Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Siap-Siap Kantong Lebih Hemat! Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Turun Juli 2026, Cek Rincian Harga Pertamax Terbaru Disini!

Desita Putri Kirani • Rabu, 1 Juli 2026 | 11:18 WIB
Pemerintah dan Pertamina tengah mengkaji peluang penurunan harga BBM non-subsidi untuk periode Juli 2026. (gorontalo.tribunnews.com)
Pemerintah dan Pertamina tengah mengkaji peluang penurunan harga BBM non-subsidi untuk periode Juli 2026. (gorontalo.tribunnews.com)

 JAKARTA – Kabar gembira berembus bagi para pengendara di tanah air menjelang pergantian bulan. Keputusan mengenai penyesuaian harga bahan bakar minyak atau BBM non subsidi untuk periode Juli 2026 mulai menemui titik terang.

Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) saat ini tengah intensif mengkaji peluang penurunan harga BBM non subsidi di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah pengkajian ini diambil menyusul tren merosotnya harga minyak mentah dunia atau crude oil dalam beberapa waktu terakhir.

Kabar mengenai potensi penurunan harga BBM non subsidi ini tentu menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh masyarakat luas, khususnya para pengguna setia produk-produk unggulan Pertamina yang sempat menghadapi lonjakan harga cukup signifikan pada periode sebelumnya.

Baca Juga: Gempa Mindanao 7,7 Magnitudo Picu Peringatan Dini Tsunami, BMKG Siaga di Sulawesi Utara hingga Kalimantan Timur

Kendati sinyal penurunan sudah mulai mengemuka, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia belum memberikan kepastian mengikat mengenai tanggal resmi pemberlakuan tarif baru tersebut.

Beliau menegaskan bahwa penyesuaian harga BBM non subsidi, seperti Pertamax dan produk sejenisnya, masih harus melewati perhitungan yang matang agar tetap menjaga stabilitas ekonomi nasional. Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat luas bersabar dan menunggu keputusan resmi pemerintah yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Evaluasi Dampak Konflik Global Terhadap Sektor Energi

Jika menengok ke belakang, ketetapan harga komoditas energi domestik memang sangat fluktuatif dan bergantung pada geopolitik global.

PT Pertamina sendiri resmi melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi mulai Rabu, 10 Juni 2026 yang lalu. Langkah tersebut diambil sebagai respons logis atas dinamika pasar internasional yang bergejolak.

Berdasarkan data resmi dari situs PT Pertamina Patra Niaga, korporasi pelat merah tersebut menaikkan harga BBM Pertamax atau RON 92 menjadi Rp16.250 per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Angka ini menunjukkan kenaikan yang cukup tajam, yakni sebesar Rp3.950 per liter dari tarif sebelumnya yang dipatok Rp12.300 per liter pada awal Juni 2026.

Baca Juga: Reksadana Saham Tertekan, Ketegangan Timur Tengah dan Sinyal Resesi Bayangi Pasar, Sektor Komoditas Jadi Incaran Investor

Kenaikan harga BBM Pertamax kala itu tercatat sebagai penyesuaian perdana setelah sekian lama bertahan. Melonjaknya grafik harga minyak dunia dipicu oleh pecahnya perang antara Israel dan Iran sejak akhir Februari 2026 lalu. Ketika produk BBM non subsidi lainnya sudah mengalami eskalasi nilai jual sejak pertengahan April 2026, Pertamina sengaja menahan harga Pertamax agar tidak langsung membebani daya beli konsumen di tingkat ritel.

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Juni 2026

Bagi masyarakat yang kerap mengisi kendaraan mereka di SPBU, penting untuk mencatat skema tarif yang saat ini masih berlaku. Selain Pertamax RON 92, varian Pertamax Green 95 juga mengalami penyesuaian yang signifikan dengan dibanderol seharga Rp17.000 per liter, naik dari harga lama sebesar Rp12.900 per liter.

Sementara itu, untuk jenis BBM nonsubsidi kelas atas seperti Pertamax Turbo, harganya terpantau stagnan di angka Rp20.750 per liter. Harga ini tidak berubah dan tetap konsisten mengikuti regulasi yang berlaku sejak 1 Juni 2026.

Baca Juga: Terbongkar! Kepala Danantara Sebut 10 Perusahaan Besar Diduga Manipulasi Harga Ekspor CPO dan Batu Bara

Kondisi serupa juga terjadi pada sektor bahan bakar diesel komersial. BBM solar non subsidi seperti Pertamina Dex tetap bertahan pada harga Rp24.800 per liter, dan Dexlite konsisten di angka Rp23.000 per liter.

Di sisi lain, pemerintah memastikan bahwa masyarakat menengah ke bawah tidak perlu cemas. Harga untuk produk BBM bersubsidi yang menjadi tumpuan mobilitas massal dipastikan aman. Jenis bahan bakar Pertalite masih dipatok stabil di angka Rp10.000 per liter, sedangkan Solar bersubsidi tetap bertahan di harga Rp6.800 per liter.(*)

Editor : Desita Putri Kirani
#harga bbm #bahlil lahadalia #pertamina #BBM Indonesia