JAKARTA - Review Mini PC Geekom A5 2025 Edition ini menjawab pertanyaan banyak orang di 2025: masih perlu rakit PC saat harga komponen mahal? Dengan spesifikasi Ryzen 7 5825U, RAM 16GB, dan SSD 512GB, perangkat mungil ini disebut sudah cukup untuk kebutuhan produktivitas hingga editing ringan.
Dalam review Mini PC Geekom A5 2025 Edition, perangkat ini dipilih sebagai tambahan PC di studio konten untuk menunjang produktivitas 2026. Kebutuhannya pun tidak berat: browsing, Office, hiburan, editing ringan, hingga upload video YouTube. Artinya, fokusnya bukan gaming berat, melainkan efisiensi dan kepraktisan.
Lalu, seberapa layak mini PC ini dibanding PC rakitan konvensional?
Desain Premium, Ukuran Super Ringkas
Geekom A5 2025 Edition tampil dengan desain minimalis dan terlihat premium. Bobotnya hanya 572 gram dengan dimensi tinggi 49,2 mm, panjang 117 mm, dan lebar 112 mm. Ukurannya bahkan lebih kecil dibanding banyak buku catatan.
Dalam paket penjualan sudah tersedia unit mini PC, adaptor dan kabel power, kabel HDMI, bracket VESA untuk pemasangan di belakang monitor, serta buku panduan dan kartu garansi.
Untuk port, perangkat ini tergolong lengkap. Di bagian depan tersedia tombol power, jack audio 3,5 mm, dan dua USB 3.2 Gen 2 Type-A. Sisi kanan terdapat SD card reader. Bagian belakang memuat DC-in, USB 3.2 Gen 2 Type-C, dua HDMI 2.0, RJ45 LAN port, USB 3.2 Gen 2 Type-A, serta USB 2.0. Tersedia juga Kensington lock di sisi kiri.
Konektivitas sudah mendukung WiFi 6 dan Bluetooth 5.2, memastikan koneksi stabil untuk kerja maupun hiburan.
Performa Ryzen 7 5825U yang Efisien
Sektor dapur pacu menjadi daya tarik utama dalam review Mini PC Geekom A5 2025 Edition ini. Perangkat ditenagai AMD Ryzen 7 5825U dengan 8 core dan 16 thread, boost clock hingga 4,5 GHz, cache 16MB, serta TDP default 15 watt.
GPU-nya menggunakan AMD Radeon Graphics terintegrasi dan sistem operasi sudah Windows 11 Pro.
Pada pengujian Cinebench R23, skor multi-core berada di kisaran 7.200 poin, sedangkan single-core sekitar 1.200 poin. Angka ini cukup untuk kebutuhan multitasking ringan hingga menengah, termasuk editing video Full HD.
Baca Juga: GPD Pocket 3: Laptop Mini Intel Core i7 dengan Performa Tinggi, Touchscreen, dan Port Lengkap
RAM dan Storage Fleksibel Upgrade
Mini PC ini dibekali RAM 16GB DDR4 dual channel SODIMM yang masih bisa di-upgrade hingga 64GB. Untuk penyimpanan, tersedia SSD 512GB M.2 2280 PCIe Gen 3 dengan kecepatan baca sekitar 3.000 MBps dan tulis 2.200 MBps.
Pengguna juga bisa mengganti SSD hingga 2TB atau menambahkan SSD M.2 tambahan hingga 1TB. Bahkan tersedia slot 2,5 inci SATA untuk hard disk hingga 2TB. Fleksibilitas ini menjadi nilai plus dibanding sebagian mini PC lain di kelasnya.
Editing Lancar, Gaming Masih Bisa
Dalam pengujian editing menggunakan CapCut dengan video vlog Full HD berdurasi 13 menit, proses rendering selesai dalam waktu sekitar 10 menit. Playback berjalan lancar dengan efek, teks, dan color correction aktif.
Untuk gaming, memang tidak ada GPU dedicated. Namun saat diuji memainkan Genshin Impact di resolusi Full HD dengan grafis low, rata-rata frame rate berada di 55 fps. Cukup nyaman untuk eksplorasi atau misi harian.
Artinya, untuk gaming kasual masih bisa diandalkan, meski bukan untuk game AAA berat.
Bisa Terhubung Hingga Empat Monitor
Salah satu fitur unggulan yang jarang ditemui di kelas harga serupa adalah dukungan multi-monitor. Mini PC ini mampu terhubung hingga empat monitor melalui HDMI dan USB-C.
Fitur ini sangat membantu untuk multitasking, membuka banyak aplikasi sekaligus, atau kebutuhan editing dengan workspace lebih luas.
Irit Daya dan Tahan Uji
Keunggulan lain adalah konsumsi daya yang rendah berkat TDP 15 watt. Ini membuatnya cocok untuk penggunaan kantor atau rumahan yang ingin hemat listrik.
Menariknya, setiap unit disebut telah melewati 339 pengujian, mulai dari tes stabilitas, suhu, kebisingan, hingga kompatibilitas port dan kekuatan sinyal WiFi. Bahkan diklaim tahan banting setelah diuji dengan tekanan ekstrem. Produsen pun memberikan garansi hingga 3 tahun dengan service center di Jakarta.
Kesimpulan: Masih Perlu Rakit PC?
Review Mini PC Geekom A5 2025 Edition menunjukkan bahwa untuk kebutuhan browsing, Office, multimedia, editing Full HD, hingga gaming ringan, perangkat ini sudah sangat memadai.
Dengan desain ringkas, konsumsi daya irit, upgrade fleksibel, serta dukungan multi-monitor, mini PC ini menjadi alternatif realistis dibanding rakit PC yang kini biaya komponennya melonjak.
Jika kebutuhan Anda bukan gaming berat atau rendering 3D profesional, mini PC seperti ini sudah lebih dari cukup. Praktis, hemat tempat, dan siap kerja.
Editor : Divka Vance Yandriana