Trenggaleknjenggelek– Seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang 2 Kabupaten Trenggalek tahun 2024 telah selesai digelar pada Jumat dan Sabtu, 9–10 Mei 2025. Dari total 1.332 peserta yang lolos seleksi administrasi, sebanyak 1.328 orang hadir mengikuti ujian di Asrama Haji, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Namun, satu peserta yang absen karena sedang menjalani perawatan di rumah sakit tidak langsung dinyatakan gugur. Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memastikan peserta tersebut akan tetap diberi kesempatan mengikuti seleksi dengan jadwal ulang.
“Ada satu peserta yang sakit sampai opname. Peserta tersebut tetap bisa mengikuti seleksi kompetensi dengan dilakukan reschedule pada tanggal 18 Mei. Untuk lokasi tesnya tetap di Asrama Haji Madiun,” ujar Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Informasi, dan Kinerja BKD Trenggalek, Indrayana Anik Rahayu.
Selain satu peserta yang sakit, BKD mencatat tiga peserta lainnya tidak hadir dengan alasan berbeda. Satu peserta diketahui meninggal dunia, sedangkan dua lainnya sudah tidak aktif sebagai tenaga non-ASN di lingkungan Pemkab Trenggalek.
Sementara itu, BKD Trenggalek juga tengah mempersiapkan agenda pelantikan untuk calon PPPK gelombang pertama bersama CPNS hasil rekrutmen 2024. Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Mei 2025 di Pendopo Manggala Praja Nugraha.
“Untuk CPNS ada 100 orang, sedangkan PPPK yang akan dilantik sebanyak 904 orang karena satu peserta meninggal dunia,” pungkas Indrayana.
Pelaksanaan seleksi selama dua hari berlangsung lancar dan tertib. Plt Kepala BKD Trenggalek, Anik Suwarni, menyampaikan bahwa tidak ditemukan pelanggaran berarti selama pelaksanaan ujian.
“Semua berjalan lancar, aman, dan tertib. Peserta juga sudah dibekali informasi agar membawa perlengkapan sesuai kebutuhan, jadi tidak ada yang membawa barang yang tidak diperbolehkan,” ujarnya.
Tahapan selanjutnya adalah menunggu hasil seleksi yang akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) sesuai jadwal nasional.(jaz)
Editor : Zaki Jazai