Transformasi Telkom Indonesia: Danantara Pangkas 34 Entitas Anak Usaha Demi Strategic Holding 2027

Dinar Ananda Putri • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 18:55 WIB
Transformasi Telkom Indonesia ditargetkan rampung 2027. Danantara pangkas 34 anak usaha TLKM demi efisiensi bisnis dan daya saing global. Simak detail restrukturisasinya di sini!
Transformasi Telkom Indonesia ditargetkan rampung 2027. Danantara pangkas 34 anak usaha TLKM demi efisiensi bisnis dan daya saing global. Simak detail restrukturisasinya di sini!

TRENGGALEK - Transformasi Telkom Indonesia kini memasuki babak baru yang amat krusial di bawah pengawasan Badan Pengelola Investasi Danantara. Dalam langkah strategis menuju pembentukan strategic holding pada tahun 2027 mendatang, Danantara menargetkan perampingan besar-besaran terhadap portofolio bisnis PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Langkah efisiensi ini diambil guna menciptakan struktur bisnis yang jauh lebih lincah, efisien, serta kompetitif dalam menghadapi tantangan industri telekomunikasi modern.

Langkah transformasi Telkom Indonesia tersebut direalisasikan melalui program perampingan (streamlining) secara menyeluruh. Saat ini, raksasa telekomunikasi milik negara itu tercatat mengelola sebanyak 67 entitas bisnis yang tersebar di berbagai sektor pendukung. Namun, jumlah tersebut dinilai terlalu gemuk dan berpotensi memicu ketidakefisienan operasional, sehingga konsolidasi mendasar sangat mendesak untuk segera direalisasikan.

Dalam peta jalan transformasi Telkom Indonesia yang telah disiapkan, sebanyak 34 entitas anak usaha akan dirampingkan secara bertahap. Pengurangan jumlah entitas ini dirancang agar koordinasi, tata kelola, dan pengelolaan lini bisnis utama perusahaan dapat berjalan secara lebih optimal, terarah, serta terukur tanpa mengabaikan aspek pertumbuhan berkelanjutan.

Baca Juga: Saham TLKM dan Paradoks Laba Kuartal Pertama 2026: Alasan Utama Rekomendasi Strong Buy Investor

Restrukturisasi Besar-Besaran Anak Perusahaan

Rencana transformasi Telkom Indonesia ini dibahas secara mendalam dalam pertemuan strategis antara CEO Danantara, Doni Oskaria, dengan jajaran Direksi dan Manajemen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Diskusi tingkat tinggi tersebut berfokus pada agenda restrukturisasi portofolio, penguatan organisasi holding, hingga kesiapan kepemimpinan internal perusahaan.

Doni Oskaria menegaskan bahwa perampingan 34 entitas bisnis bukan sekadar pemangkasan angka, melainkan penyelarasan fokus bisnis inti (core business). Dengan menyederhanakan struktur grup yang terlampau kompleks, Telkom diproyeksikan mampu mengalokasikan sumber daya dan kapital secara lebih efektif pada lini bisnis masa depan yang memiliki nilai tambah tinggi.

Pihak Danantara menilai, langkah streamlining ini merupakan fondasi utama agar Telkom tidak hanya tangguh di pasar domestik, tetapi juga sanggup berbicara banyak di kancah regional. Integrasi dan penyederhanaan anak perusahaan dipastikan bakal memangkas birokrasi internal yang selama ini berbelit.

Baca Juga: Saham TLKM dan Aksi Restrukturisasi: Dampak Pemangkasan Anak Usaha dan Risiko Buyback triliunan Rupiah

Menuju Strategic Holding dan Raksasa Digital Global

Pembentukan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebagai strategic holding yang utuh ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2027. Melalui sinergi erat dengan Danantara, perbaikan tata kelola (corporate governance) dan peningkatan efisiensi operasional akan menjadi pilar utama dalam proses transisi penting ini.

Manajemen Danantara berharap, hasil akhir dari transformasi menyeluruh ini dapat mendorong Telkom bertransformasi menjadi perusahaan digital nasional (digital telco) yang jauh lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tingkat global. Fokus utama Telkom ke depan akan lebih diarahkan pada konektivitas digital, layanan data center, serta ekosistem solusi digital terpadu.

Dengan terwujudnya struktur strategic holding yang ramping dan solid pada tahun 2027, Telkom Indonesia optimistis mampu memberikan kontribusi yang lebih maksimal, baik bagi penerimaan negara maupun peningkatan kualitas layanan digital bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Bonang Penerus Punya Teknik Imbal dan Seleh yang Bikin Tabuhan Gamelan Makin Rumit

 

Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube
Transformasi Telkom Indonesia Doni Oskaria TLKM Streamlining Telkom Danantara