Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sampah Industri di Candi: Krisis Lingkungan yang Tak Boleh Diabaikan

Tim Redaksi • Rabu, 29 April 2026 | 11:19 WIB
Revania Dwi Listya N. (Prodi : Administrasi publik  Universitas : Muhammadyah Sidoarjo)
Revania Dwi Listya N. (Prodi : Administrasi publik Universitas : Muhammadyah Sidoarjo)

Persoalan sampah industri di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, menjadi isu lingkungan yang semakin serius dan tidak bisa lagi dipandang sebagai masalah biasa. 

Keberadaan kawasan industri yang berkembang pesat di satu sisi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, namun di sisi lain juga menghadirkan persoalan baru berupa meningkatnya volume limbah dan sampah industri yang berpotensi mencemari lingkungan.

Jika tidak dikelola secara serius, persoalan ini dapat berkembang menjadi krisis lingkungan yang berdampak luas bagi masyarakat. Sampah industri bukan sekadar persoalan tumpukan limbah yang mengganggu estetika lingkungan.

Lebih dari itu, persoalan ini berkaitan dengan ancaman terhadap kualitas air, tanah, udara, serta kesehatan masyarakat sekitar. Pembuangan limbah yang tidak terkelola dengan baik berpotensi mencemari saluran air, menimbulkan bau, merusak ekosistem, bahkan mengancam keselamatan warga.

Baca Juga: Sidoarjo Darurat Infrastruktur: Jalan Berlubang dan Banjir Tak Kunjung Tuntas

Dalam konteks ini, persoalan sampah industri di Candi seharusnya dipahami sebagai persoalan kebijakan publik, bukan sekadar masalah teknis kebersihan. Permasalahan ini menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan di kawasan industri masih menyisakan banyak tantangan.

Pengawasan terhadap pengelolaan limbah industri sering dinilai belum optimal, sementara koordinasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat juga belum sepenuhnya berjalan efektif.  Akibatnya, persoalan yang seharusnya dapat dicegah justru berpotensi terus berulang.

Dalam perspektif kebijakan publik, persoalan sampah industri di Candi memperlihatkan pentingnya evaluasi terhadap implementasi kebijakan lingkungan.

Keberadaan regulasi terkait pengelolaan limbah sebenarnya bukan hal baru, namun persoalannya sering terletak pada pengawasan dan penegakan aturan.

Baca Juga: Banjir Tak Pernah Usai: Evaluasi Kebijakan Drainase Pemerintah Daerah di Sidoarjo

Kebijakan yang baik tidak hanya berhenti pada aturan di atas kertas, tetapi harus diwujudkan melalui implementasi yang nyata dan berdampak.

Pemerintah daerah perlu menempatkan isu ini sebagai prioritas, bukan sekadar persoalan rutin yang ditangani secara administratif.

Pengawasan terhadap industri harus diperkuat, termasuk memastikan setiap pelaku usaha menjalankan tanggung jawab pengelolaan limbah sesuai standar lingkungan. Penegakan sanksi terhadap pelanggaran juga penting agar regulasi tidak kehilangan wibawa.

Selain itu, pendekatan penanganan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat dan tanggung jawab industri juga menjadi kunci.

Dunia usaha tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memiliki komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Prinsip pembangunan berkelanjutan seharusnya menjadi dasar dalam pengelolaan kawasan industri.

Baca Juga: Digitalisasi Parkir Surabaya: Antara Ambisi Kepraktisan Warga dan Ujian Keadilan bagi Jukir

Di sisi lain, pemerintah daerah perlu mendorong inovasi pengelolaan limbah yang lebih modern dan berorientasi jangka panjang.

Sistem pengelolaan sampah industri harus diarahkan tidak hanya untuk mengurangi pencemaran, tetapi juga mendukung efisiensi dan keberlanjutan lingkungan.

Pada akhirnya, persoalan sampah industri di Candi adalah alarm bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola lingkungan. Krisis ini tidak boleh diabaikan karena menyangkut kualitas hidup masyarakat dan masa depan lingkungan daerah.

Jika persoalan ini terus dipandang sebelah mata, dampaknya bisa jauh lebih besar daripada yang dibayangkan. Karena itu, penanganan serius, evaluasi kebijakan, dan komitmen bersama menjadi kebutuhan mendesak agar Candi tidak terus dibayangi krisis lingkungan. (*)

Editor : Isna Dzikirianti
#Kabupaten Sidoarjo #persoalan sampah #Kecamatan Candi #sampah industri #pengelolaan lingkungan