Trenggaleknjenggelek - Seiring berkembangnya internet, muncul pula sisi gelap dunia maya yang disebut dark web.
Di sinilah AlphaBay berdiri pada akhir 2014. Didirikan oleh Alexandre Cazes, situs ini dengan cepat menjadi web market gelap terbesar, mengalahkan pendahulunya yang sudah lebih dulu ditutup.
AlphaBay menawarkan berbagai barang terlarang:
- Narkotika
- Senjata
- Malware dan tools hacking
- serta produk ilegal lain yang jelas tak mungkin dijual di e-commerce biasa.
Bitcoin dan Privasi di Dark Web
Kunci kesuksesan AlphaBay ada pada penggunaan Bitcoin sebagai alat transaksi. Dengan kripto, identitas pembeli dan penjual terlindungi, sehingga aktivitas mereka lebih sulit dilacak aparat hukum.
Setiap hari, nilai transaksi di AlphaBay diperkirakan mencapai 500 ribu dolar AS. Dari total itu, Alexandre Cazes mengambil 2–4% sebagai komisi, menjadikannya multimiliuner hanya dalam beberapa tahun.
Kejatuhan Sang Pendiri
Namun, semua kejayaan itu runtuh pada 5 Juli 2017. Alexandre Cazes ditangkap di rumahnya di Bangkok, Thailand, dalam operasi gabungan internasional.
Hanya seminggu setelah penangkapan, Cazes ditemukan tewas di penjara, dengan dugaan bunuh diri. Kejadian ini mengakhiri perjalanan AlphaBay sebagai pasar gelap terbesar dalam sejarah dark web.
AlphaBay adalah simbol bagaimana teknologi kripto bisa menjadi pedang bermata dua, di satu sisi melindungi privasi, di sisi lain membuka peluang bagi aktivitas kriminal global.
Meski kini AlphaBay sudah tumbang, jejaknya masih sering dijadikan contoh betapa rumitnya pemberantasan kejahatan digital lintas negara. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom