Trenggaleknjenggelek – Pasar otomotif nasional kembali dikuasai pabrikan Jepang pada Mei 2025.
Berdasarkan data distribusi wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tak satu pun merek asal Korea Selatan, Eropa, maupun China masuk dalam daftar 10 mobil terlaris bulan tersebut.
Toyota dan Daihatsu mendominasi penuh, mempertegas posisi mereka sebagai penguasa pasar roda empat di Indonesia.
Toyota Kijang Innova, baik versi Reborn maupun Zenix, mempertahankan posisi teratas dengan distribusi sebanyak 5.173 unit.
Angka ini naik signifikan dibanding April lalu yang hanya mencapai 4.588 unit.
Di urutan kedua menyusul Toyota Avanza yang mencatatkan distribusi 3.360 unit, disusul Daihatsu Gran Max pikap dengan angka penjualan mencapai 3.283 unit.
Dominasi kendaraan Jepang berlanjut hingga posisi kelima besar.
Daihatsu Sigra menempati posisi empat dengan 3.059 unit, sementara Toyota Calya menguntit di peringkat lima lewat capaian 2.480 unit.
Posisi selanjutnya dihuni Toyota Rush (2.431 unit), Suzuki Carry pikap (2.307 unit), serta Mitsubishi Xpander beserta varian Cross-nya yang membukukan penjualan 1.959 unit.
Sementara dua posisi terakhir diisi oleh Daihatsu Terios (1.689 unit) dan Daihatsu Gran Max varian blind van serta minibus (1.594 unit).
Secara keseluruhan, penjualan mobil baru di Indonesia selama Mei 2025 mengalami kenaikan.
Gaikindo mencatat jumlah distribusi wholesales mencapai 60.613 unit, naik 18,4 persen dibanding April yang hanya 51.205 unit.
Penjualan ritel juga mengalami peningkatan 7,6 persen menjadi 61.339 unit, dibandingkan April yang berjumlah 57.030 unit.
Namun demikian, bila dibandingkan secara tahunan (year on year), performa pasar otomotif belum sepenuhnya pulih. Wholesales dan retail pada Mei 2025 tercatat menurun 15,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penurunan ini juga tercermin dalam penjualan kumulatif Januari–Mei 2025, di mana distribusi wholesales merosot 5,5 persen menjadi 316.981 unit dan penjualan ritel turun 9,2 persen ke angka 328.852 unit.
Menariknya, jika melihat daftar mobil terlaris April 2025, terdapat beberapa nama yang kini hilang dari peringkat 10 besar.
Di antaranya Honda Brio dan BYD Sealion 7 yang sebelumnya bertengger di posisi keempat dan keenam, kini tidak lagi muncul pada Mei.
Sebaliknya, Daihatsu Gran Max pikap dan Terios justru menunjukkan lonjakan signifikan, kembali masuk ke papan atas penjualan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun pasar otomotif mengalami tekanan secara tahunan, merek-merek Jepang masih mampu menjaga stabilitas permintaan dan jaringan distribusinya di Indonesia.
Kepercayaan konsumen yang tinggi terhadap produk Jepang masih menjadi modal utama dalam mempertahankan dominasi pasar nasional. (kho)