Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Perbedaan Yamaha F1ZR Biasa dan F1ZR Full Clutch, Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?

Dharaka R. Perdana • Senin, 16 Juni 2025 | 06:51 WIB

Yamaha F1ZR punya dua variasi yang terkadang membingungkan. (FACEBOOK)
Yamaha F1ZR punya dua variasi yang terkadang membingungkan. (FACEBOOK)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Yamaha F1ZR adalah salah satu motor bebek 2 tak legendaris yang hingga saat ini masih jadi incaran para pecinta kecepatan dan kolektor motor klasik.

Meski sama-sama F1ZR, banyak orang belum paham kalau sebenarnya ada dua varian populer, yaitu F1ZR biasa dan F1ZR Full Clutch.

Keduanya punya perbedaan mendasar terutama pada sistem kopling dan karakter performa.

Baca Juga: Daftar Sepeda Motor Sport 2 Tak Legendaris di Indonesia, Nomor 3 Paling Langka dan Diminati

1. Kopling: Semi Otomatis vs Manual Penuh

Perbedaan paling mencolok terletak pada sistem koplingnya.

F1ZR Biasa menggunakan kopling semi otomatis bawaan pabrik. Artinya, pengendara bisa memindahkan gigi tanpa harus menarik tuas kopling di setang.

Praktis untuk penggunaan harian dan cocok untuk lalu lintas stop & go.

F1ZR Full Clutch sudah menggunakan kopling manual penuh seperti motor sport. Tuas kopling di setang aktif sehingga perpindahan gigi lebih presisi dan responsif. 

Sistem ini mendukung performa balap jalanan maupun road race.

Baca Juga: 5 Motor Bebek 2 Tak Legendaris di Indonesia, Bikin Nostalgia!

2. Versi Resmi vs Modifikasi

Menariknya, F1ZR Full Clutch ada yang resmi dari pabrikan Yamaha dan ada juga yang hasil modifikasi.

Versi resmi jumlahnya terbatas sehingga sekarang menjadi barang buruan para kolektor.

Sementara itu, banyak juga pemilik F1ZR biasa yang memodifikasi koplingnya menjadi manual penuh agar tenaganya lebih keluar saat digunakan balap liar atau drag race.

3. Performa dan Kelebihan

F1ZR biasa lebih nyaman untuk kebutuhan harian, hemat bahan bakar, dan pengoperasian mudah. Cocok untuk pemula yang baru belajar naik motor kopling.

Sedangkan F1ZR Full Clutch memiliki akselerasi lebih agresif, cocok untuk pengguna yang senang memacu motor di jalan lurus. Perpindahan gigi manual penuh membuat kontrol tenaga lebih optimal.

Baca Juga: Kenapa Motor 2 Tak Kembali Ngetrend Belakangan Ini? Berikut 7 Alasannya!

4. Nilai Koleksi dan Harga Pasaran

Karena populasinya lebih banyak, F1ZR biasa masih mudah ditemukan di pasar motor bekas dengan harga yang relatif stabil.

Sebaliknya, F1ZR Full Clutch orisinil jumlahnya sangat terbatas. Hal inilah yang membuat harga jualnya bisa jauh lebih tinggi.

Terutama jika kondisi motor masih original, surat-surat lengkap, dan minim modifikasi.

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#2 tak #legendaris #yamaha f1zr #motor bebek