Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Ayam Lodho, olahan makanan khas Tulungagung yang menarik perhatian warga lokal.

Mohammad Bima Faisal Mirza • Minggu, 22 Juni 2025 | 03:47 WIB
Ayam Lodho, olahan makanan khas Tulungagung yang menarik perhatian warga lokal.
Ayam Lodho, olahan makanan khas Tulungagung yang menarik perhatian warga lokal.

Trenggaleknjenggelek - sebuah kabupaten di ujung selatan Jawa Timur, selama ini dikenal luas sebagai sentra marmer terbesar di Indonesia. Namun, pesonanya tak berhenti di batu alam. Di balik keindahan pantai dan keragaman wisatanya, Tulungagung menyimpan kekayaan kuliner yang tak kalah menggoda, salah satunya adalah Ayam Lodho, hidangan khas yang telah mencuri perhatian warga lokal maupun wisatawan.

 

Proses pembuatan Ayam Lodho cukup unik. Ayam biasanya dipanggang atau dibakar terlebih dahulu hingga setengah matang, lalu direbus dalam kuah santan yang kaya rempah. Proses pembakaran ini memberikan aroma khas yang menambah kelezatan Ayam Lodho. Kuah santan kental yang melimpah, berpadu sempurna dengan daging ayam yang empuk dan bumbu rempah yang meresap.

Bahan-bahan yang digunakan pun sederhana, namun menghasilkan cita rasa yang luar biasa. Ayam kampung menjadi pilihan utama karena teksturnya yang lebih kenyal dan gurih. Rempah-rempah seperti lengkuas, serai, daun jeruk, daun salam, kunyit, jahe, dan kencur menambah aroma dan cita rasa yang khas. Cabai rawit merah memberikan tingkat kepedasan yang sesuai selera.

 

Meskipun terdapat variasi resep di setiap daerah, inti dari Ayam Lodho tetap sama: perpaduan ayam bakar, santan kental, dan rempah-rempah yang menghasilkan citar rasa pedas dan gurih yang khas. Inilah yang membuat Ayam Lodho begitu istimewa dan berbeda dari olahan ayam lainnya.

Biasanya, Ayam Lodho disajikan bersama nasi hangat, sambal pedas, dan lalapan segar. Kombinasi ini menyajikan harmoni rasa yang membuat siapa pun ingin kembali menikmatinya. Cita rasa yang kuat dan autentik membuat Ayam Lodho bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas budaya masyarakat Tulungagung.

 

Namun, kekayaan kuliner seperti ini tak bisa dilepaskan dari tantangan zaman. Arus modernisasi, makanan cepat saji, dan globalisasi membuat generasi muda cenderung melupakan masakan tradisional. Di sinilah pentingnya kita menjaga, mempromosikan, dan mengenalkan kembali Ayam Lodho sebagai bagian dari warisan budaya yang patut dibanggakan. Ayam Lodho merupakan salah satu dari sekian juta bukti kekayaan kuliner lokal Indonesia yang tak hanya kaya akan rasa, tetapi juga sejarah dan simbol. Makanan tradisional seperti ini adalah jembatan penghubung antara masyarakat terutama generasi muda dengan akar budaya mereka sendiri.

Oleh karenanya, memperkenalkan dan mempromosikan kelezatan Ayam Lodho bukan sekadar pilihan, tetapi sebuah langkah penting dalam mempertahankan identitas kuliner khas Tulungagung. Jadi, jika suatu hari kawan berkesempatan singgah ke Kabupaten Tulungagung, jangan hanya menikmati deburan ombak dan panorama alamnya yang menenangkan. Sempatkan pula mencicipi kuliner ikonik ini sepotong sejarah yang tersaji dalam kelezatan semangkuk Ayam Lodho.

 

NAMA KELOMPOK: 

Kana Khusnah 

Tio Andika Suryawan

Ultufi Alfiana

Ajeng Fadilah Nur Mulyadi 

Photo
Photo
Direktur Jawa Pos Radar Tulungagung Aris Sudanang memberikan potongan tumpeng ke General Manager Andrian Sunaryo.
Direktur Jawa Pos Radar Tulungagung Aris Sudanang memberikan potongan tumpeng ke General Manager Andrian Sunaryo.
Editor : Mohammad Bima Faisal Mirza
#Ayam lodho #kelezatan #kuliner