Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Pilot Diduga Tewas Ditembak, Aparat Selidiki Kasus

Jonathan Alinskie Winata • Jumat, 3 Juli 2026 | 12:21 WIB
Pesawat AMA dibakar KKB di Yahukimo, pilot diduga tewas, aparat masih menyelidiki kronologi penyerangan tersebut.
INSIDEN DI YAHUKIMO: Pesawat AMA hangus usai diduga dibakar oleh KKB di Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo. Pilot dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Pesawat dibakar KKB di Yahukimo menjadi peristiwa yang menggemparkan Papua Pegunungan.

Sebuah pesawat jenis Pilatus milik Associated Mission Aviation (AMA) dilaporkan dibakar setelah mendarat di Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Kamis (2/7).

Dalam insiden tersebut, pilot pesawat diduga tewas usai ditembak oleh kelompok bersenjata.

Peristiwa pesawat dibakar KKB di Yahukimo itu kini masih dalam proses penyelidikan aparat keamanan.

Dari informasi sementara, pesawat bernomor registrasi PK-RC tersebut berangkat dari Bandara Wamena menuju Lapangan Terbang IPHIK di Kampung Balinggama dengan membawa tujuh penumpang.

Pilot yang menerbangkan pesawat diketahui bernama Kapten Nicholas Goselin.

Berdasarkan laporan awal yang beredar, sang pilot diduga menjadi korban penembakan sebelum pesawat akhirnya hangus terbakar di lokasi kejadian.

Pesawat Hangus, Tersisa Puing dari Pantauan Udara

Rekaman pantauan udara memperlihatkan kondisi pesawat yang nyaris hancur total akibat kebakaran.

Badan pesawat tampak hangus dan hanya menyisakan puing-puing di sekitar landasan udara Kampung Balinggama, Distrik Sobaham.

Belum ada keterangan resmi mengenai kondisi tujuh penumpang yang berada di dalam pesawat saat insiden terjadi.

Baca Juga: Divonis 10 Tahun, Hakim Sebut Perbuatan Nadiem Dilakukan Secara Terencana dalam Kasus Chromebook!

Aparat keamanan masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap, termasuk proses evakuasi korban dan situasi di lokasi kejadian.

Pesawat Pilatus yang dioperasikan Associated Mission Aviation selama ini diketahui melayani penerbangan menuju daerah-daerah pedalaman Papua yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Kelompok Bersenjata Mengaku Bertanggung Jawab

Tak lama setelah kejadian, beredar sebuah video yang menampilkan seorang pria mengaku sebagai bagian dari kelompok bersenjata di Papua.

Dalam video tersebut, pria itu mengklaim bahwa penembakan terhadap pilot dan pembakaran pesawat dilakukan oleh pasukannya.

Ia menyebut aksi tersebut berlangsung di Distrik Sobaham, Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo.

Menurut pengakuannya, tindakan itu dilakukan sebagai bagian dari perjuangan kelompoknya.

Dalam pernyataan tersebut, pria itu juga menyampaikan bahwa kelompoknya tidak membutuhkan pembangunan maupun layanan transportasi udara.

Ia menegaskan tuntutan utama mereka adalah pengakuan terhadap kemerdekaan Papua.

Selain itu, pria tersebut menyatakan aksi bersenjata akan terus dilakukan hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Ia bahkan menantang aparat keamanan untuk mencarinya sembari mengklaim dirinya masih berada di kawasan pegunungan sekitar lokasi kejadian.

Klaim Disebut Atas Perintah Pimpinan Kelompok

Di bagian akhir video, pria tersebut menyatakan bahwa aksi pembakaran pesawat dan penembakan pilot dilakukan atas perintah pimpinan kelompok yang disebutnya sebagai Elkius Kobak.

Ia juga mengatasnamakan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dalam pernyataannya.

Baca Juga: Menang Polling Terbuka, Karya Pemuda Asal Padang Terpilih Jadi Logo HUT RI ke-81

Namun, klaim tersebut hingga kini belum dapat diverifikasi secara independen.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas pelaku maupun kebenaran seluruh isi pernyataan yang beredar di media sosial.

Aparat Dalami Kronologi Insiden

Insiden pembakaran pesawat di Yahukimo kembali menyoroti tantangan keamanan di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.

Serangan terhadap penerbangan sipil dinilai dapat mengganggu mobilitas masyarakat sekaligus distribusi logistik ke daerah-daerah yang hanya dapat dijangkau melalui jalur udara.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat mengenai jumlah korban secara pasti maupun perkembangan proses pengejaran terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap kronologi lengkap, memastikan kondisi seluruh penumpang, serta memverifikasi klaim yang disampaikan dalam video pengakuan yang beredar.

Baca Juga: Ancaman El Nino Kuat 2026: BMKG Warning Puncak Kemarau dan Risiko Krisis Pangan

Aparat juga diharapkan segera memberikan informasi resmi agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai insiden pesawat dibakar KKB di Yahukimo tersebut.

Editor : Jonathan Alinskie Winata
#Yakuhimo #Penembakan #nasional #papua #pesawat