Trenggalek Njenggelek – Hasil FP2 Moto3 Belanda 2026 menghadirkan persaingan yang semakin panas jelang sesi kualifikasi di Sirkuit Assen, Sabtu (27/6/2026). Pembalap Spanyol Alvaro Carpe tampil dominan dengan menjadi yang tercepat, sementara wakil Indonesia Feda Ega Pratama masih harus berjuang setelah mengakhiri sesi latihan bebas kedua di posisi ke-13.
Alvaro Carpe mencatatkan waktu terbaik 1 menit 40,678 detik, unggul atas kompatriotnya Adrian Cruces yang berada di posisi kedua. Sementara pembalap Australia Joel Kelso menempati urutan ketiga setelah tampil konsisten sepanjang sesi.
Persaingan semakin ketat dengan hadirnya Marco Morelli di posisi keempat dan Joel Esteban di posisi kelima. Posisi enam hingga sepuluh ditempati Adrian Fernandez, Valentin Perrone, Guido Pini, Scott Ogden, serta pemuncak klasemen sementara Maximo Quiles.
Sementara itu, Feda Ega Pratama mencatat waktu terbaik 1 menit 41,132 detik dan harus puas berada di urutan ke-13. Meski belum mampu menembus kelompok 10 besar, selisih waktunya dengan para pembalap di depan masih cukup tipis sehingga peluang memperbaiki performa pada sesi kualifikasi tetap terbuka.
Menariknya, beberapa rival utama Feda juga gagal tampil maksimal. Brian Uriarte, yang kini berada di posisi ketiga klasemen dunia, hanya mampu finis di posisi ke-18 pada FP2. Sementara pembalap Malaysia Hakim Danis bahkan harus puas berada di urutan ke-20.
Hasil tersebut membuat sesi kualifikasi diprediksi berlangsung jauh lebih sengit. Para pembalap masih memiliki kesempatan memperbaiki catatan waktu sekaligus mengamankan posisi start terbaik untuk balapan utama.
Sesi Q1 Moto3 Belanda 2026 dijadwalkan dimulai pukul 17.45 WIB, dilanjutkan Q2 pukul 18.10 WIB. Adapun balapan utama akan berlangsung pada Minggu (28/6/2026) pukul 16.00 WIB selama 20 putaran.
Bagi Feda, seri Assen menjadi kesempatan penting untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen. Saat ini pembalap Indonesia tersebut masih berada di peringkat keenam dengan koleksi 82 poin.
Pemuncak klasemen masih ditempati Maximo Quiles dengan 186 poin, diikuti Alvaro Carpe (121 poin), Brian Uriarte (92 poin), David Almansa (89 poin), dan Marco Morelli (86 poin).
Selisih empat poin dari Morelli membuat peluang Feda menembus lima besar masih sangat terbuka. Bahkan jika mampu finis di posisi podium pada balapan nanti, pembalap binaan Astra Honda itu berpotensi memangkas jarak poin dengan para pesaingnya.
Tak hanya di klasemen utama, Feda juga masih menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar Rookie of the Year Moto3 2026. Ia menempati posisi kedua rookie terbaik dengan 82 poin, hanya tertinggal dari Brian Uriarte yang mengumpulkan 92 poin. Di belakang Feda ada pembalap Malaysia Hakim Danis dengan 73 poin.
Kini semua mata tertuju pada sesi kualifikasi. Mampukah Feda Ega Pratama bangkit dan mengamankan posisi start ideal untuk membuka peluang meraih podium di Moto3 Belanda 2026? Jawabannya akan ditentukan di Assen.
Editor : Maylanni Diana Fitri