TRENGGALEK NJENGGELEK-Honor Magic 8 Pro Air langsung mencuri perhatian sejak pertama kali diperkenalkan. Di tengah tren HP tipis yang biasanya mengorbankan baterai atau kamera, perangkat ini justru tampil beda. Honor Magic 8 Pro Air hadir dengan bodi ramping, bobot ringan, tetapi tetap membawa spesifikasi kelas flagship.
Pertanyaannya, benarkah Honor Magic 8 Pro Air sesempurna itu? Atau tetap ada kompromi yang tersembunyi?
Sejak unboxing, kesan premiumnya sudah terasa. Dalam paket penjualan tersedia hard case frosted minimalis, kabel USB-A to USB-C, serta charger 80 watt. Perangkat ini menjalankan Magic OS 10 berbasis Android 16. Namun karena unit yang diuji adalah versi China, pengguna perlu mengaktifkan Google Play Store secara manual melalui App Market.
Secara desain, tampilannya disebut-sebut seperti perpaduan Google Pixel 7 Pro dan konsep iPhone generasi terbaru. Modul kamera memanjang ke samping dengan desain bersih dan premium. Frame berbahan aluminium melengkung nyaman digenggam, sementara bagian belakang memakai fiberglass matte yang tidak mudah meninggalkan sidik jari.
Dengan layar 6,31 inci, bobotnya hanya 155 gram. Kombinasi compact, tipis, dan ringan ini membuatnya nyaman digunakan satu tangan dan tidak mengganjal di saku.
Layar 120Hz dan PWM Dimming Tinggi
Honor Magic 8 Pro Air mengusung panel 6,31 inci dengan refresh rate adaptif 1–120Hz. Fitur PWM dimming frekuensi tinggi diklaim mampu mengurangi kelelahan mata saat penggunaan di ruangan gelap.
Bezel depan sangat tipis, hanya sekitar 1,08 mm. Dari sisi visual, pengalaman multimedia terasa premium dan responsif.
Chipset Flagship, Tapi Ada Batasnya
Untuk performa, ponsel ini memakai chipset Dimensity 9500 (3nm), setara dengan yang digunakan Vivo X300 dan Oppo Find X9. Dalam pengujian AnTuTu di bawah pendingin ruangan, skor tembus 3,7 juta poin.
Namun ada catatan. Saat dites tanpa pendingin tambahan, benchmark sempat gagal dan muncul peringatan overheat. Saat dipakai bermain Genshin Impact di setting tertinggi 60 fps, frame rate rata-rata berada di angka 43 fps dan turun ke 30-an setelah 10 menit. Suhu mencapai 43 derajat Celsius
.Baca Juga: 5 HP Flagship Value for Money 2026: Vivo X300 hingga Galaxy S25 FE, Spek Dewa Harga Lebih Masuk Akal
Honor tampaknya lebih memilih menjaga suhu tetap stabil ketimbang memaksimalkan performa mentah. Untuk HP tipis, keputusan ini dinilai masuk akal.
Baterai 5.000 mAh di Bodi Super Tipis
Inilah yang membuat banyak orang terkesan. Honor Magic 8 Pro Air membawa baterai 5.000 mAh dengan teknologi silicon-carbon. Kapasitas ini tergolong besar untuk kelas HP tipis dan compact.
Pengisian daya mendukung 80W wired, 50W wireless, serta reverse wireless charging. Dibandingkan beberapa kompetitor tipis yang masih bermain di 3.000-an mAh, Honor jelas unggul di sektor ini.
- Kamera Lengkap, Bukan Sekadar Gimmick
- Di sektor kamera, Honor benar-benar tampil agresif. Konfigurasinya terdiri dari:
- Kamera utama 50 MP dengan OIS
- Periscope 64 MP dengan OIS
- Ultrawide 50 MP
- Kamera selfie 50 MP
Zoom digital diklaim hingga 100x, meski penggunaan realistis masih optimal di bawah 10x. Hasil foto memiliki dynamic range luas dan warna vibrant, dengan pilihan profil warna natural, vibrant, dan klasik.
Menariknya, ada fitur AI color matching yang bisa meniru tone warna dari foto referensi lain. Untuk portrait, tersedia tiga mode khas yang menghasilkan karakter warna berbeda.
Kualitas video kamera belakang cukup stabil, kecuali pada lensa periscope yang terasa lebih bergetar saat zoom maksimal. Sementara video selfie dinilai cukup tajam, meski performa backlight masih kurang optimal.
Magic OS 10 dan Fitur AI Unik
Magic OS 10 membawa tampilan modern dengan efek kaca dan transparansi yang bisa diatur. Control center juga didesain ulang agar lebih clean.
Fitur AI dikumpulkan dalam menu khusus, termasuk subtitle otomatis, translate, writing tools, hingga asisten virtual Yoyo. Namun yang paling unik adalah fitur kesehatan mata.
Honor menyematkan teknologi AI Oasis Eye Protection dengan 10 lapisan perlindungan mata. Bahkan ada notifikasi “dry eye friendly” yang akan mengingatkan pengguna untuk berkedip saat terdeteksi terlalu lama menatap layar.
Di sisi lain, satu kekurangan yang cukup disorot adalah port USB yang masih menggunakan standar 2.0. Artinya belum mendukung display out dan kecepatan transfer data masih kalah dibanding USB 3.2.
Harga dan Kesimpulan
Honor Magic 8 Pro Air tersedia dalam beberapa varian, mulai 12/256 GB hingga 16 GB/1 TB. Harga konversi dari China berkisar Rp10 jutaan hingga Rp14,5 juta, belum termasuk pajak masuk Indonesia.
Secara keseluruhan, Honor Magic 8 Pro Air sukses mendobrak stigma HP tipis yang serba kompromi. Dengan baterai besar, kamera lengkap, dan desain compact ringan, perangkat ini berpotensi menjadi standar baru di kelasnya.
Editor : Ichaa Melinda Putri