TRENGGALEK NJENGGELEK - Mitsubishi Pajero Sport 2026 menjadi sorotan setelah mendapat sentuhan modifikasi bergaya all black dari workshop detailing di Surabaya.
SUV terbaru yang dijemput langsung dari Jakarta itu tampil lebih garang melalui konsep delete chrome, upgrade lampu Ultra Headon, pemasangan PPF, hingga kaca film premium dengan spesifikasi penolak panas 99 persen.
Mobil berpelat B tersebut langsung dibawa ke Surabaya setelah pemiliknya melakukan konsultasi sejak awal Januari 2026.
Konsep modifikasi yang dipilih bukan sekadar kosmetik, tetapi juga meningkatkan kenyamanan serta proteksi bodi kendaraan untuk penggunaan jangka panjang.
Pada generasi facelift terbaru ini, Mitsubishi Pajero Sport 2026 memang membawa sejumlah pembaruan signifikan dibanding model 2023 dan 2024.
Perubahan paling mencolok terlihat pada desain grille depan, aksen silver baru, serta interior full digital yang kini tampil lebih modern dan premium.
Interior Mitsubishi Pajero Sport 2026 Kini Lebih Modern dan Premium
Salah satu perubahan terbesar pada Mitsubishi Pajero Sport 2026 ada di bagian interior. Speedometer kini sudah menggunakan full digital cluster dengan tampilan lebih futuristis dibanding generasi sebelumnya.
Tidak hanya itu, warna kabin juga berubah drastis. Interior mengusung kombinasi merah marun dan hitam dengan nuansa premium yang membuat SUV ladder frame ini terlihat lebih mewah.
“Pajero itu sekarang interiornya yang dulu agak monoton, yang ini sudah keren banget,” ujar Daniel dari Detailing Brothers.
Bagian setir juga menggunakan desain terbaru dengan tampilan lebih modern. Sentuhan ini membuat Pajero Sport 2026 semakin kompetitif ketika dibandingkan dengan rival terdekatnya seperti Toyota Fortuner.
Selain interior, modifikasi lain dilakukan pada velg yang direpaint menggunakan warna black gloss. Hampir seluruh aksen chrome dan silver pada bodi ikut diubah menjadi hitam mengilap untuk mempertegas kesan macho dan elegan.
Delete Chrome dan Upgrade Lampu Jadi Andalan Konsep Ultra Headon
Konsep utama yang diusung pada Mitsubishi Pajero Sport 2026 ini adalah all black premium. Seluruh bagian chrome seperti handle pintu, roof rack, lis kaca, hingga footstep diubah menjadi black gloss.
Lampu belakang juga dibuat smoke ringan agar tetap mempertahankan kesan mewah tanpa menghilangkan warna merah asli stoplamp.
Tidak berhenti di situ, sektor pencahayaan juga mendapat upgrade besar melalui konsep Ultra Headon. Headlamp dan fog lamp menggunakan sistem black housing dengan konfigurasi empat titik biled pada fog lamp.
Daniel menegaskan pemasangan lampu dilakukan dengan standar khusus agar tidak membuat pengendara lain silau di jalan.
“Tujuannya untuk membantu penerangan ke jalan, bukan bikin lawan silau,” katanya.
Meski proses review dilakukan pada siang hari, sorot lampu disebut tetap sangat terang dan tebal. Tampilan tersebut membuat Pajero Sport 2026 terlihat seperti SUV premium kelas atas.
PPF 210 Mikron dan Kaca Film Premium Jadi Proteksi Maksimal
Selain tampilan, Mitsubishi Pajero Sport 2026 juga mendapat peningkatan proteksi bodi melalui pemasangan Paint Protection Film atau PPF berbahan TPU setebal 210 mikron.
PPF ini memiliki efek gloss, hydrophobic, dan self healing yang membuat bodi mobil tetap kinclong dalam waktu lama. Sistem pemasangan menggunakan teknologi precut berbasis software agar hasil lebih presisi dan minim pemotongan manual menggunakan silet.
“Sekarang kalau pengin proteksi paling maksimal, PPF ini yang paling sip,” jelas Daniel.
Sementara itu, sektor kenyamanan diperkuat melalui pemasangan kaca film HD Platinum 8060 dengan spesifikasi UVR 99 persen, infrared rejection 99 persen, dan total solar rejection mencapai 87 persen.
Seluruh kabin juga dipasang peredam berbahan rubber butyl tebal 2 milimeter untuk mereduksi suara dari luar. Pemasangan dilakukan mulai lantai, pintu, inner fender, hingga kap mesin.
Hasil akhirnya membuat Mitsubishi Pajero Sport 2026 tampil lebih premium, senyap, dan agresif. Konsep all black dipadukan teknologi proteksi modern menjadi daya tarik utama modifikasi SUV diesel favorit kalangan pengusaha dan pejabat tersebut.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan