Honda CUV e Diskon 60 Persen Bikin Heboh, Motor Listrik Rp52 Juta Jadi Rp19 Juta, Kenapa Bisa?
Auliya Nur'Aini Khafadzoh• Kamis, 23 April 2026 | 17:20 WIB
Honda CUV e diskon 60 persen bikin heboh! Motor listrik Rp52 juta sempat dijual Rp19 juta, ini fakta lengkapnya.(Pinterest)
Trenggalek - Honda CUV e mendadak viral setelah mendapat diskon besar-besaran hingga lebih dari 60 persen. Motor listrik yang awalnya dibanderol sekitar Rp52 juta itu sempat dijual hanya Rp19 juta, memicu kehebohan di kalangan pecinta otomotif Tanah Air.
Fenomena Honda CUV e diskon 60 persen ini terbilang langka, bahkan disebut-sebut sebagai salah satu potongan harga terbesar di dunia sepeda motor. Tak heran, banyak orang langsung berburu unit tersebut sebelum akhirnya stok promo dikabarkan habis dalam waktu singkat.
Honda CUV e sendiri bukan motor baru. Model ini sudah meluncur sejak tahun sebelumnya sebagai salah satu motor listrik flagship Honda di Indonesia. Namun, bukan desain atau teknologi yang membuatnya viral, melainkan harga yang anjlok drastis dalam waktu singkat.
Desain Unik dan Futuristik
Secara tampilan, Honda CUV e menawarkan desain yang berbeda dibanding motor Honda pada umumnya. Jika kebanyakan skutik Honda mengusung garis tajam, motor ini justru hadir dengan lekukan halus yang memberi kesan futuristik sekaligus imut.
Lampu depan sudah menggunakan full LED dengan desain menyambung, dipadukan pelek ring 12 inci yang membuat tampilannya compact. Tanpa knalpot, tampilan belakang juga terlihat bersih khas motor listrik.
Meski begitu, kapasitas bagasi menjadi salah satu kekurangan. Ruang penyimpanan tergolong kecil dan hanya cukup untuk barang ringan seperti sandal atau jas hujan lipat.
Teknologi Canggih Jadi Andalan
Salah satu daya tarik utama Honda CUV e terletak pada fitur teknologi. Motor ini dibekali layar digital besar dengan animasi yang dinilai sangat halus dan modern. Pengguna bisa menghubungkan motor ke smartphone untuk navigasi, musik, hingga pengaturan kendaraan.
Panel instrumen tersebut bahkan dilengkapi peta navigasi dan berbagai informasi berkendara yang interaktif. Fitur ini menjadi salah satu yang paling menonjol di kelas motor listrik.
Selain itu, tersedia riding mode seperti Eco, Standard, dan Sport, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengendara.
Sistem Baterai Jadi Sorotan
Honda CUV e menggunakan dua baterai yang bisa dilepas (swap battery). Sistem ini sebenarnya dirancang untuk mendukung ekosistem swap station, di mana pengguna cukup menukar baterai kosong dengan yang penuh.
Namun, di Indonesia, jumlah swap station masih terbatas. Alhasil, pengguna harus melepas baterai yang masing-masing berbobot sekitar 10 kg untuk diisi ulang secara manual di rumah.
Pengisian daya juga tidak bisa langsung melalui motor, melainkan harus menggunakan docking charger terpisah. Hal ini dinilai menjadi salah satu kekurangan utama dari motor ini.
Performa dan Pengalaman Berkendara
Dari sisi performa, Honda CUV e menawarkan akselerasi instan khas motor listrik. Dalam mode Sport, motor ini bahkan mampu mengungguli skutik bensin 125 cc dalam jarak pendek.
Namun, kecepatan maksimalnya hanya sekitar 80 km/jam, dengan jarak tempuh sekitar 80 km dalam sekali pengisian penuh. Mode Eco bahkan membatasi kecepatan hingga sekitar 30 km/jam.
Secara keseluruhan, pengalaman berkendara dinilai nyaman, dengan suspensi yang cukup empuk dan posisi duduk yang mirip dengan Honda Vario.
Diskon Besar, Tapi Ada Catatan
Meski Honda CUV e diskon 60 persen terlihat sangat menggiurkan, banyak pihak mempertanyakan alasan di balik kebijakan tersebut. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari Honda terkait potongan harga ekstrem tersebut.
Sayangnya, promo besar itu hanya berlangsung singkat. Saat ini, unit dengan harga Rp19 juta sudah tidak tersedia, dan harga kembali ke kisaran normal di atas Rp50 juta.
Dengan teknologi canggih dan harga promo yang sangat murah, Honda CUV e sebenarnya menjadi pilihan menarik. Namun, tanpa diskon besar, konsumen perlu mempertimbangkan kembali nilai yang ditawarkan dibanding kompetitor di kelas motor listrik.