TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Kenyamanan ruang kabin merupakan harga mati yang tidak boleh ditawar dalam ekosistem modifikasi mobil harian. Jam terbang berkendara yang tinggi di tengah kemacetan kota besar menuntut adanya sistem hiburan yang berkualitas agar pengemudi tidak mudah jenuh. Menyadari hal tersebut, Stanley melengkapi Toyota Innova Barong 2KD miliknya dengan penataan audio berkelas yang menelan biaya total hingga Rp 25 juta termasuk biaya trial and error.
Masuk ke dalam area interior, tata letak dasbor dan setir kemudi sekilas masih mempertahankan bentuk asli bawaan tipe G. Namun, Stanley menyematkan tombol kontrol audio pada setir milik Innova varian VNT untuk memudahkan pengoperasian. Pusat hiburan utama dikomandoi oleh head unit layar sentuh premium dari Kenwood yang sudah mendukung fitur konektivitas Apple CarPlay dan Bluetooth.
Pada pilar A depan, tampak pengerjaan kustom pilar yang dilapisi material Alcantara mewah untuk menaruh komponen tweeter kustom. Proyek modifikasi mobil harian di sektor hiburan ini mengadopsi sistem audio 2-way dengan mengandalkan speaker lansiran Audio Circle tipe Hamburg untuk memproduksi nada tinggi (treble) dan nada menengah (midbass) yang jernih di dalam kabin.
Baca Juga: Veda Ega Pratama vs Hakim Danish di Moto3 Jerman, Duel Sengit 82 Poin Siapa Unggul di Sachsenring?
Tata Letak Komponen Audio yang Rapi di Bawah Jok
Untuk mengolah sinyal suara agar menghasilkan efek panggung yang megah, sistem audio ini disokong oleh Digital Signal Processor (DSP) merek ZFox yang dipadukan dengan power amplifier tambahan dari Vonalo. Seluruh manajemen kabel (wiring) diatur dengan sangat rapi tersembunyi di bawah jok pengemudi. Sementara untuk dentuman nada rendah, dipasang sebuah subwoofer aktif model kolong merek Tomico di bawah jok penumpang depan.
Selain sistem audio yang mumpuni, di dekat pilar kemudi juga terpasang indikator boost meter R4 berkapasitas 35 PSI dan Luffy X1 untuk memantau kondisi parameter mesin secara akurat saat berjalan. Stanley juga menambahkan lampu pencahayaan di area kaki (foot light). Uniknya, ia enggan menggunakan tipe lampu RGB warna-warni yang berkedip karena dirasa kurang sesuai dengan seleranya yang lebih menyukai konsep elegan dan bersih.
Baca Juga: Rahasia Modifikasi Mobil Harian Kian Menawan, Intip Gantengnya Innova Barong 2KD Spek 'Rose 2KD'
Editor : Dinar Ananda Putri