Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

8.494 Koperasi Merah Putih Telah Terbentuk di Jatim, Pemerintah Harus Fokus pada Pembinaan

Zaki Jazai • Sabtu, 5 Juli 2025 | 14:55 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Trenggaleknjenggelek – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat capaian penting dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. Hingga awal Juli 2025, sebanyak 8.494 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi terbentuk dan tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Jawa Timur. Dengan capaian ini, Jawa Timur menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mencapai 100 persen pendirian KDKMP.

Meski mengapresiasi capaian ini sebagai tonggak sejarah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah memastikan keberlanjutan dan pembinaan koperasi tersebut.

“Alhamdulillah, capaian 100 persen terbentuknya Koperasi Merah Putih ini adalah bukti nyata kekuatan harmoni dan kolaborasi semua pihak. Tapi ini bukan akhir, justru kita harus fokus ke depan: bagaimana koperasi-koperasi ini berjalan efektif, produktif, dan benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa,” ujar Khofifah. 

Khofifah menegaskan bahwa untuk memastikan koperasi dapat berkembang secara sehat, diperlukan kerja sama lintas sektor antara pemerintah daerah, dinas koperasi, notaris, pendamping koperasi, serta masyarakat sebagai pelaku utama.

“Kuncinya tetap pada kolaborasi. Setelah pendirian selesai, pembinaan menjadi tugas bersama. Koperasi yang aktif dan sehat adalah yang rutin mendapat pendampingan dan pendidikan perkoperasian,” katanya.

Kabupaten Nganjuk tercatat sebagai daerah pertama yang menuntaskan pembentukan koperasi merah putih, disusul oleh Ponorogo dan Sidoarjo. Khofifah menyebut capaian ini sebagai fondasi awal dari upaya membangun ekonomi inklusif berbasis masyarakat.

“Capaian ini bukan sekadar angka. Kita ingin koperasi di setiap desa menjadi wadah bagi masyarakat untuk tumbuh bersama, mengelola potensi lokal, dan menciptakan keadilan ekonomi dari bawah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pemprov Jatim berencana memperkuat fungsi pembinaan dengan menyiapkan sistem monitoring berkala, pelatihan digitalisasi koperasi, serta sinergi antara koperasi dan pelaku UMKM lokal.

Dengan semangat gotong royong dan pembinaan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap koperasi Merah Putih dapat menjadi instrumen nyata dalam menggerakkan ekonomi desa, mengurangi ketimpangan, dan memperkuat daya tahan ekonomi rakyat.

“Kami ingin koperasi bukan hanya nama, tapi menjadi lembaga ekonomi yang hidup dan relevan dengan kebutuhan zaman. Ini tugas kita semua,” tegas KhAnggota(jaz) 

 

 

 

Pernikahan Megawati Hangesti
Pernikahan Megawati Hangesti
CETAR: Warna mencolok dari motif ecoprint yang saat ini jadi trend fashion
CETAR: Warna mencolok dari motif ecoprint yang saat ini jadi trend fashion
Editor : Zaki Jazai
#ekonomi kerakyatan #Koperasi Desa #Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa #merah putih