Trenggaleknjenggelek - SSD 245TB? Serius? Ya, ini bukan salah ketik. Kioxia baru aja memperkenalkan LC9, SSD yang resmi memecahkan rekor sebagai SSD dengan kapasitas terbesar di dunia. Tapi tunggu dulu, ini bukan SSD buat simpan koleksi drama Korea kamu.
LC9 dari Kioxia ini menyatukan chip memori 8TB sebanyak 30-an unit dalam satu paket raksasa.
Hasilnya? Total kapasitas 245 terabyte dalam satu SSD. Wajar aja kalau dunia teknologi mendadak melirik. Tapi bukan karena kecepatan, melainkan ukurannya yang luar biasa.
Fokus di Kapasitas, Bukan Kecepatan
Soal performa, LC9 dilengkapi NVMe 2.0 dan antarmuka PCIe 5.0 x4, yang membuatnya mampu membaca data hingga 12GB/detik dan menulis hingga 3GB/detik.
Sementara untuk operasi random, SSD ini mencapai 1,3 juta IOPS untuk baca dan 50 ribu IOPS untuk tulis.
Tapi buat kelas SSD enterprise, angka itu bukan yang paling ngebut. LC9 bukan mau jadi pelari cepat, tapi lebih ke “gudang penyimpanan supermasif”.
Kioxia menegaskan bahwa target utamanya adalah perusahaan yang berkutat di AI, big data, dan pusat data.
Dan tentu saja, LC9 dilengkapi keamanan berlapis—mulai dari enkripsi AES-256 hingga standar CNSA 2.0. Jadi meski isinya segede hutan data, nggak bakal gampang dibobol.
Siapa yang Butuh SSD 245TB?
Pertanyaannya: kalau SSD ini dijual bebas, siapa yang bakal beli? Kamu? Buat nyimpan apa? Folder tugas kuliah 2014? Atau koleksi video kucing dari 2008?
Kapasitas sebesar ini jelas bukan buat konsumen biasa. Bahkan gamer atau content creator profesional pun bakal bingung ngapain dengan storage sebesar planet kecil.
SSD ini jelas produk niche—khusus untuk perusahaan berskala raksasa, seperti OpenAI, Google Cloud, atau Netflix yang harus nyimpen data petabyte-an. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom