Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Low Earth Orbit Satellite: Solusi Internet Cepat dari Langit untuk Daerah Terpencil Indonesia

Mahsun Nidhom • Senin, 30 Juni 2025 | 19:00 WIB
Satelit LEO, jawaban digitalisasi di pelosok Indonesia.
Satelit LEO, jawaban digitalisasi di pelosok Indonesia.

Trenggaleknjenggelek - Di era digital, koneksi internet bukan lagi kemewahan—melainkan kebutuhan dasar.

Namun di banyak wilayah terpencil di Indonesia, infrastruktur internet masih menjadi tantangan besar.

Di sinilah teknologi satelit orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO) hadir sebagai solusi revolusioner.

Dengan layanan seperti Starlink, akses internet cepat langsung dari langit kini bukan sekadar mimpi.

Apa Itu Satelit Orbit Rendah?

Berbeda dari satelit konvensional yang mengorbit di atas 35.000 km (orbit geostasioner), satelit orbit rendah (LEO) beroperasi pada ketinggian sekitar 500–2.000 km dari permukaan Bumi.

Artinya, jarak tempuh sinyal menjadi lebih pendek, latensi lebih rendah, dan kecepatan internet bisa menyaingi koneksi kabel.

Teknologi ini memungkinkan sinyal ditransmisikan lebih cepat ke permukaan bumi, menjadikannya ideal untuk video call, game online, atau streaming di lokasi terpencil sekalipun.

Starlink dan Internet LEO di Indonesia

Starlink, proyek milik SpaceX, kini menjadi pemain utama dalam penyediaan internet LEO global.

Di Indonesia, layanan ini mulai menarik perhatian sejak pemerintah membuka akses untuk pengembangan infrastruktur digital di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Beberapa pulau kecil dan desa pelosok di Kalimantan dan Papua telah menguji coba jaringan Starlink dan hasilnya menjanjikan.

Tanpa perlu menunggu menara BTS atau kabel fiber, sekolah dan puskesmas di area tersebut kini bisa terkoneksi dalam hitungan jam.

Kelebihan dan Tantangan Internet LEO

Keunggulan utama dari satelit orbit rendah adalah akses cepat tanpa perlu infrastruktur darat.

Namun, tantangan tetap ada: biaya perangkat awal cukup tinggi, dan gangguan cuaca bisa memengaruhi sinyal.

Meski begitu, untuk daerah yang selama ini blank spot, teknologi ini ibarat pintu menuju masa depan. (sun)

Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Mahsun Nidhom
#starlink indonesia #Satelit LEO #satelit orbit rendah