Evakuasi pilot AMA Air Nicholas F. Goselin yang menjadi korban penembakan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berhasil dilaksanakan oleh Komando Operasi TNI (Kops TNI) Habema pada Jumat pagi.
Proses evakuasi dilakukan di tengah operasi pengamanan ketat menyusul aksi penembakan dan pembakaran pesawat yang terjadi di Bandara IP Day, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham.
Keberhasilan evakuasi pilot AMA Air Nicholas F. Goselin menjadi bagian dari operasi terpadu yang tidak hanya berfokus pada penyelamatan korban, tetapi juga pengamanan wilayah serta pengejaran terhadap kelompok pelaku penyerangan.
Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan situasi keamanan di sekitar lokasi tetap terkendali.
Dalam operasi tersebut, Kops TNI Habema mengerahkan personel khusus untuk mengevakuasi jenazah sekaligus mengamankan lapangan terbang yang menjadi akses utama masuknya bantuan ke wilayah pegunungan Yahukimo.
Medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan operasi.
Operasi Perebutan Cepat Amankan Bandara
Selain melakukan evakuasi korban, personel Kops TNI Habema juga menjalankan operasi perebutan cepat guna menguasai dan mengamankan Bandara IP Day.
Pengamanan dilakukan agar jalur udara tetap dapat digunakan sebagai pintu masuk bantuan serta mendukung proses evakuasi.
Operasi tersebut juga dibarengi dengan kegiatan search and rescue (SAR) taktis untuk memastikan seluruh proses penyelamatan berjalan aman.
Di saat yang sama, aparat terus melakukan penyisiran terhadap lokasi sekitar guna mengantisipasi potensi ancaman lanjutan.
Penyisiran juga dilakukan sebagai bagian dari upaya memburu pelaku penembakan dan pembakaran pesawat yang menyebabkan pilot PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin, meninggal dunia.
Libatkan Helikopter dan Personel Khusus
Dalam pelaksanaannya, operasi melibatkan 10 personel Kops TNI Habema yang mendapat dukungan dua helikopter.
Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi mengingat kondisi geografis Yahukimo yang didominasi pegunungan dengan tingkat kesulitan tinggi.
Dukungan transportasi udara dinilai menjadi faktor penting untuk mempercepat mobilisasi personel maupun proses evakuasi.
Selain itu, penggunaan helikopter juga membantu menjangkau lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat.
Kops TNI Habema menilai penguasaan lapangan terbang menjadi prioritas agar distribusi bantuan serta mobilisasi aparat keamanan dapat berlangsung tanpa hambatan.
Kops TNI Habema Terus Kejar Pelaku
Bersamaan dengan proses evakuasi, personel Kops TNI Habema tetap melaksanakan pengejaran terhadap pelaku penembakan dan pembakaran pesawat.
Operasi pengejaran dilakukan secara berkesinambungan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Yahukimo yang memiliki tantangan geografis cukup berat.
Hingga proses evakuasi selesai, aparat keamanan masih terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah terjadinya gangguan keamanan susulan.
Wakil Panglima Sampaikan Belasungkawa
Wakil Panglima Kops TNI Habema, Brigjen TNI Rianto, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot PT AMA Air, Nicholas F. Goselin.
Ia menegaskan bahwa Kops TNI Habema berkomitmen menjaga keamanan wilayah sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Menurutnya, seluruh personel akan terus menjalankan operasi sesuai prosedur dengan mengedepankan koordinasi serta langkah-langkah terukur demi menjaga situasi keamanan tetap stabil.
Insiden penembakan yang menewaskan pilot sekaligus diikuti pembakaran pesawat tersebut menjadi perhatian aparat keamanan.
Selain melakukan evakuasi korban, operasi pengamanan dan pengejaran terhadap pelaku masih terus berlangsung sebagai bagian dari upaya penegakan keamanan di wilayah Yahukimo.
Editor : Jonathan Alinskie Winata