Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Harga Toyota Alphard 2021 Bekas Turun Drastis, King Mobilindo Bongkar Alasan Alphard Tetap Jadi Mobil Sultan

Muhamad Ahsanul Wildan • Senin, 25 Mei 2026 | 16:51 WIB
Harga Toyota Alphard 2021 bekas di King Mobilindo dijual Rp675 juta. Kondisi mulus dan pasar MPV premium disebut masih kuat. (Pinterest)
Harga Toyota Alphard 2021 bekas di King Mobilindo dijual Rp675 juta. Kondisi mulus dan pasar MPV premium disebut masih kuat. (Pinterest)

TRENGGALEK NJENGGELEK – Harga Toyota Alphard 2021 bekas kembali jadi sorotan setelah showroom King Mobilindo membuka unit GATPM dengan banderol Rp675 juta kredit dan Rp695 juta cash.

Penjual menyebut tren pasar menunjukkan Alphard tetap diminati kalangan atas meski sempat digadang-gadang tergeser mobil listrik dan MPV premium baru asal China.

Dalam video unggahan tersebut, pihak showroom menegaskan bahwa Alphard masih dianggap sebagai simbol kenyamanan dan gengsi.

Bahkan, penjual mengklaim harga unit bekas mulai kembali naik setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan akibat tren kendaraan listrik dan fenomena FOMO pasar otomotif.

Baca Juga: Persib Bandung Perpanjang Kontrak Bojan Hodak dan Frans Putros, Reno Salampessy Masuk Radar Transfer Maung Bandung

Alphard 2021 Bekas Dijual Rp675 Juta, Kondisi Jadi Sorotan

Unit yang ditawarkan merupakan Toyota Alphard GATPM tahun 2021 dengan kilometer 60 ribu dan diklaim memiliki riwayat servis resmi Toyota. Penjual memperlihatkan detail kondisi mobil mulai dari kolong, interior, mesin, hingga fitur sunroof untuk meyakinkan calon pembeli.

“Harga segini untuk Alphard tahun muda sekarang sudah susah dicari,” ujar penjual dalam video tersebut.

Mobil tersebut disebut menggunakan ban Toyo dengan kondisi tapak masih tebal. Interior juga diklaim masih original tanpa lecet maupun jok kempis. Penjual bahkan menyoroti kursi sopir dan kursi tengah sebagai indikator utama untuk mengecek keaslian kilometer serta tingkat perawatan mobil Alphard bekas.

Selain itu, bagian mesin dan baut kendaraan diperlihatkan secara detail untuk menunjukkan tidak ada bekas bongkar besar maupun indikasi tabrakan. Penjual menyebut kondisi mobil masih “super istimewa” dengan tampilan bodi glossy dan kolong bersih tanpa karat.

King Mobilindo Sebut Alphard Belum Tergeser Mobil Listrik

Dalam penjelasannya, pihak showroom juga menyinggung tren kendaraan listrik premium yang belakangan ramai diperbincangkan. Namun menurutnya, pasar Toyota Alphard masih kuat, terutama di luar Jakarta.

Ia menilai kendaraan listrik memang memiliki keuntungan di ibu kota karena bebas aturan ganjil genap. Meski demikian, kondisi tersebut dianggap tidak otomatis menggeser posisi Alphard sebagai MPV premium favorit masyarakat Indonesia.

“Indonesia bukan cuma Jakarta,” kata penjual.

Menurutnya, faktor material, kualitas kabin, kenyamanan, hingga gengsi membuat Alphard tetap punya pasar tersendiri. Ia bahkan menyebut konsumen kelas atas tidak mudah berpindah hanya karena tren sesaat.

Pernyataan itu muncul setelah sebelumnya ramai anggapan bahwa era Alphard mulai berakhir akibat munculnya berbagai mobil premium baru. Namun, penjual mengklaim prediksinya terbukti karena harga Alphard bekas kini mulai kembali stabil bahkan naik di beberapa tipe tertentu.

Pasar Mobil Bekas Premium Dinilai Masih Menjanjikan

Selain membahas kondisi unit, video tersebut juga memperlihatkan bagaimana pasar mobil premium bekas masih cukup aktif. Penjual mengaku unit sebelumnya bahkan cepat terjual meski sempat mendapat komentar negatif dari warganet.

Ia menjelaskan kritik yang muncul lebih banyak berkaitan dengan warna kekuningan pada bagian tertentu kendaraan. Namun menurutnya, hal tersebut bukan karat maupun keropos seperti yang dituduhkan.

“Kalau keropos pasti ada lubang. Ini cuma perubahan warna karena panas dan hujan,” ujarnya.

Penjual juga menyebut permintaan Alphard bekas di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya masih tinggi. Karena itu, pihak showroom berencana memperbanyak stok Alphard berbagai tahun pada 2026 mendatang.

Selain Alphard 2021, showroom tersebut mengaku juga menyediakan unit tahun lebih lama seperti 2016 hingga 2005 dengan harga bervariasi. Strategi itu dilakukan untuk menjangkau konsumen yang ingin memiliki MPV premium dengan harga lebih terjangkau.

Di akhir video, penjual kembali menegaskan bahwa kondisi unit menjadi faktor utama dalam menentukan harga jual. Ia menyebut harga murah tidak selalu berarti kualitas buruk, selama kendaraan memiliki riwayat perawatan jelas dan kondisi fisik yang masih prima.

Baca Juga: Persib Bandung Perpanjang Kontrak Bojan Hodak dan Frans Putros, Reno Salampessy Masuk Radar Transfer Maung Bandung

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#harga Alphard bekas #Toyota Alphard 2021 bekas #King Mobilindo #mobil premium bekas #Toyota Alphard murah