Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Jejak Digital Tak Pernah Hilang, Ahli Ingatkan Warga untuk Bijak Berinternet

Zaki Jazai • Selasa, 26 Agustus 2025 | 19:59 WIB

Era digital butuh skill data analytics.
Era digital butuh skill data analytics.

Trenggaleknjenggelek – Di era digital, hampir setiap aktivitas online meninggalkan jejak digital. Mulai dari membuka media sosial, mengklik iklan, hingga berbelanja online, semua tersimpan dan bisa dilacak kembali. Meski terdengar sepele, jejak digital menyimpan informasi pribadi yang sangat sensitif dan rentan disalahgunakan jika tidak dikelola dengan baik.

Fakta menunjukkan, data yang dihapus sekalipun tidak benar-benar hilang. Informasi tetap tersimpan di server penyedia layanan dan bisa diakses kembali. Selain itu, setiap aktivitas daring otomatis terekam dalam bentuk metadata, mulai dari riwayat pencarian, komentar, hingga transaksi belanja online.

Baca Juga: Review Poco C75: HP 1 Jutaan Layar 120Hz, Cocok Buat Sekolah dan Pemakaian Harian

Sehingga saat ini masih banyak masyarakat tidak sadar bahwa setiap klik, like, atau unggahan akan membentuk profil digital mereka. Bahkan perusahaan kini melakukan pengecekan jejak digital sebelum merekrut karyawan. Ini bisa memengaruhi reputasi dan masa depan seseorang.

Ancaman lain datang dari pelaku kejahatan siber. Hacker bisa memanfaatkan data pribadi untuk phishing, penipuan online, bahkan pencurian identitas. Semakin banyak informasi tersebar, semakin besar pula risikonya.

Baca Juga: EUV Lithography: Mesin Rp3 Triliun yang Jadi Kunci Chip 1 Nanometer

Untuk mengantisipasi hal tersebut, para pakar mengimbau masyarakat agar lebih waspada. Sejumlah langkah sederhana bisa dilakukan, antara lain menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan verifikasi dua langkah, berhati-hati memberi izin akses aplikasi, hingga rutin menghapus cache dan cookie browser.

Jejak digital memang tidak bisa dihapus sepenuhnya. Karena itu, yang paling penting adalah bijak berinternet dan membatasi informasi pribadi yang dibagikan.

Baca Juga: Chip 1 Nanometer: Revolusi Tersembunyi di Balik Smartphone dan AI

Dengan kesadaran kolektif, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan internet secara aman, produktif, dan tetap terlindungi dari risiko penyalahgunaan data pribadi.(jaz)

Kepala Cabang PNM Banyuwangi Sugiyati Nurul Handayani bersama nasabah dan ibu Bhayangkari akan menanam 5.000 mangrove di Teluk Pang-pang.
Kepala Cabang PNM Banyuwangi Sugiyati Nurul Handayani bersama nasabah dan ibu Bhayangkari akan menanam 5.000 mangrove di Teluk Pang-pang.
Editor : Zaki Jazai
#era digital #jejak digital #media sosial