Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Musi Rawas Utara, 16 Tewas Terbakar: Diduga Hindari Lubang dan Korsleting Listrik

Isna Dzikirianti • Dipublikasikan Kamis, 7 Mei 2026 | 10:37 WIB
Bus ALS dan truk tangki terbakar hebat di Jalinsum Muratara, 16 korban tewas dievakuasi petugas. (YT. OFFICIAL INEWS)
Bus ALS dan truk tangki terbakar hebat di Jalinsum Muratara, 16 korban tewas dievakuasi petugas. (YT. OFFICIAL INEWS)

JAKARTA-Kecelakaan maut bus ALS kembali mengguncang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Kali ini, insiden tragis terjadi di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.

Bus ALS yang melaju dari Lubuk Linggau menuju Jambi bertabrakan dengan truk tangki hingga menyebabkan kebakaran hebat. Sedikitnya 16 orang dilaporkan tewas.

Peristiwa kecelakaan bus ALS di Muratara itu sontak membuat geger warga sekitar. Api membakar habis badan bus dan truk tangki, bahkan satu sepeda motor yang ikut terbawa di dalam bus juga hangus di lokasi kejadian.

Kepulan asap hitam membumbung tinggi dan menyebabkan arus lalu lintas macet hingga beberapa kilometer.

Baca Juga: Breaking News! Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Argo Bromo Tabrak KRL, Puluhan Ambulans Dikerahkan

Berdasarkan data sementara dari BPBD dan kepolisian, korban meninggal dunia terdiri dari 14 penumpang bus ALS yang terjebak di dalam kendaraan serta dua korban dari truk tangki, yakni sopir dan kernet.

Sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Diduga Hindari Lubang

Kabit Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Wijaya membenarkan kecelakaan maut tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Jalinsum wilayah Kelurahan Karang Jaya.

“Diduga sementara bus ALS menghindari lubang dan mengambil jalur kanan sehingga bertabrakan dengan truk tangki dari arah berlawanan,” ujar Nandang dalam wawancara langsung.

Bus ALS diketahui membawa sekitar 18 penumpang. Saat tabrakan terjadi, benturan keras memicu ledakan dan kobaran api besar. Dugaan sementara, sebelum kecelakaan bus sempat mengalami korsleting listrik hingga memunculkan percikan api.

Api dengan cepat membesar karena truk yang ditabrak membawa muatan bahan mudah terbakar. Warga yang berada di lokasi panik dan berusaha membantu penumpang keluar dari dalam bus. Namun sebagian besar korban terjebak karena kondisi kendaraan sudah ringsek parah.

Baca Juga: Ketegangan Memuncak! Iran Sita Kapal di Selat Hormus Saat Gencatan Senjata AS, Pamer Rudal Jadi Sinyal Keras ke Amerika dan Israel

Evakuasi Terkendala Panas dan Kemacetan

Proses evakuasi berlangsung dramatis selama kurang lebih dua jam. Petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, tenaga medis, dan warga mengalami kesulitan saat mengevakuasi korban.

Selain kondisi lalu lintas yang macet total, rangka bus yang masih panas membuat petugas tidak bisa langsung masuk ke dalam kendaraan. Banyak korban ditemukan dalam kondisi terbakar di kursi penumpang.

“Evakuasi cukup sulit karena badan bus masih panas dan sebagian korban terjepit,” ungkap salah satu petugas di lokasi.

Baca Juga: Keganasan Megawati Hangestri Buat Pelatih Lawan Darko Dobreskov Mundur! Smash 'Peluru' Mega Jadi Mimpi Buruk di Lapangan

Sejumlah korban selamat diketahui berhasil menyelamatkan diri dengan melompat keluar dari bus sebelum api membesar. Korban luka berat dan ringan langsung dibawa ke Puskesmas Karang Jaya untuk mendapatkan penanganan medis.

Sempat Picu Pemadaman Listrik

Kebakaran akibat kecelakaan bus ALS juga sempat menyebabkan listrik di sekitar lokasi padam. Api dilaporkan menyambar tiang listrik di pinggir jalan sehingga jaringan listrik terganggu.

Petugas PLN kemudian diterjunkan untuk memperbaiki jaringan yang terdampak. Hingga sore hari, puing-puing bus dan truk tangki masih berada di lokasi kejadian sambil menunggu proses olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai dilakukan.

Pantauan di lapangan menunjukkan ratusan warga memadati area kecelakaan untuk melihat langsung kondisi bangkai bus ALS yang hangus terbakar. Polisi terus mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi demi alasan keamanan.

Polisi Lakukan Identifikasi Korban

Saat ini seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sebagian korban disebut sulit dikenali karena mengalami luka bakar berat.

Baca Juga: Tabrakan KA Kahuripan dengan Truk Pasir di Perlintasan Blitar, Truk Mogok Saat Sirene Sudah Berbunyi

Polda Sumatera Selatan bersama Satlantas Polres Muratara masih mendalami penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Tim gabungan juga masih melakukan olah TKP guna memastikan kronologi lengkap kejadian.

“Kami masih menunggu hasil penyelidikan dan olah TKP untuk memastikan penyebab utama kecelakaan,” kata Kombes Pol Nandang Wijaya.

Kecelakaan bus ALS di Musi Rawas Utara ini menjadi salah satu tragedi lalu lintas paling memilukan di Jalinsum tahun 2026.

Selain menelan banyak korban jiwa, peristiwa tersebut juga menimbulkan kemacetan panjang serta kepanikan warga sekitar lokasi kejadian. (*)

Editor : Isna Dzikirianti
Sumber : DIOLAH
Bus ALS Kecelakaan Bus ALS Musi Rawas Utara Jalinsum Truk Tangki Terbakar