JAKARTA – Pemadaman listrik Jakarta secara mendadak sempat membuat warga panik dan ramai mengeluhkan kondisi tersebut di media sosial.
Sejumlah wilayah seperti Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga sebagian Jakarta Pusat dilaporkan mengalami gangguan suplai listrik yang menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.
Keluhan terkait pemadaman listrik Jakarta ini banyak muncul di platform media sosial seperti X (Twitter) dan Threads. Warga mempertanyakan penyebab listrik padam secara tiba-tiba serta berapa lama durasi pemadaman yang harus mereka hadapi.
Tak hanya rumah warga, fasilitas umum yang bergantung pada pasokan listrik juga ikut terdampak. Salah satu laporan datang dari kawasan Simpang Susun Semanggi (SCBD) yang mengalami gangguan penerangan, sehingga memicu keresahan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Warga Ramai Keluhkan Listrik Padam Mendadak
Sejumlah netizen mengaku mengalami mati listrik secara serentak di beberapa titik Jakarta. Mereka menyebut kondisi tersebut terjadi tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya dari pihak PLN, sehingga menimbulkan kebingungan.
Beberapa warga Jakarta Selatan mengeluhkan aktivitas kerja dari rumah terganggu akibat internet mati dan perangkat elektronik tidak dapat digunakan.
Sementara itu, warga Jakarta Timur juga melaporkan padamnya listrik menyebabkan usaha kecil seperti warung makan hingga toko kelontong mengalami hambatan operasional.
“Listrik tiba-tiba mati, padahal sedang bekerja. Tidak ada pemberitahuan sama sekali,” tulis salah satu pengguna media sosial X yang turut mengomentari kejadian tersebut.
Selain itu, sebagian wilayah Jakarta Pusat juga dilaporkan mengalami kondisi serupa. Lampu penerangan jalan hingga fasilitas publik yang membutuhkan suplai listrik ikut terdampak, termasuk sejumlah gedung perkantoran.
PLN Benarkan Terjadi Gangguan Suplai Listrik
Menanggapi banyaknya laporan masyarakat, pihak PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait pemadaman listrik Jakarta tersebut.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, membenarkan bahwa memang terjadi gangguan suplai listrik yang berdampak pada beberapa wilayah di ibu kota.
Menurut Haris, saat ini PLN tengah fokus melakukan proses penormalan agar pasokan listrik kembali stabil dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
“Memang betul terjadi gangguan suplai listrik yang berdampak di beberapa wilayah Jakarta. Saat ini PLN fokus dalam melakukan upaya penormalan,” ujar Haris Andika dalam keterangannya.
Meski demikian, pihak PLN belum menjelaskan secara rinci penyebab utama gangguan suplai listrik tersebut. Namun, proses pemulihan terus dilakukan secara bertahap agar dampaknya tidak meluas ke wilayah lainnya.
PLN Imbau Warga Gunakan PLN Mobile
PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memantau perkembangan terbaru melalui kanal resmi perusahaan. Warga yang ingin mengetahui update kondisi layanan atau melaporkan gangguan listrik dapat menggunakan aplikasi PLN Mobile.
Baca Juga: Ledakan SPBE Cimuning Bekasi Seperti Bom, Kini Rumah Warga Terbakar dan Listrik Padam!
Selain itu, masyarakat juga bisa menghubungi Contact Center PLN melalui nomor 123 untuk memperoleh informasi lebih lanjut terkait status pemulihan listrik di wilayah masing-masing.
Langkah ini dinilai penting agar warga mendapatkan informasi yang akurat dan tidak hanya bergantung pada kabar yang beredar di media sosial, yang belum tentu seluruhnya benar.
Pemadaman listrik Jakarta ini kembali menjadi pengingat pentingnya sistem kelistrikan yang stabil di ibu kota. Mengingat Jakarta merupakan pusat aktivitas ekonomi, pemerintahan, dan bisnis nasional, gangguan listrik sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat.
Hingga saat ini, PLN masih terus melakukan penormalan jaringan dan memastikan pasokan listrik kembali normal di seluruh wilayah terdampak. Warga berharap gangguan serupa tidak kembali terjadi dalam waktu dekat agar aktivitas harian tidak terganggu. (*)
Editor : Isna Dzikirianti