5 Rekomendasi Sedan Murah untuk Kaum Pas-pasan, dari Mitsubishi Lancer hingga Toyota Soluna
Natasha Eka Safrina• Kamis, 5 Maret 2026 | 23:20 WIB
Simak 5 rekomendasi sedan murah untuk kaum pas-pasan. Mulai Mitsubishi Lancer, Baleno, hingga Toyota Soluna yang irit dan mudah dirawat.
JAKARTA - 5 Rekomendasi Sedan Murah untuk Kaum Pas-pasan, Irit dan Mudah Dirawat
Bagi sebagian orang, memiliki mobil sedan masih menjadi impian, terutama bagi mereka yang memiliki budget terbatas. Meski tergolong mobil lama, beberapa sedan lawas tetap layak dipinang karena terkenal tangguh, irit bahan bakar, dan suku cadangnya mudah ditemukan.
Dalam sebuah ulasan otomotif, disebutkan ada lima sedan murah yang cocok untuk kaum pas-pasan. Mobil-mobil ini dinilai masih nyaman dipakai harian, dengan biaya perawatan yang relatif terjangkau.
Menariknya, sebagian model bahkan sudah memiliki reputasi kuat dari segi keandalan mesin hingga konsumsi bahan bakar.
Berikut lima rekomendasi sedan murah yang masih layak dibeli.
Posisi kelima ditempati oleh Mitsubishi Lancer generasi CB4. Mobil ini sering disebut sebagai Evo 3 oleh sebagian orang di Indonesia, meski sebenarnya bukan varian Evolution.
Lancer CB4 menggunakan mesin 1.600 cc SOHC injeksi yang dinilai cukup bandel dan relatif mudah dirawat. Konsumsi bahan bakarnya juga cukup hemat untuk ukuran sedan lawas.
Untuk penggunaan dalam kota, mobil ini bisa mencatat konsumsi sekitar 1:10 hingga 1:12, sedangkan perjalanan luar kota bisa mencapai 1:13 sampai 1:14 jika kondisi mesin sehat.
Harga bekasnya saat ini berkisar Rp25 juta hingga Rp45 juta, tergantung kondisi kendaraan.
2. Daihatsu Charade Classy
Di posisi keempat ada Daihatsu Charade Classy. Mobil ini sebenarnya merupakan versi sedan dari Charade hatchback yang populer pada era 1990-an.
Mobil ini menggunakan mesin 1.300 cc karburator yang terkenal sederhana dan mudah diperbaiki. Salah satu keunggulannya adalah biaya perawatan yang sangat murah karena suku cadang Daihatsu mudah ditemukan.
Konsumsi BBM mobil ini berkisar 1:9 hingga 1:10, cukup irit untuk mobil karburator.
Di pasar mobil bekas, harga Charade Classy tergolong sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp15 juta hingga Rp25 juta.
Urutan ketiga ditempati oleh Suzuki Baleno generasi awal yang dikenal memiliki desain cukup elegan untuk ukuran sedan lawas.
Mobil ini terkenal dengan mesin yang bandel serta konsumsi bahan bakar yang irit. Dalam perjalanan luar kota, konsumsi BBM-nya bahkan bisa mencapai 1:16, sedangkan dalam kota sekitar 1:11 hingga 1:12.
Selain itu, kabin Baleno juga tergolong cukup lega sehingga nyaman digunakan untuk aktivitas harian.
Harga bekasnya berada di kisaran Rp25 juta hingga Rp45 juta.
4. Honda Grand Civic
Di posisi kedua ada Honda Grand Civic keluaran tahun 1990-1992. Mobil ini dikenal memiliki desain klasik yang masih terlihat menarik hingga sekarang.
Grand Civic menggunakan mesin 1.500 cc karburator dengan fitur yang cukup lengkap untuk masanya, seperti power window dan electric mirror.
Meski begitu, calon pembeli perlu memperhatikan kondisi bodi mobil ini karena banyak unit yang mengalami keropos di bagian rangka atau lantai.
Harga bekasnya berkisar antara Rp20 juta hingga Rp45 juta, tergantung kondisi.
Posisi pertama ditempati oleh Toyota Soluna, khususnya tipe GLI. Sedan ini dikenal sebagai salah satu mobil paling bandel dan irit di kelasnya.
Soluna sempat populer sebagai armada taksi, yang menandakan ketangguhan mobil ini dalam penggunaan intensif.
Mobil ini menggunakan mesin 1.500 cc yang mampu mencatat konsumsi BBM sekitar 1:12 untuk dalam kota dan bisa mencapai 1:16 untuk perjalanan luar kota.
Selain itu, keunggulan utama Soluna adalah suku cadang yang sangat mudah ditemukan dan harga perawatan yang murah.
Di pasar mobil bekas, harga Toyota Soluna berkisar Rp30 juta hingga Rp50 juta, tergantung kondisi kendaraan.
Kesimpulan
Bagi yang memiliki budget terbatas, membeli sedan bekas bisa menjadi pilihan menarik. Beberapa model lawas seperti Toyota Soluna, Suzuki Baleno Generasi Pertama, hingga Mitsubishi Lancer CB4 masih layak dipakai harian karena terkenal irit dan mudah dirawat.
Namun sebelum membeli, calon pembeli disarankan untuk memeriksa kondisi mesin, kaki-kaki, serta bodi kendaraan agar tidak menimbulkan biaya perbaikan besar di kemudian hari.