Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Merawat Harapan akan Pemerintahan yang Berkeadilan

Amalia Rizky Indah Permadani • Minggu, 10 Mei 2026 | 18:47 WIB
Sari Rejo/252020100176
Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Sari Rejo/252020100176 Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

 

Mewujudkan pemerintahan yang adil merupakan harapan besar seluruh rakyat Indonesia.

Keadilan bukan sekadar slogan politik, melainkan fondasi utama dalam menciptakan kesejahteraan dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.

Namun, di tengah berbagai upaya pembangunan yang terus dilakukan, masyarakat masih sering dihadapkan pada kenyataan adanya ketimpangan hukum, korupsi, serta pelayanan publik yang belum merata. 

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa mimpi tentang pemerintahan yang adil masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi bangsa Indonesia.

Pemerintahan yang adil seharusnya mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan status sosial, ekonomi, maupun kedekatan politik.

Sayangnya, berbagai kasus korupsi yang terungkap dalam beberapa tahun terakhir justru memperlihatkan masih lemahnya integritas sebagian aparatur negara.

Berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi, praktik korupsi masih terjadi di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan daerah hingga lembaga strategis nasional.

Situasi ini tentu melukai rasa keadilan masyarakat, terutama ketika anggaran yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat justru disalahgunakan demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Selain persoalan korupsi, ketidakmerataan pembangunan juga menjadi tantangan serius.

Masyarakat di wilayah perkotaan umumnya lebih mudah memperoleh akses pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dibandingkan masyarakat di daerah terpencil.

Padahal, keadilan sosial sebagaimana tercantum dalam sila kelima Pancasila menegaskan bahwa seluruh rakyat Indonesia berhak mendapatkan perlakuan yang setara dari negara.

Meski demikian, harapan menuju pemerintahan yang adil tetap terbuka. Berbagai langkah reformasi birokrasi, digitalisasi pelayanan publik, hingga peningkatan transparansi anggaran mulai menunjukkan perubahan positif.

Kehadiran sistem pelayanan berbasis elektronik misalnya, mampu mengurangi praktik pungutan liar dan mempercepat proses administrasi masyarakat.

Hal ini membuktikan bahwa pemerintahan yang bersih dan adil bukan sesuatu yang mustahil diwujudkan apabila ada komitmen kuat dari pemimpin dan aparatur negara.

Pada akhirnya, mimpi tentang pemerintahan yang adil tidak boleh berhenti sebagai angan-angan.

Seluruh elemen bangsa, baik pemerintah maupun masyarakat, harus bersama-sama menjaga nilai kejujuran, transparansi, dan kepedulian sosial.

Dengan demikian, Indonesia dapat berkembang menjadi negara yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyatnya.

Oleh : Sari Rejo/252020100176
Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Editor : Amalia Rizky Indah Permadani
#opini mahasiswa