysia asal Argentina, Iman Machuca dan Facundo Garces, yang masing-masing memiliki nilai pasar di kisaran 2 hingga 2,5 juta Euro.
Daftar sepuluh besar ditutup oleh barisan bintang Indonesia lainnya. Calvin Verdonk berada di peringkat ketujuh dengan nilai 2,5 juta Euro, disusul oleh pendatang baru Dean James dan kiper FC Dallas, Maarten Paes, yang masing-masing mengantongi nilai pasar 1,8 juta Euro atau sekitar Rp34 miliar. Kehadiran Maarten Paes sendiri sangat unik karena ia menjadi WNI melalui jalur neneknya yang merupakan seorang Blijvers di era Hindia Belanda.
Daftar Lengkap 10 Pemain Termahal di Asia Tenggara (Juni 2025):
-
Jay Idzes (Indonesia/Venezia): €7,5 Juta (Rp142 Miliar)
-
Mees Hilgers (Indonesia/FC Twente): €6,5 Juta (Rp123 Miliar)
-
Kevin Diks (Indonesia/M’gladbach): €5 Juta (Rp94,9 Miliar)
-
Emil Audero (Indonesia/Palermo): €3,2 Juta (Rp60,7 Miliar)
-
Perry Ng (Singapura/Cardiff City): €3 Juta (Rp56,9 Miliar)
-
Iman Machuca (Malaysia/Fortaleza): €2,5 Juta (Rp47 Miliar)
-
Calvin Verdonk (Indonesia/NEC Nijmegen): €2,5 Juta (Rp42,7 Miliar)
-
Facundo Garces (Malaysia/Alaves): €2 Juta (Rp37,9 Miliar)
-
Dean James (Indonesia/Go Ahead Eagles): €1,8 Juta (Rp34 Miliar)
-
Maarten Paes (Indonesia/FC Dallas): €1,8 Juta (Rp34 Miliar)
Melihat komposisi ini, tidak heran jika Timnas Indonesia kini dipandang sebagai kekuatan baru yang menakutkan di Asia. Nilai pasar yang tinggi ini diharapkan berbanding lurus dengan performa di lapangan saat menghadapi lawan-lawan tangguh di kualifikasi Piala Dunia. Garuda kini bukan lagi tim medioker, melainkan raksasa ASEAN yang siap terbang lebih tinggi.
Editor : Natasha Eka Safrina