Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Match Series, Keputusan John Herdman Tuai Pro Kontra

Novica Satya Nadianti • Jumat, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB
Daftar 24 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Match Series pilihan John Herdman tuai pro kontra di kalangan suporter.
Daftar 24 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Match Series pilihan John Herdman tuai pro kontra di kalangan suporter.

 
JAKARTA - Daftar 24 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Match Series resmi ditentukan oleh pelatih John Herdman. Keputusan ini langsung memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola nasional, terutama terkait sejumlah nama yang masuk maupun yang tersingkir dari skuad Garuda.

Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret. Jika berhasil menang, skuad Garuda akan melaju ke final pada 30 Maret untuk menghadapi pemenang antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon. Namun, lebih dari sekadar hasil akhir, publik kini menaruh perhatian pada gaya permainan yang akan diterapkan oleh Herdman.

Daftar 24 pemain Timnas Indonesia ini juga menjadi awal pembuktian bagi John Herdman, yang baru memulai kiprahnya sebagai pelatih. Banyak pihak menilai, FIFA Match Series akan menjadi ajang penting untuk melihat arah permainan tim ke depan.

Baca Juga: Honda Evo GT Motor Listrik Futuristik, Anti BBM Oplosan: Desain Gahar, Fitur Canggih, Harga Mulai Rp8 Jutaan!

Seleksi dari 41 Pemain, Disaring Jadi 24 Nama

Sebelumnya, Herdman sempat memanggil 41 pemain dalam tahap awal seleksi. Jumlah tersebut tergolong besar, sehingga proses penyaringan hingga menjadi 24 pemain dinilai tidak mudah.

Keputusan akhir ini diyakini bukan hanya hasil penilaian pribadi Herdman, tetapi juga melibatkan masukan dari tim pelatih. Kombinasi tersebut menghasilkan skuad yang dianggap mewakili kebutuhan tim saat ini.

Namun, sejumlah keputusan tetap memancing tanda tanya, termasuk tidak dipanggilnya beberapa pemain yang tampil impresif di kompetisi domestik.

Posisi Kiper Jadi Sorotan

Salah satu keputusan paling disorot adalah pemanggilan Cahya Supriadi. Kiper muda tersebut dinilai belum berada pada momen ideal untuk memperkuat timnas senior.

Di sisi lain, nama-nama seperti Nadeo Argawinata dan Maarten Paes dianggap lebih layak karena pengalaman dan performa yang lebih stabil. Bahkan, Emil Audero juga disebut sebagai opsi kuat di bawah mistar.

Absennya Teja Paku Alam juga menjadi bahan diskusi. Meski memiliki catatan clean sheet yang baik, banyak yang menilai performanya sangat dipengaruhi solidnya lini pertahanan klub.

Baca Juga: Pro Kontra 24 Pemain Timnas Indonesia Pilihan John Herdman, Ini Alasan Pemanggilan dan Pencoretan yang Bikin Heboh

Lini Belakang dan Tengah Lebih Solid

Di sektor pertahanan, pemanggilan Elkan Baggott mendapat respons positif. Bek muda tersebut dinilai semakin matang dan memiliki kualitas fisik serta visi bermain yang baik.

Selain itu, nama-nama seperti Justin Hubner, Rizky Ridho, dan Sandy Walsh juga dinilai layak menjadi tulang punggung lini belakang Timnas Indonesia.

Di lini tengah, kombinasi pemain seperti Ivar Jenner, Joey Pelupessy, dan Thom Haye (yang absen) membuat Herdman harus melakukan penyesuaian. Kelvin Verdonk bahkan berpotensi dimainkan di posisi gelandang bertahan untuk menambah keseimbangan tim.

Lini Serang dan Pilihan Debatable

Pemanggilan Beckham Putra Nugraha menjadi salah satu keputusan yang diperdebatkan. Meski dinilai belum konsisten, ia dianggap memiliki potensi sebagai pemain pengganti yang mampu mengubah jalannya pertandingan.

Selain itu, nama Mauro Zijlstra juga menjadi sorotan karena minimnya menit bermain di klub. Namun, pengalaman sebelumnya bersama timnas kelompok usia bisa menjadi pertimbangan.

Sementara itu, lini depan akan mengandalkan Ole Romeny sebagai target man, didukung Ragnar Oratmangoen dan Yance Sayuri di sisi sayap. Ramadhan Sananta disiapkan sebagai pelapis di lini serang.

Baca Juga: 5 HP 2 Jutaan Terbaik, Performa Ngebut hingga Baterai Badak! Ini Rekomendasi Paling Worth It

Pemain Dicoret Tak Kalah Disorot

Beberapa nama besar yang tidak masuk skuad juga memicu perdebatan. Ezra Walian, yang tengah produktif di liga domestik, menjadi salah satu yang paling disayangkan.

Namun, faktor adaptasi di level timnas serta minimnya kontribusi sebelumnya menjadi alasan kuat di balik pencoretannya.

Selain itu, Ricky Kambuaya, Witan Sulaeman, hingga Stefano Lilipaly juga harus tersisih. Penurunan performa dan kebutuhan taktik tim disebut sebagai faktor utama.

Fokus pada Gaya Bermain

FIFA Match Series kali ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga tentang bagaimana Timnas Indonesia bermain. Publik menantikan apakah Herdman akan menerapkan skema menyerang atau lebih pragmatis.

Dengan kombinasi pemain muda dan senior, Herdman tampaknya ingin membangun fondasi baru bagi Timnas Indonesia. Proses ini tentu membutuhkan waktu dan dukungan dari semua pihak.

Kini, perhatian tertuju pada laga perdana melawan Saint Kitts and Nevis. Dari sana, publik akan mulai menilai apakah keputusan dalam daftar 24 pemain Timnas Indonesia ini tepat atau justru sebaliknya.

Baca Juga: Efek Instan Yeum Hye-seon! Megawati Kembali “Hidup”, Nasib Tisya Amalia Terancam di JPE Jelang Final Proliga 2026

Editor : Novica Satya Nadianti
#fifa match seris #John Herdman #Timnas Indonesia #skuad garuda