Trenggaleknjenggelek - Di era digital saat ini, telepon seluler—khususnya smartphone—telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Bukan lagi sekadar alat komunikasi, smartphone kini menjelma sebagai pusat informasi, hiburan, hingga alat kerja yang praktis.
Tak heran jika banyak orang merasa "kehilangan arah" ketika perangkat ini tiba-tiba bermasalah atau rusak.
Salah satu masalah yang cukup umum terjadi adalah ketika ponsel tak sengaja terkena atau bahkan terendam air.
Mulai dari layar yang tidak responsif, suara yang terganggu, hingga kerusakan fatal seperti mati total, air bisa menjadi musuh besar bagi perangkat elektronik ini.
Kalau kamu sedang mengalami situasi tersebut, jangan panik dulu.
Berikut ini tiga langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menyelamatkan handphone yang kemasukan air.
1. Rendam di Wadah Berisi Silica Gel
Langkah pertama yang bisa kamu coba adalah menempatkan handphone di dalam wadah berisi silica gel.
Bahan ini dikenal ampuh menyerap kelembapan dan sering digunakan untuk mengeringkan barang elektronik.
Seperti dilansir dari laman erablue.id, silica gel memiliki sifat higroskopis yang efektif menarik partikel air dari lingkungan sekitarnya.
Caranya cukup mudah: matikan ponselmu terlebih dahulu, lalu masukkan ke dalam wadah yang sudah dipenuhi silica gel.
Pastikan ponsel tertutup rapat oleh gel dan biarkan selama 24 hingga 48 jam.
Metode ini terbilang aman karena silica gel tidak akan merusak komponen internal perangkat.
2. Keringkan dengan Kipas Angin
Jika tidak ada silica gel di rumah, alternatif lain yang bisa kamu lakukan adalah mengeringkan ponsel dengan bantuan kipas angin.
Melansir dari eraspace.com, aliran angin yang lembut bisa mempercepat proses pengeringan tanpa risiko merusak perangkat akibat panas berlebih seperti pada hair dryer.
Arahkan angin ke bagian yang memiliki lubang seperti port pengisian daya atau speaker.
Posisikan ponsel dalam keadaan miring agar air lebih mudah keluar. Kamu juga bisa menyeka air yang keluar dengan kain lembut untuk mempercepat prosesnya.
3. Gunakan Beras (Dengan Hati-Hati)
Metode tradisional yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi.
Meletakkan handphone ke dalam wadah berisi beras juga cukup efektif karena beras memiliki kemampuan menyerap kelembapan, mirip dengan silica gel.
Namun, cara ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Partikel kecil dari beras bisa masuk ke sela-sela port atau speaker dan justru menyebabkan masalah baru.
Sebaiknya, bungkus ponsel dengan kain tipis sebelum menaruhnya dalam beras, dan batasi waktu perendaman maksimal 3–4 jam saja. (kho)