Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Fenomena Membeli Emas Pada Masyarakat, Investasi atau Tekanan Sosial?

Mohammad Bima Faisal Mirza • Rabu, 18 Juni 2025 | 17:51 WIB
Dinar Oktamiya Hayuningtyas, S.Psi, Mahasiswa Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya.
Dinar Oktamiya Hayuningtyas, S.Psi, Mahasiswa Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya.

Trenggaleknjenggelek - Akhir-akhir ini, kita sering melihat masyarakat termasuk anak muda ramai-ramai membeli emas. Di media sosial, banyak yang memamerkan logam mulia sebagai simbol “MELEK FINANCIAL“. Bahkan banyak berita di media sosial yang menginformasikan “EMAS SOLD“, beberapa video juga mempertegas bahwa banyak orang yang berebut untuk membeli emas. Fenomena ini jika dilihat dari sudut pandang psikologi sosial, merupakan lebih dari sekadar urusan investasi saja.

 

Menurut Conformity Theory, hal ini muncul karena adanya tekanan sosial. Dimana situasi sekarang yang tidak pasti, seperti inflasi atau krisis ekonomi dan masyarakat cenderung mengikuti apa yang dilakukan orang banyak

Fenomena ini juga bisa dijelaskan lewat efek Bandwagon dimana sesuatu menjadi tren, kita terdorong untuk mengikutinya atau lebih tepatnya ikut-ikutan, bahkan tanpa berpikir terlalu dalam. Ditambah lagi, membeli emas sekarang juga jadi bagian dari identitas sosial. 

 

Dengan punya emas, kita merasa lebih mapan atau dianggap “cerdas” dalam hal keuangan. Dalam hal Ini jangan lupakan faktor psikologis manusia. Di tengah ketidakpastian, emas menjadi simbol rasa aman. Jadi, selain soal nilai, ada kebutuhan emosional yang coba dipenuhi.

Sebagai masyarakat yang mulai melek dengan investasi, penting untuk kita menjadi lebih kritis dalam bertindak meskipun dalam berinvestasi. Membeli emas boleh saja, tapi jangan sampai kita terjebak ikut-ikutan tanpa paham tujuannya. Karena dalam banyak hal, keputusan keuangan juga sangat dipengaruhi oleh dinamika sosial di sekitar kita.

 

 

Penulis : 

Dinar Oktamiya Hayuningtyas, S.Psi, 

Mahasiswa Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya.

Timnas Indonesia U-23 Jadi Tuan Rumah  Piala AFF U-23
Timnas Indonesia U-23 Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23
Editor : Mohammad Bima Faisal Mirza
#emas #investasi #masyarakat