Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kenapa Motor 2 Tak Kembali Ngetrend Belakangan Ini? Berikut 7 Alasannya!

Dharaka R. Perdana • Senin, 16 Juni 2025 | 05:55 WIB

Suzuki Satria 2 tak kembali digemari belakangan. (FACEBOOK SATRIO UGA)
Suzuki Satria 2 tak kembali digemari belakangan. (FACEBOOK SATRIO UGA)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Seped motor 2 tak sempat menjadi raja jalanan di era 80-an hingga awal 2000-an.

Meski sempat meredup karena regulasi emisi dan tren motor 4 tak, belakangan ini sepeda motor 2 tak justru kembali naik daun.

Banyak anak muda hingga kolektor memburu sepeda motor 2 tak legendaris seperti RX-King, Ninja 150, hingga Suzuki Satria.

Baca Juga: Polisi Dapat Laporan Maraknya Anak di Bawah Umur Bawa Motor di Panggul, Polres Trenggalek Siapkan Edukasi dan Patroli

Lalu, apa sebenarnya alasan motor 2 tak kembali ngetrend? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

1. Suara dan Karakter Mesin yang Unik

Ciri khas motor 2 tak terletak pada suara knalpot yang nyaring dan berisik, getaran mesin yang kasar, serta aroma asap knalpot yang khas.

Karakter inilah yang membuat penggemarnya rela merawat dan memburu motor 2 tak demi sensasi nostalgia dan kepuasan berkendara yang berbeda.

2. Tenaga Besar dengan Bobot Ringan

Motor 2 tak terkenal punya tenaga spontan dan akselerasi galak saat melaju di jalan raya.

Baca Juga: Tips Pemula Persiapan Wajib Sebelum Memulai Hobi Ngetrail Motor Ekstrem

Dengan kubikasi mesin kecil, motor ini bisa melaju kencang karena konstruksi mesinnya lebih sederhana dan ringan dibandingkan motor 4 tak.

Sensasi ngebut di jalanan jadi alasan kuat kenapa motor 2 tak tetap digemari.

3. Faktor Nostalgia dan Nilai Prestise

Bagi sebagian orang, motor 2 tak adalah kenangan masa muda. Kini, memiliki motor 2 tak seperti RX-King atau Ninja 150 menjadi simbol gengsi dan kebanggaan tersendiri di komunitas.

Banyak orang rela berburu motor tua dalam kondisi orisinil meskipun harganya terus meroket.

Baca Juga: Survey BPS Menunjukan Konsumsi Rumah Tangga Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan I 2025, Meski Melambat

4. Mudah Dimodifikasi

Salah satu keunggulan motor 2 tak adalah desain mesinnya yang sederhana dan mudah dioprek. Suku cadang aftermarket juga masih banyak tersedia.

Tak heran, motor 2 tak sering dijadikan motor drag race atau motor harian dengan performa tinggi.

5. Nilai Jual yang Terus Naik

Baca Juga: Motor Chopper Identitas Warna Yang Khas di Mata para Pecintanya

Karena produksinya sudah berhenti, motor 2 tak semakin langka dan bernilai tinggi.

Motor 2 tak yang dirawat baik dan masih orisinil bahkan bisa dijual dua hingga tiga kali lipat dari harga awalnya.

Hal ini membuat motor 2 tak banyak dicari sebagai barang koleksi dan investasi.

6. Komunitas yang Aktif dan Solid

Di berbagai daerah di Indonesia, komunitas pecinta motor 2 tak masih sangat aktif.

Mereka rutin mengadakan kopdar, touring, kontes restorasi, hingga balap khusus motor 2 tak. Ini membuat tren motor 2 tak tetap hidup dan berkembang.

7. Industri Aftermarket Mendukung

Karena peminatnya semakin banyak, produsen part racing dan bengkel restorasi khusus motor 2 tak pun bermunculan.

Mulai dari knalpot, karburator, piston, hingga oli khusus 2 tak masih mudah didapatkan. Hal ini membuat perawatan dan modifikasi motor 2 tak semakin mudah.

 

Selain menimpa mobil, saat pohon tumbang juga merusak tiang cctv.
Selain menimpa mobil, saat pohon tumbang juga merusak tiang cctv.
Kondisi bodi mobil milik pengendara penyok dan kacanya pecah.
Kondisi bodi mobil milik pengendara penyok dan kacanya pecah.
Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise Mulai Siraman, Akad hingga Resepsi Disiarkan TV dan Live Disini
Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise Mulai Siraman, Akad hingga Resepsi Disiarkan TV dan Live Disini
Arditho Pramono bersama Gustiwiw saat membuat lagu bersama
Arditho Pramono bersama Gustiwiw saat membuat lagu bersama
Editor : Dharaka R. Perdana
#2 tak #raja jalanan #sepeda motor