Trenggaleknjenggelek - Dalam persaingan global yang makin ketat, inovasi menjadi kunci keberlangsungan hidup suatu daerah. Inovasi dikatakan berhasil ketika dalam prosesnya terdapat pembaharuan, pemenfaatan, serta pengembangan suatu hal baru yang memiliki perbedaan dengan sebelumnya.
Saat ini inovasi yang diciptakan dengan peran transformasi digital dirasa penting. Transformasi digital bukan hanya sebuah pilihan namun sebuah kebutuhan mendesak pada era globalisasi yang mendorong katalisator perubahan dalam berbagai sektor.
Transformasi digital merupakan sebuah perubahan yang lebih mendasar pada dunia digital, perubahan ini bertujuan untuk merubah segala sesuatu menjadi bersifat digital, dengan berdasar pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dimana peraturan tersebut memiliki tujuan untuk mendorong serta mengatur penggunaan teknologi komunikasi dan informasi dalam berbagai aspek pemerintahan di seluruh tingkatan, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.
Salah satu upaya dalam mendukung terciptanya inovasi yang berkontribusi langsung pada kemajuan daerah, Jawa Timur menduduki peringkat pertama sebagai provinsi dengan kategori terinovatif.
Hal ini tidak lepas karena kerja keras dan kegigihan pemerintah provinsi Jawa Timur dalam melaporkan inovasi-inovasi daerahnya sehingga mampu mendongkrak nilai Indeks Inovasi Daerah (IID). Namun tidak dapat dipungkiri masih adanya daerah yang belum mencapai predikat inovatif pada nilai indeks inovasi daerah yang menandakan bahwa masih diperlukan upaya lebih lanjut guna mendorong inovasi daerah.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memainkan perannya dengan transformasi digital sebagai upaya dalam mendukung terciptanya inovasi yang berkontribusi langsung pada kemajuan daerah Melalui Jatim Berdasi (Jawa Timur Berdaya dengan Inovasi) pengurusan pendaftaran pengajuan atau pelaporan inovasi melalui proses digital yang lebih cepat dan mudah.
Data yang masuk akan dikurasi dan diverifikasi oleh tim penilai dari brida Jawa Timur dan mendapatkan skor berdasarkan 20 indikator sebagai persyaratan yang telah tersedia. Daerah yang memiliki skor terbaik nantinya akan mendapatkan penghargaan di ajang Inotek Award yang diselenggarakan tiap tahunnya, dengan adanya aplikasi Jatim Berdasi dan Inotek Award diharapkan memacu daerah-daerah di Jawa Timur untuk melakukan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara Indonesia.
Kesimpulannya, Aplikasi Jatim Berdasi merupakan wadah bagi pemerintah daerah di Jawa Timur dalam mengajukan dan melaporkan inovasi daerahnya kepada Pemerintah Provinsi melalui BRIDA Provinsi Jawa Timur serta berfungsi sebagai alat untuk menganalisis dan mengevaluasi kesiapan sebuah inovasi berdasarkan 20 indikator yang telah ditetapkan.
Aplikasi ini juga merupakan wujud daripada peran transformasi digital dalam pemerintahan menjalankan tugas dan pekerjaannya serta diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat meningkatkan indeks inovasi daerah dan mendorong kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui inovasi Aplikasi Jatim Berdasi, Jawa Timur berkomitmen menjadi provinsi yang lebih inovatif dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional
Editor : Mohammad Bima Faisal Mirza