TRENGGALEK NJENGGELEK - Toyota Alphard 2016 bekas kini ramai diburu karena harganya sudah turun di kisaran Rp400 jutaan, setara mobil LMPV baru seperti Toyota Veloz, Mitsubishi Xpander Cross, hingga Hyundai Stargazer.
Namun, meski harga bekasnya makin terjangkau, biaya perawatan dan konsumsi bahan bakarnya tetap terasa seperti mobil Rp1 miliar.
Toyota Alphard generasi 2015–2016 mulai menarik perhatian pasar mobil bekas setelah harga unitnya turun drastis dibanding saat baru.
Mobil premium MPV ini bahkan disebut masih memiliki gengsi tinggi meski usia kendaraan sudah menyentuh sembilan tahun.
Dalam ulasan video tersebut, penjual menjelaskan bahwa Alphard 2016 masih menjadi simbol kemewahan dibanding MPV modern lain yang lebih baru.
“Orang tetap lihatnya Alphard, meskipun dibanding mobil baru yang lebih murah,” ujarnya.
Harga Toyota Alphard 2016 Bekas Turun Drastis
Toyota Alphard generasi ketiga mulai hadir pada 2015 dengan desain baru yang lebih agresif. Saat pertama meluncur, harga mobil ini tembus lebih dari Rp1 miliar. Kini, unit bekasnya sudah bisa ditemukan di kisaran Rp400 jutaan hingga Rp500 jutaan tergantung kondisi dan varian.
Penurunan harga itu dipengaruhi banyak faktor, termasuk hadirnya mobil listrik premium seperti Denza D9 yang menawarkan kabin lega dan fitur modern dengan harga di bawah Rp1 miliar.
Meski begitu, Alphard 2016 tetap dianggap menarik karena tampilannya masih modern. Bahkan banyak pemilik melakukan upgrade facelift model 2019 agar tampangnya lebih segar hanya dengan mengganti grill, bumper, dan lampu.
“Kesan mewahnya masih dapat banget. Tinggal facelift sedikit langsung mirip model baru,” kata narator video.
Mobil ini juga sudah dilengkapi power sliding door, electronic parking brake, auto hold, hingga triple zone AC. Interiornya disebut lebih premium dibanding generasi sebelumnya karena penggunaan material empuk dan desain kabin yang lebih modern.
Perawatan dan Konsumsi BBM Tetap Selevel Mobil Mewah
Meski harga bekas Toyota Alphard 2016 turun tajam, biaya operasionalnya tetap tidak murah. Narator video menegaskan calon pembeli wajib memahami bahwa harga beli murah tidak otomatis membuat biaya kepemilikan ikut ringan.
“Bensinnya tetap Alphard yang dulu harganya Rp1 miliar,” ujarnya.
Toyota Alphard 2016 menggunakan mesin 2.500 cc dengan transmisi CVT. Mesin ini dinilai lebih responsif dibanding generasi sebelumnya yang memakai 2.400 cc. Namun konsumsi BBM tetap tergolong boros untuk penggunaan harian.
Selain itu, biaya perawatan juga perlu diperhatikan, terutama pada bagian transmisi CVT. Penggunaan oli transmisi yang salah disebut dapat menyebabkan kerusakan fatal.
Dalam video tersebut bahkan disebut ada kasus transmisi jebol akibat salah memilih oli matic. Karena itu, pemilik disarankan rutin melakukan servis dan menggunakan spesifikasi oli sesuai rekomendasi.
Masalah lain yang cukup sering muncul adalah auto start-stop yang bisa menyebabkan mesin gagal menyala saat aki mulai lemah. Pemilik disarankan mematikan fitur tersebut agar tidak mogok mendadak di jalan.
Pada unit yang dibahas, kilometer mobil sudah menyentuh 119 ribu km. Namun kondisi kaki-kaki, engine mounting, dan suspensi masih dinilai nyaman.
Calon Pembeli Wajib Waspada Mobil Bekas Banjir dan Odometer Putaran
Salah satu perhatian terbesar saat membeli Toyota Alphard bekas adalah risiko unit bekas banjir dan odometer yang sudah diputar.
Narator video mengingatkan bahwa Alphard menjadi salah satu mobil yang paling sering dimanipulasi kilometer karena unit dengan odometer tinggi lebih sulit dijual.
“Kilometer tinggi sering diturunin supaya cepat laku,” ungkapnya.
Selain itu, Alphard bekas banjir disebut sangat berisiko karena banyak komponen kelistrikan berada di bagian bawah lantai mobil. Jika wiring tidak diganti total, kerusakan bisa terus muncul dan membuat pemilik bolak-balik bengkel.
Wilayah seperti Kelapa Gading, PIK, dan Kemang disebut menjadi area yang rawan banjir sehingga pembeli wajib lebih teliti saat mencari unit bekas.
Karena itu, calon pembeli disarankan membawa inspector independen sebelum transaksi. Menurut narator, lebih baik memilih unit kilometer tinggi tetapi riwayatnya jelas dibanding kilometer rendah hasil manipulasi.
Di luar kekurangan tersebut, Toyota Alphard 2016 tetap dianggap sebagai MPV mewah yang nyaman untuk keluarga maupun penggunaan dengan sopir pribadi. Harga bekas yang makin terjangkau membuat mobil ini kembali dilirik pasar, meski biaya perawatan dan bahan bakarnya tetap tidak bisa dianggap murah.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan