Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di luar negeri mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data terbaru, sekitar 150 ribu WNI tercatat melakukan perpindahan ke berbagai negara untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun alasan lainnya.
Peningkatan angka perpindahan ini menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat Indonesia untuk mencari peluang di luar negeri.
Sejumlah negara tujuan yang banyak dipilih antara lain negara-negara di Asia, Eropa, Australia, serta Amerika Utara yang menawarkan kesempatan karier dan pendidikan yang lebih luas.
Para pengamat menilai fenomena tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari perkembangan teknologi yang memudahkan akses informasi hingga meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sejumlah negara.
Selain itu, program beasiswa dan peluang kerja internasional juga menjadi daya tarik bagi masyarakat yang ingin mengembangkan kemampuan serta pengalaman mereka.
Meskipun demikian, para ahli menegaskan bahwa perpindahan WNI ke luar negeri tidak selalu berarti meninggalkan Indonesia secara permanen.
Banyak di antaranya yang berencana kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan pendidikan atau memperoleh pengalaman kerja yang cukup.
Pemerintah terus memantau perkembangan mobilitas penduduk ini guna memastikan perlindungan bagi WNI yang berada di luar negeri sekaligus memanfaatkan potensi sumber daya manusia Indonesia di tingkat global. (*)
Editor : Adinda Okta Fitriana