Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review Mini PC Bmax B5A Pro 2025: Ryzen 7, RAM 16GB, SSD 512GB Harga Rp Jutaan, Masih Perlu Rakit PC?

Divka Vance Yandriana • Senin, 23 Februari 2026 | 12:20 WIB

Review Mini PC Bmax B5A Pro 2025 dengan Ryzen 7, RAM 16GB, SSD 512GB. Alternatif praktis rakit PC harga Rp jutaan.
Review Mini PC Bmax B5A Pro 2025 dengan Ryzen 7, RAM 16GB, SSD 512GB. Alternatif praktis rakit PC harga Rp jutaan.

JAKARTA - Review Mini PC Bmax B5A Pro menjadi sorotan di 2025 ketika tren rakit PC mulai ditinggalkan sebagian pengguna. Di tengah kebutuhan komputasi yang makin praktis, perangkat mungil dengan spesifikasi tinggi ini menawarkan alternatif menarik dibanding PC rakitan konvensional.

Dalam review Mini PC Bmax B5A Pro ini, perangkat hadir dengan prosesor AMD Ryzen 7, RAM 16GB, dan SSD 512GB. Kombinasi tersebut biasanya ditemukan pada laptop atau PC desktop kelas menengah. Namun kini, semuanya dikemas dalam bodi ringkas yang bahkan bisa dipasang di belakang monitor.

Pertanyaannya, dengan harga yang hanya di kisaran Rp jutaan, apakah performanya benar-benar mumpuni untuk kerja harian, editing, bahkan gaming ringan?

Baca Juga: Rekomendasi HP Baterai 7.000 mAh Terbaik 2026 Harga 1-3 Jutaan: Anti Lowbat, Kuat 2 Hari Tanpa Colok Casan!

Desain Ringkas, Port Tergolong Lengkap

Mini PC ini punya dimensi hanya 125 x 112 mm dengan ketebalan 44 mm. Bobotnya pun ringan, sekitar 300 gram. Secara desain, tampilannya minimalis dan tidak memakan ruang meja.

Dalam paket penjualan sudah tersedia bracket VESA untuk dipasang di belakang monitor, kabel HDMI, adaptor daya, serta buku panduan. Konsepnya memang mengedepankan kesederhanaan dan kepraktisan.

Untuk konektivitas, bagian depan tersedia tombol power, dua port USB 3.2, satu USB Type-C, audio jack 3,5 mm, serta lubang reset. Sementara di belakang terdapat DC-in, DisplayPort 1.4, HDMI 2.1, dua USB 2.0, dan port Ethernet. Dukungan WiFi dual band serta Bluetooth 5.0 juga sudah tersedia.

Baca Juga: DPRD Trenggalek Matangkan Raperda Fasilitasi Pesantren dan Madrasah, Payung Hukum Bantuan Daerah Disiapkan

Spesifikasi Ryzen 7 yang Menggoda

Pada sektor dapur pacu, perangkat ini mengandalkan AMD Ryzen 7 5825U berbasis fabrikasi 7nm. Prosesor ini memiliki 8 core dan 16 thread dengan boost clock hingga 4,5 GHz serta cache 16MB. Untuk grafis, mengandalkan AMD Radeon Graphics terintegrasi.

RAM bawaan 16GB DDR4 masih bisa di-upgrade hingga 64GB berkat slot tambahan. Storage menggunakan SSD NVMe 512GB dengan kecepatan baca di kisaran 3.200 MBps dan tulis sekitar 2.400 MBps. Jika masih kurang, tersedia slot SATA tambahan untuk ekspansi.

Dengan spesifikasi tersebut, review Mini PC Bmax B5A Pro menunjukkan perangkat ini memang ditujukan untuk produktivitas dan multimedia, bukan gaming berat.

Baca Juga: HP Snapdragon 870 Rp2 Jutaan 2026 Makin Diburu, Ini 5 Rekomendasi Gaming Kencang yang Harganya Sudah Jatuh

Performa Editing dan Benchmark

Untuk pengujian editing video menggunakan CapCut dengan resolusi Full HD berdurasi 10 menit, proses rendering selesai dalam waktu sekitar 4 menit. Playback video berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Skor Cinebench R23 untuk multi-core tembus di angka 11.000-an poin. Sementara pada pengujian 3DMark Time Spy, skor berada di kisaran 1.000 poin. Angka tersebut cukup untuk kebutuhan grafis ringan, namun belum ideal untuk gaming AAA.

Gaming Masih Bisa, Tapi Bukan Prioritas

Meski bukan ditujukan sebagai mesin gaming, perangkat ini masih mampu menjalankan Genshin Impact di resolusi Full HD dengan pengaturan grafis low pada rata-rata 45 FPS. Untuk misi harian atau eksplorasi ringan masih cukup nyaman.

Sistem pendinginnya menggunakan dua heat pipe dan kipas berukuran besar. Suhu tetap terjaga dan tidak cepat panas berlebihan saat digunakan bermain game ringan.

Namun jelas, jika kebutuhan utama adalah gaming berat, PC rakitan dengan GPU dedicated masih menjadi pilihan lebih tepat.

Konsumsi Daya Super Irit

Salah satu keunggulan utama mini PC ini adalah efisiensi daya. Saat idle, konsumsi listrik hanya sekitar 10 watt. Untuk pekerjaan ringan seperti mengetik atau Office, rata-rata 20 watt. Bahkan saat bermain game ringan, konsumsi daya hanya sekitar 40 watt.

Angka ini jauh lebih hemat dibanding PC desktop konvensional yang bisa menembus ratusan watt. Bagi pengguna rumahan atau kantor kecil, efisiensi ini tentu berdampak pada tagihan listrik.

Cocok untuk Siapa?

Perangkat ini sangat cocok untuk kebutuhan kerja seperti mengetik, mengolah dokumen, browsing, meeting online, hingga editing ringan. Multimedia seperti streaming Netflix atau YouTube juga berjalan mulus.

Mini PC ini juga sudah pre-install Windows 11, namun pengguna bisa menggantinya dengan Linux atau Ubuntu sesuai kebutuhan.

Dengan harga di kisaran Rp jutaan, perangkat ini menawarkan value yang kompetitif. Terutama bagi pengguna yang tidak ingin repot merakit PC dan mengutamakan kepraktisan serta hemat daya.

Kesimpulan

Review Mini PC Bmax B5A Pro membuktikan bahwa di 2025, tidak semua orang perlu rakit PC berukuran besar. Dengan Ryzen 7, RAM 16GB, dan SSD 512GB, performanya sudah cukup untuk produktivitas, editing ringan, hingga gaming kasual.

Jika kebutuhan Anda sebatas kerja harian, konten ringan, dan multimedia, mini PC ini layak dipertimbangkan. Namun untuk gamer hardcore atau editor profesional kelas berat, PC rakitan tetap menawarkan fleksibilitas dan tenaga lebih besar.

Pilihan akhirnya kembali pada kebutuhan: praktis dan hemat, atau performa maksimal dengan konfigurasi custom.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Mini PC #spesifikasi pc #PC