Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Motor Listrik Ternyata Dimulai Sejak 1895, Ini Fakta Mengejutkan Perkembangannya Sebelum Populer

Divka Vance Yandriana • Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:15 WIB

Sejarah motor listrik sejak 1895 hingga kini, dari paten awal hingga bangkit kembali di era kendaraan ramah lingkungan.
Sejarah motor listrik sejak 1895 hingga kini, dari paten awal hingga bangkit kembali di era kendaraan ramah lingkungan.

JAKARTA - Sejarah motor listrik ternyata sudah dimulai sejak abad ke-19, jauh sebelum tren kendaraan ramah lingkungan populer seperti sekarang. Di tengah maraknya penggunaan motor listrik di berbagai negara, banyak yang belum mengetahui bahwa pengembangan sepeda motor listrik telah berlangsung lebih dari satu abad lalu.

Sejarah motor listrik tidak bisa dilepaskan dari evolusi sepeda. Pada 19 September 1895, pengajuan paten sepeda listrik tercatat atas nama Ogden Bolton Jr dari Canton, Ohio, Amerika Serikat. Di tahun yang sama, paten serupa juga diajukan oleh Hosea W. Libbey dari Boston.

Momentum penting lainnya terjadi pada 1896 di ajang Stanley Cycle Show di London, Inggris. Dalam pameran tersebut, produsen memperkenalkan sepeda tandem listrik yang menggunakan baterai sebagai penyimpanan daya. Motor listriknya ditempatkan di depan roda belakang, sementara kontrol kecepatan berada di bagian setang.

Baca Juga: Update Harga Motor Listrik di Transmart Cibubur 2025, Mulai Rp5 Jutaan hingga Rp21 Jutaan

Perkembangan Awal Sepeda Motor Listrik

Meski asal-usul pastinya masih menjadi perdebatan, sejarah motor listrik terus mencatat kemajuan signifikan di awal abad ke-20. Pada Oktober 1911, sebuah publikasi populer memperkenalkan sepeda listrik dengan klaim jarak tempuh antara 121 hingga 160 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Angka tersebut tergolong impresif untuk ukuran teknologi saat itu. Kendaraan listrik tersebut sudah dilengkapi gearbox tiga percepatan dengan pilihan kecepatan 6,4 km/jam, 24 km/jam, hingga 56 km/jam.

Produksi sepeda motor listrik mulai dilakukan secara terbatas, meskipun harus bersaing ketat dengan motor berbahan bakar bensin yang kala itu semakin populer. Infrastruktur dan teknologi baterai yang belum matang menjadi salah satu faktor penghambat perkembangan kendaraan listrik.

Baca Juga: Pencucian Uang Ramai Dibahas, Ini Pengertian, Modus, dan Dampak Besar Pencucian Uang bagi Masyarakat

Eksperimen dan Tantangan Produksi

Pada 1919, dua inovator bernama Ransomes, Sims & Jefferies mengembangkan prototipe sepeda motor listrik dengan baterai yang dipasang di bawah jok. Kendaraan ini bahkan telah terdaftar untuk penggunaan di jalan raya.

Namun, proyek tersebut tidak pernah benar-benar melewati tahap uji coba massal. Minimnya dukungan teknologi dan tingginya biaya produksi membuat motor listrik kala itu sulit bersaing dengan kendaraan bermesin konvensional.

Perjalanan sejarah motor listrik juga mencatat kiprah perusahaan asal Brasil, Socovel. Pada 1936, perusahaan ini didirikan untuk fokus pada penelitian dan pembuatan kendaraan listrik. Selama masa pendudukan Jerman, mereka mendapat izin produksi karena memperoleh suplai bahan bakar khusus.

Baca Juga: Ramalan Sio Tikus di Tahun Kuda Api 2026: Energi Serba Cepat, Peluang Karier Terbuka, Tapi Jangan Gegabah

Socovel sempat meraih keberhasilan dan mampu memproduksi sepeda motor listrik secara lebih luas. Namun, setelah Perang Dunia II berakhir, perusahaan tersebut akhirnya beralih ke model konvensional karena permintaan pasar terhadap kendaraan berbahan bakar bensin jauh lebih tinggi.

Motor Listrik Kembali Bangkit di Era Modern

Jika melihat sejarah motor listrik yang panjang dan penuh tantangan, kebangkitan kendaraan listrik di era modern bukanlah fenomena baru, melainkan kelanjutan dari eksperimen panjang para inovator terdahulu.

Kini, tren motor listrik kembali menguat seiring meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan dan pengurangan emisi karbon. Berbagai negara mendorong transisi energi dan elektrifikasi kendaraan sebagai solusi jangka panjang transportasi berkelanjutan.

Di Indonesia, dukungan terhadap kendaraan listrik semakin kuat sejak Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang percepatan kendaraan listrik berbasis baterai.

Kebijakan tersebut menjadi tonggak penting dalam mendorong pertumbuhan industri sepeda motor listrik nasional. Sejumlah pabrikan mulai bermunculan, menawarkan berbagai model dengan jarak tempuh lebih jauh dan teknologi baterai yang semakin efisien.

Sejarah motor listrik membuktikan bahwa inovasi tidak selalu langsung diterima pasar. Butuh waktu, penyempurnaan teknologi, serta dukungan kebijakan agar kendaraan listrik bisa benar-benar menjadi arus utama.

Dari pengajuan paten pada 1895 hingga kebangkitan global di abad ke-21, motor listrik telah melalui perjalanan panjang. Kini, dengan perkembangan teknologi yang pesat dan komitmen berbagai negara terhadap energi bersih, masa depan kendaraan listrik terlihat semakin cerah.

Editor : Divka Vance Yandriana
#sepeda motor listrik #motor listrik #Kendaraan Listrik Dunia