Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

IMSA Weather Tech Sports Car Championship Panduan Lengkap Kelas GTP, hingga Sistem Balap Multikelas

Muhamad Ahsanul Wildan • Minggu, 22 Februari 2026 | 16:20 WIB

IMSA WeatherTech Sports Car Championship 2025: jadwal, kelas GTP, sistem BoP, hingga format balap lengkap.
IMSA WeatherTech Sports Car Championship 2025: jadwal, kelas GTP, sistem BoP, hingga format balap lengkap.

TRENGGALEK NJENGGELEK - IMSA WeatherTech Sports Car Championship kembali jadi sorotan penggemar balap dunia.

Seri balap mobil sport tertinggi di Amerika Utara ini menghadirkan persaingan ketat antar pabrikan lewat format multikelas yang unik dan penuh strategi.

IMSA WeatherTech Sports Car Championship dikenal sebagai ajang yang mempertemukan mobil prototipe tercepat dan mobil GT yang bentuknya mirip kendaraan jalan raya.

Popularitasnya melonjak dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak hadirnya regulasi LMDh di kelas GTP yang memperkuat daya saing global.

Bagi penggemar baru, memahami format IMSA WeatherTech Sports Car Championship memang tidak mudah.

Ada empat kelas berbeda yang balapan secara bersamaan di lintasan yang sama. Namun justru di situlah daya tarik utamanya.

Sejarah panjang IMSA dimulai pada 1969, didirikan oleh John Bishop bersama istrinya Peggy Bishop, dengan dukungan pendiri NASCAR, Bill France Sr.

Awalnya, balapan didominasi Formula V dan Formula Ford sebelum beralih ke endurance GT racing pada 1971.

Era 1980 an hingga awal 1990 an disebut sebagai masa keemasan. Kelas GTP generasi awal menjadi ikon.

Setelah beberapa kali berpindah kepemilikan, titik balik terjadi pada 1998 saat Dr. Don Panoz membeli seri tersebut dan meluncurkan American Le Mans Series, bekerja sama dengan penyelenggara 24 Hours of Le Mans, Automobile Club de l'Ouest.

Persaingan dengan Grand Am Rolex Sports Car Series akhirnya berakhir lewat merger pada 2014.

Dari sinilah lahir format modern IMSA yang kini dikenal sebagai IMSA WeatherTech Sports Car Championship.

Empat Kelas Utama di IMSA

Saat ini terdapat empat kelas utama, GTP, LMP2, GTD Pro, dan GTD. Semua kelas bisa balapan bersamaan dalam satu lomba, tetapi mereka hanya bersaing dengan mobil di kelas yang sama.

Kelas GTP menjadi kasta tertinggi dengan regulasi LMDh yang mulai digunakan penuh sejak 2023.

-mobil ini merupakan evolusi dari era Daytona Prototype International (DPi). Sementara LMP2 tetap hadir sebagai kelas prototipe sekunder.

Di kategori GT, GTD Pro diisi pembalap profesional, sedangkan GTD memungkinkan kehadiran pembalap bronze atau gentleman driver.

Menariknya, penggunaan pembalap bronze di GTD memberi keuntungan tambahan berupa satu set ban baru saat start.

Format Akhir Pekan Balap

Akhir pekan balap biasanya berlangsung tiga hingga empat hari. Kamis diisi sesi pendukung dan track walk.

Jumat untuk latihan bebas dan sebagian kualifikasi. Sabtu menjadi hari penentuan grid utama IMSA WeatherTech Sports Car Championship, dan Minggu adalah hari balapan.

Durasi lomba bervariasi, dari 1 jam 40 menit hingga 24 jam penuh seperti Rolex 24 at Daytona.

Dalam balapan panjang, setiap tim menggunakan dua hingga empat pembalap. Ada batas minimum dan maksimum waktu mengemudi.

Regulasi terbaru 2025 juga mengatur pengurangan minimum drive time jika terjadi red flag di paruh awal lomba.

Sistem Balance of Performance (BoP)

Salah satu aspek paling krusial adalah Balance of Performance (BoP). Sistem ini menyeimbangkan performa tiap pabrikan dengan menyesuaikan tenaga mesin, bobot, hingga aerodinamika.

Seluruh mobil telah melalui homologasi FIA. Namun karena karakteristik tiap mobil berbeda, IMSA menerapkan BoP agar tak ada pabrikan dominan.

Mulai 2025, sensor torsi digunakan di kelas GTD untuk memantau tenaga dan akselerasi secara real time.

Pendekatan ini berbeda dengan Formula 1 yang mendorong pengembangan teknologi ekstrem. IMSA justru menekan biaya agar kompetisi tetap sehat.

Prosedur Full Course Yellow yang Unik

IMSA punya sistem full course yellow berbeda dari kejuaraan lain. Safety car akan mengambil pemimpin lomba secara keseluruhan.

Setelah itu dilakukan wave around dan class split agar tiap kelas kembali tersusun rapi sebelum restart.

Prosedur ini memang kompleks, tetapi bertujuan menjaga keadilan agar tidak ada mobil kehilangan satu lap secara tidak adil.

Jadwal IMSA

Musim 2025 terdiri dari 11 seri plus tes pramusim Roar Before the 24 di Daytona International Speedway.

Sorotan utama tentu Rolex 24 at Daytona Januari, disusul 12 Hours of Sebring Maret, Long Beach April, Watkins Glen Juni, hingga penutup musim Petit Le Mans di Michelin Raceway Road Atlanta.

Seluruh balapan bisa disaksikan melalui Peacock untuk penonton AS dan kanal YouTube resmi IMSA untuk penonton internasional.

Dengan format multikelas, regulasi teknis ketat, serta kalender legendaris, IMSA WeatherTech Sports Car Championship menjanjikan tontonan balap ketahanan paling kompetitif di Amerika Utara.

 

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#IMSA WeatherTech Sports Car Championship #Balance of Performance #IMSA #GTP #Rolex 24 at Daytona