Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Ragasa Basic Umplung 1994 Cuma Rp30 Juta! Truk Mitsubishi Direstorasi di Sidoarjo, Siap Kerja Modal Hemat

Ichaa Melinda Putri • Minggu, 15 Februari 2026 | 13:55 WIB
Ragasa Basic Umplung 1994 Cuma Rp30 Juta! Truk Mitsubishi Direstorasi di Sidoarjo, Siap Kerja Modal Hemat
Ragasa Basic Umplung 1994 Cuma Rp30 Juta! Truk Mitsubishi Direstorasi di Sidoarjo, Siap Kerja Modal Hemat

TRENGGALEK NJENGGELEK-Kisah menarik datang dari dunia kendaraan niaga. Sebuah Ragasa Basic Umplung 1994 dibeli hanya Rp30 juta dan kini tengah direstorasi agar siap kerja. Unit truk Mitsubishi ini menjadi sorotan karena harganya dinilai “di luar nalar”, namun tetap punya potensi menghasilkan cuan.

Review tersebut dibagikan dalam kanal otomotif yang menampilkan langsung proses pembaruan unit milik Pak Joko, seorang pelaku usaha ekspedisi di Sidoarjo, Jawa Timur. Truk yang dibeli merupakan basis Umplung tahun 1994, tetapi sudah menggunakan kabin Ragasa.

Dengan harga Rp30 juta tanpa bak saat awal dibeli, unit Ragasa Basic Umplung 1994 ini kini dalam tahap rekondisi total, mulai dari sasis, kabin, hingga penambahan variasi agar tampil lebih segar.

Mesin 100 PS, Persneling PS120

Secara spesifikasi, truk ini menggunakan mesin 100 PS, bukan 120 PS seperti Ragasa standar. Namun, bagian persneling sudah diganti menggunakan milik PS120, sehingga performanya diklaim tidak jauh berbeda.

Mesin dalam kondisi normal dan sudah bisa dinyalakan. Kabin juga sudah model jungkit (bisa didongkrak ke depan), meski mekanisme setir masih menggunakan tipe Umplung sehingga belum bisa difungsikan maksimal. Rencananya, setir dan sistem pendukung akan diganti agar sesuai standar Ragasa.

“Basic-nya memang Umplung, tapi kabin sudah Ragasa. Jadi secara tampilan hampir sama,” ungkap sang reviewer dalam video tersebut.

Bangun Ulang dari Sasis Tanpa Bak

Saat dibeli, unit ini hanya berupa sasis tanpa bak. Kabin juga dalam kondisi membutuhkan perbaikan. Selanjutnya, truk dibawa ke bengkel untuk proses cat ulang, dempul, dan perapian rangka.

Sasis kini terlihat lebih bersih setelah diperbaiki. Gardan juga disebut masih bagus. Untuk bak, sementara menggunakan bekas Isuzu Elf yang sebelumnya sempat tidak terpakai dan difungsikan sebagai gudang sparepart.

Bagian pengaman samping dan belakang juga memanfaatkan komponen lama agar bisa segera difungsikan untuk kerja. Rencananya, truk ini akan dicat warna kuning orisinal Mitsubishi agar tampil lebih segar setelah proses restorasi selesai.

Modal Minim, Siap Kerja

Dengan total pembelian Rp30 juta dan tambahan biaya perbaikan bertahap, truk ini dinilai sangat layak untuk pelaku usaha yang ingin modal hemat. Bahkan disebutkan, dengan harga tak sampai Rp100 juta, hasil akhirnya bisa bersaing dengan truk harga ratusan juta.

Interior memang masih menunjukkan unsur Umplung, seperti setir dan panel speedometer. Beberapa bagian kabin atas juga ditemukan keropos. Namun lantai kabin disebut masih cukup utuh dan layak.

“Kalau dirawat dengan baik, belum tentu Ragasa lebih baik dari Umplung atau sebaliknya. Semua tergantung perawatan,” ujar sang pemilik.

Strategi Usaha: Tak Harus Truk Mahal

Menurut Pak Joko, yang terpenting adalah kelancaran order atau DO (delivery order). Selama muatan rutin tersedia, truk dengan modal minim pun tetap bisa menghasilkan.

Rencananya, truk ini akan difokuskan untuk rute dalam kota. Namun jika ada permintaan luar kota, unit tetap siap berangkat karena surat lengkap dan plat masih aktif.

Restorasi memang membutuhkan kesabaran. Proses pembaruan unit ini sudah berjalan sekitar dua bulan lebih. Namun bagi pemilik yang telaten, hasil akhirnya dinilai sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.

Worth It untuk yang Sabar

Tren membeli truk basis lama seperti Umplung lalu di-upgrade menjadi tampilan Ragasa memang bukan hal baru. Perbedaannya kini terletak pada efisiensi modal.

Dengan harga awal Rp30 juta dan proses rekondisi bertahap, unit ini menjadi contoh bahwa kendaraan niaga tak selalu harus mahal untuk bisa menghasilkan.

Bagi pelaku usaha dengan modal terbatas, strategi membeli bahan lalu membangun ulang bisa menjadi opsi. Namun tentu saja, diperlukan ketelitian dalam memilih unit dasar agar tidak justru membengkakkan biaya.

Jika proses restorasi selesai sesuai rencana, bukan tidak mungkin Ragasa Basic Umplung 1994 ini akan tampil kinclong dan siap ngaspal mencari uang dalam waktu dekat.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#truk siap kerja modal minim #Ragasa Basic Umplung 1994 #truk Mitsubishi bekas #restorasi truk #harga truk Rp30 juta