Trenggaleknjenggelek - Banyak pengemudi mobil manual yang tanpa sadar memiliki kebiasaan meletakkan kaki di pedal kopling saat berkendara, bahkan ketika tidak sedang melakukan perpindahan gigi.
Namun, benarkah kebiasaan ini bisa mempercepat kerusakan pada mobil?
Menurut para ahli otomotif, jawabannya adalah ya. Meletakkan kaki di pedal kopling secara terus-menerus saat mobil sedang melaju dapat menyebabkan kerusakan lebih cepat pada sistem kopling kendaraan.
Kenapa Bisa Rusak?
Pedal kopling bekerja dengan sistem pegas dan plat kopling yang saling menekan. Jika kaki diletakkan di pedal, meskipun hanya sedikit tekanan, hal ini bisa membuat plat kopling tidak sepenuhnya menempel atau bahkan sedikit tergelincir (slip).
Akibatnya, terjadi gesekan terus-menerus yang mempercepat keausan pada kampas kopling.
“Tekanan ringan saja sudah cukup untuk membuat sistem kopling bekerja secara tidak optimal. Kalau ini dilakukan terus-menerus, umur kampas kopling bisa jauh lebih pendek,” ujar Didi Ahadi, Technical Support dari salah satu pabrikan mobil ternama.
Efek Jangka Panjang
Selain mempercepat habisnya kampas kopling, kebiasaan ini juga bisa merusak komponen lain seperti release bearing dan pressure plate. Biaya perbaikan atau penggantian komponen tersebut tentu tidak murah.
Tips Berkendara Mobil Manual
Untuk menjaga usia pakai sistem kopling tetap optimal, berikut beberapa tips:
- Gunakan pedal kopling hanya saat diperlukan, seperti saat perpindahan gigi atau saat berhenti sementara.
- Hindari menggantung kaki di atas pedal kopling. Lebih baik letakkan di foot rest jika tersedia.
- Perhatikan posisi kaki saat berkendara, terutama saat sedang macet.
Dengan menghindari kebiasaan buruk ini, pengemudi tidak hanya menjaga komponen mobil tetap awet, tetapi juga berkendara dengan lebih aman dan nyaman.(Gun)
Editor : Gunawan Rdr Tulungagung