TRENGGALEKNJENGGELEK – DPRD Kabupaten Trenggalek bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar rapat membahas rencana penggunaan tambahan anggaran.
Dalam pembahasan tersebut, keduanya membahas tambahan anggaran sebesar Rp15 miliar yang bersumber dari pinjaman daerah.
Dana ini akan difokuskan untuk memperbaiki infrastruktur dan fasilitas di sejumlah destinasi wisata unggulan milik pemerintah kabupaten.
Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto, mengatakan suntikan dana tersebut diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata.
Fokus perbaikan tak hanya mempercantik destinasi, tetapi juga membenahi akses jalan menuju lokasi wisata.
"Kurang lebih gambaran ada penambahan Rp15 miliar dari hutang yang akan kami fokuskan ke pariwisata. Akan kami poles, termasuk jalur menuju pariwisata biar pundi pendapatan bertambah dengan perbaikan di tempat wisata," ujarnya.
Ia menegaskan, prioritas akan diberikan pada destinasi yang selama ini memberikan kontribusi besar terhadap PAD.
Sejumlah wisata yang memberikan sumbangan besar terdapat di Kecamatan Watulimo seperti Pantai Prigi, Pantai Karanggongso, Goa Lowo, dan Pantai Pelang di Kecamatan Panggul.
"Untuk prioritas kepada destinasi wisata yang setor pendapatan asli daerah yang tinggi akan diperbaiki, termasuk Pantai Prigi, Karanggongso, Goa Lowo, dan Pantai Pelang. Itu juga menambah potensi pendapatan per tahun," tambahnya.
Berdasarkan data Disparbud, target PAD pariwisata pada 2024 ditetapkan Rp8,5 miliar, namun realisasi hingga akhir tahun hanya Rp7,66 miliar atau 90 persen dari target.
Mugianto optimistis tambahan dana dari pinjaman daerah akan membuka peluang capaian PAD di tahun mendatang melampaui target, asalkan perbaikan dilakukan optimal dan didukung strategi promosi yang tepat.
Ia juga mengingatkan agar pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran mengingat dana tersebut berasal dari pinjaman yang harus dikembalikan. (kho)