TRENGGALEK NJENGGELEK-Membeli mobil listrik second bisa jadi pilihan cerdas bagi konsumen yang ingin mendapatkan kendaraan ramah lingkungan dengan harga lebih terjangkau. Namun, membeli mobil listrik bekas memerlukan perhatian ekstra agar tetap value for money.
Salah satu contoh menarik adalah MG4 EV Magnify i Smart varian tertinggi keluaran 2024. Meskipun kondisinya bekas dan baru menempuh 9.000 km, unit ini dibanderol Rp280 juta – jauh lebih murah dibanding harga barunya yang bisa menembus angka ratusan juta lebih tinggi.
Menurut pemilik dan reviewer, keuntungan membeli MG4 EV second cukup banyak. Selain harga lebih hemat, pembeli bisa mendapatkan wall charger bawaan pemilik sebelumnya, yang jika dibeli baru bisa mencapai belasan juta rupiah, termasuk biaya pemasangan. Biaya operasional mobil listrik ini juga sangat rendah. Dalam penggunaan seminggu, konsumsi listrik hanya sekitar Rp3.000–Rp2.700 per kWh, jauh lebih hemat dibandingkan mobil bensin. Pajak tahunan pun relatif ringan, hanya Rp143.000.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Mobil Listrik Second
- Cek fisik mobil secara menyeluruh – Pastikan tidak ada bekas tabrakan, kebanjiran, atau kerusakan body lainnya. Pada MG4 EV, beberapa bagian lips depan perlu diperiksa karena rentan lecet.
- Cek kondisi interior dan odometer – Pastikan semua komponen masih original dan berfungsi dengan baik. MG4 EV yang digunakan sekitar 9.000 km masih tergolong baru dan baterai diperkirakan masih optimal.
- Perhatikan baterai dan garansi – Baterai mobil listrik biasanya memiliki garansi panjang, seperti MG4 EV yang mencapai 8 tahun. Unit satu tahun masih memiliki 7 tahun garansi baterai.
- Posisi mengemudi dan kenyamanan – MG4 EV menawarkan posisi mengemudi rendah dan nyaman dengan penggerak roda belakang dan baterai di tengah, sehingga sensasi berkendara lebih seimbang dan menyenangkan.
- Ruang kabin dan fitur – Meskipun mobil listrik ini tidak dilengkapi ventilator AC belakang, rear seat entertainment, atau sunroof, ruang kaki dan kenyamanan kabin masih memadai untuk perjalanan sehari-hari maupun jarak jauh.
Selain itu, reviewer menyarankan untuk mempertimbangkan estetika seperti ukuran velg. MG4 EV varian ini menggunakan velg standar yang bisa diganti dengan ukuran lebih lebar untuk tampilan lebih menarik tanpa mengorbankan fungsionalitas.
Kesimpulan
Bagi konsumen yang ingin mobil listrik dengan biaya operasional rendah dan tetap mendapatkan performa baik, membeli unit second bisa sangat menguntungkan. MG4 EV Second menjadi contoh kendaraan yang masih memiliki garansi panjang, fitur lengkap, dan harga lebih hemat dibanding unit baru.
Dengan memperhatikan kondisi fisik, baterai, dan komponen utama, pembelian mobil listrik second bisa menjadi investasi cerdas untuk mobilitas modern di Indonesia.
Editor : Ichaa Melinda Putri