JAKARTA - Dinamika harga di pasar komputer per Agustus 2026 membuat konsumen harus lebih cermat dalam menentukan spesifikasi komputer pangku. Pergeseran harga yang cukup signifikan membuat deretan laptop gaming murah 2026 kini bergeser mengisi rentang harga Rp 13 juta hingga Rp 25 juta, baik untuk kelas pemula (entry-level) maupun kelas menengah.
Pada segmen entry-level Rp 13 jutaan, model seperti MSI Thin 15 B13UC dan Asus TUF Gaming A15 menjadi titik mula bagi pengguna yang mencari laptop berlabel gaming dengan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 3050. Bagi konsumen yang bersedia menambah anggaran hingga kisaran Rp 16 jutaan, Acer Nitro Lite 16 (NL16) hadir menyajikan keunggulan nilai tambah lewat penggunaan GPU Nvidia GeForce RTX 4050, layar WUXGA 100% sRGB, serta desain bodi yang lebih tipis.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Headset Gaming Murah Merek Lokal, Mulai Rp 100 Ribuan Berfitur Canggih
Masuk ke kelas menengah dengan GPU Nvidia GeForce RTX 4060, persaingan harga di rentang Rp 19 juta hingga Rp 22 juta diisi oleh beberapa lini produk global maupun OEM. MSI Cyborg 15 (B2WFKG) menjadi salah satu opsi RTX 4060 paling terjangkau di angka Rp 19 jutaan dengan daya GPU 55 Watt. Sebagai pembanding, Axioo Pongo 765 dan Acer Nitro V16s berada di kisaran Rp 22 jutaan dengan penawaran TGP lebih tinggi serta dukungan layar 180 Hz 100% sRGB.
Di sisi lain, pergerakan harga pasar saat ini menciptakan fenomena unik di mana batas harga antara laptop gaming dan PC rakitan pre-built dengan GPU setara (seperti RTX 4060) menjadi semakin beririsan. Hal ini dipengaruhi oleh dinamika rantai pasok komponen global, khususnya pada sektor memori RAM dan media penyimpanan SSD.
Para pengamat menyarankan pengguna untuk menyesuaikan pembelian berdasarkan tingkat kebutuhan. Jika kebutuhan penggunaan belum mendesak, memanfaatkan perangkat yang ada atau mengalokasikan dana terlebih dahulu menjadi langkah yang bijak di tengah fluktuasi harga pasar saat ini.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Headphone Gaming RGB Murah Terbaik, Pilihan Ideal bagi Gamer Casual
Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube