TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Meningkatkan performa mesin mobil berkapasitas 1.000 cc tiga silinder tentu memiliki tantangan tersendiri, terutama jika mobil tersebut menggunakan transmisi otomatis. Akselerasi yang responsif sangat dibutuhkan agar mobil tetap lincah saat bermanuver di jalan raya. Menyadari kebutuhan tersebut, Fal melakukan penyegaran menyeluruh pada dapur pacu dalam rangkaian modifikasi Suzuki Karimun Wagon R GS miliknya agar lebih bertenaga.
Fokus utama dari modifikasi Suzuki Karimun di sektor performa ini bukanlah memasang peranti turbo besar yang ekstrem, melainkan melakukan optimalisasi jalur aliran udara dan bahan bakar. Langkah pertama yang diambil adalah menerapkan proses porting polish pada kepala silinder mesin. Proses pengerjaan ini memakan biaya sekitar Rp 2 juta hingga Rp 3 juta, dengan hasil berupa dinding jalur intake dan exhaust yang lebih halus sehingga pasokan kompresi ruang bakar menjadi jauh lebih efisien.
Baca Juga: Racikan Kaki Kaki Padat dan Sunroof Mewah Jadi Kunci Modifikasi Suzuki Karimun Ini
Guna mengimbangi perubahan karakter mesin setelah di-porting polish, pasokan udara segar diisap melalui filter udara performa tinggi dari K&N seharga Rp 850 ribu. Tak hanya itu, Fal juga menyematkan peranti oxygen booster seharga Rp 250 ribu serta memasang sistem kabel grounding kustom seharga Rp 150 ribu. Penguatan arus listrik ini sangat krusial dalam proyek modifikasi Suzuki Karimun ini untuk menjaga stabilitas kelistrikan mesin dan komponen audio kabin.
Semburan Tenaga Optimal Didukung Knalpot Stainless Full
Sebagai penyempurna di ruang mesin, terpasang komponen strutbar kustom seharga Rp 700 ribu yang menghubungkan kedua mangkuk sokbreaker depan untuk meningkatkan kestabilan berkendara. Sektor estetika ruang mesin juga dipercantik dengan pengecatan ulang (repainting) penutup mesin dengan warna cerah agar terlihat bersih dan terawat layaknya mobil kontes otomotif profesional.
Beralih ke pembuangan sisa pembakaran, seluruh jalur pipa knalpot dirombak total dari depan hingga ke bagian belakang sebelum komponen header. Saluran pipa diganti menggunakan material pipa stainless steel berdiameter 2 inci yang dikerjakan secara kustom dengan biaya sekitar Rp 800 ribu. Gas buang tersebut bermuara pada tabung muffler belakang lansiran Omega seharga Rp 500 ribu, yang mampu menghasilkan karakter suara bass bulat yang padat dan bertenaga namun tidak memekakkan telinga saat dipakai harian.
Baca Juga: Ide Modifikasi Suzuki Karimun Wagon R GS, Tampil Sangar Berkelas untuk Harian
Editor : Dinar Ananda Putri