Trenggalek Njenggelek – Moto3 Belanda 2026 menyajikan balapan penuh drama di Sirkuit Assen, Minggu (28/6/2026). Saat para rival berjuang memperebutkan podium, pembalap Indonesia Fadda Ega Pratama justru harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah gagal menyentuh garis finis. Di sisi lain, Maximo Quiles kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih kemenangan dan memperlebar keunggulan di klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026.
Balapan Moto3 Belanda 2026 menjadi momen penting dalam perebutan gelar juara dunia. Maximo Quiles tampil tanpa cela sejak awal hingga akhir lomba, sementara sejumlah pembalap unggulan justru kehilangan peluang meraih poin akibat insiden dan gagal finis.
Kegagalan Fadda Ega Pratama menambah poin membuat persaingan di papan atas klasemen semakin menarik. Pembalap Honda Team Asia itu masih bertahan di enam besar, tetapi kini mulai mendapat tekanan dari para pesaing yang terus merapat.
Maximo Quiles Kembali Naik Podium Tertinggi
Maximo Quiles kembali membuktikan dirinya sebagai pembalap paling konsisten musim ini. Rider asal Spanyol tersebut berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 33 menit 51,801 detik dan mengamankan kemenangan penting di Assen.
Di belakang Quiles, David Almansa tampil impresif untuk merebut posisi kedua. Sementara Marco Morelli melengkapi podium setelah finis di urutan ketiga.
Baca Juga: Aprilia Racing Percepat Pengembangan Motor MotoGP, Ambisi Besar Kembali Rebut Podium Musim Ini
Valentin Perrone mengakhiri balapan di posisi keempat, disusul Rico Salmela di peringkat kelima. Joel Kelso finis keenam, Jesus Rios ketujuh, Adrian Fernandez kedelapan, Brian Uriarte kesembilan, dan Hakim Danish menutup daftar 10 besar.
Nasib Kurang Beruntung Fadda Ega Pratama
Harapan publik Indonesia melihat Fadda Ega Pratama menambah poin harus pupus. Pembalap muda tersebut gagal menyelesaikan balapan sehingga tidak membawa pulang tambahan angka dari GP Belanda.
Selain Fadda, beberapa pembalap lain juga mengalami nasib serupa, di antaranya Alvaro Carpe, Marcos Uriarte, Adrian Cruces, Zen Mitani, dan Cormac Buchanan.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Fadda karena sebelumnya ia memiliki peluang memangkas jarak dengan para pembalap yang berada di atasnya di klasemen.
Persaingan Klasemen Semakin Memanas
Tambahan 25 poin membuat Maximo Quiles semakin nyaman memimpin klasemen Moto3 2026 dengan 211 poin.
Alvaro Carpe masih berada di posisi kedua dengan 121 poin, disusul David Almansa yang naik ke urutan ketiga berkat koleksi 109 poin.
Marco Morelli kini mengumpulkan 102 poin, sedangkan Brian Uriarte berada di posisi kelima dengan 99 poin.
Fadda Ega Pratama tetap menghuni peringkat keenam dengan 82 poin, sementara Hakim Danish berhasil memangkas jarak setelah mengoleksi 79 poin. Valentin Perrone juga menyamai raihan poin tersebut sehingga persaingan menuju lima besar semakin ketat.
GP Jerman Jadi Kesempatan Bangkit
Usai seri Assen, seluruh pembalap akan mengalihkan fokus ke Grand Prix Jerman di Sachsenring yang menjadi putaran ke-11 Moto3 2026.
Sesi kualifikasi dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026, sedangkan balapan utama digelar sehari kemudian mulai pukul 16.00 WIB.
Bagi Fadda Ega Pratama, GP Jerman menjadi kesempatan emas untuk bangkit setelah hasil mengecewakan di Belanda. Tambahan poin maksimal sangat dibutuhkan agar peluang bersaing di papan atas klasemen tetap terjaga hingga memasuki paruh kedua musim.
Dengan masih tersisa beberapa seri penting, persaingan perebutan gelar juara dunia Moto3 2026 dipastikan belum berakhir. Namun, dominasi Maximo Quiles sejauh ini membuat para rival harus bekerja lebih keras jika ingin menghentikan laju pembalap Spanyol tersebut.
Editor : Maylanni Diana Fitri