Trenggaleknjenggelek - Dalam dunia desain grafis, memilih prosesor yang tepat sangat penting untuk menunjang workflow.
Salah satu pertanyaan umum dari pengguna sistem lawas adalah: i5-4590 vs i7-4790K, mana yang lebih cocok untuk desain grafis?
Keduanya sama-sama menggunakan soket LGA 1150 dan berasal dari generasi Haswell, namun performanya bisa sangat berbeda.
Terutama dalam pekerjaan kreatif seperti Photoshop, Illustrator, atau After Effects ringan.
i5-4590 vs i7-4790K: Mana Lebih Kuat untuk Desain?
Secara teknis, i5-4590 memiliki 4 core dan 4 thread, sedangkan i7-4790K menawarkan 4 core dan 8 thread plus cache L3 yang lebih besar.
Perbedaan ini terasa signifikan saat membuka banyak layer di Photoshop, menambahkan efek di Illustrator, atau saat rendering project ringan di After Effects.
Dalam simulasi ekspor file InDesign berukuran 25 MB:
- i5-4590 memerlukan waktu sekitar 15–18 detik
- i7-4790K hanya butuh 10–13 detik
Begitu juga dalam editing PSD berdimensi besar, i7-4790K memberikan pengalaman lebih stabil.
Khususnya saat menggunakan efek kompleks dan membuka beberapa aplikasi desain sekaligus.
Upgrade Tanpa Ganti Motherboard?
Bagi pengguna i5-4590 yang masih ingin bertahan di platform LGA 1150, upgrade ke i7-4790K adalah opsi terbaik.
Berdasarkan pengujian, performa i7-4790K bisa 40–60% lebih tinggi di aplikasi desain berbasis CPU.
Keuntungannya bukan hanya pada kecepatan rendering, tapi juga respons preview dan multitasking yang lebih lancar.
Namun, perlu diingat bahwa keduanya sudah tergolong prosesor lawas. Untuk penggunaan jangka panjang, terutama jika Anda bekerja dengan software yang terus berkembang.
Sebaiknya mulai mempertimbangkan upgrade ke platform modern seperti Intel LGA 1700 atau AMD AM4.
Pilih i5 atau i7?
Jika kamu hanya menjalankan desain ringan dan budget terbatas, i5-4590 masih bisa diandalkan.
Tapi jika pekerjaanmu melibatkan banyak layer, export berukuran besar, atau membuka beberapa aplikasi sekaligus, i7-4790K adalah pilihan paling rasional tanpa perlu ganti motherboard. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom