Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

iPhone 13 Masih Worth It di 2026? Harga Turun ke Rp8 Jutaan, Ini Alasan Beli Baru atau Bekas!

Divka Vance Yandriana • Rabu, 25 Februari 2026 | 14:10 WIB

iPhone 13 masih worth it di 2026? Simak harga terbaru, plus minus, dan alternatif Android di kelas Rp6–8 jutaan.
iPhone 13 masih worth it di 2026? Simak harga terbaru, plus minus, dan alternatif Android di kelas Rp6–8 jutaan.

JAKARTA - iPhone 13 masih worth it di 2026? Pertanyaan ini ramai dibahas seiring harga iPhone generasi 2021 tersebut yang kini turun drastis dibanding saat rilis perdana. Jika dulu dibanderol sekitar Rp15 jutaan, kini unit baru atau segel resminya dijual di kisaran Rp8,2 juta untuk varian 128 GB.

Fenomena ini membuat banyak calon pembeli galau. Di satu sisi, iPhone 13 masih cukup mahal untuk ukuran ponsel berusia lima tahun. Di sisi lain, label Apple dan ekosistem iOS tetap jadi daya tarik utama. Lalu, apakah iPhone 13 masih worth it di 2026, terutama jika dibandingkan dengan Android harga Rp6–8 jutaan?

Selisih harga antara unit baru dan bekas pun relatif tipis, sekitar Rp1,5–2 jutaan. Hal ini membuat konsumen harus benar-benar mempertimbangkan: lebih baik beli baru dengan garansi resmi atau ambil bekas dengan harga lebih miring?

Baca Juga: Resep Pisang Geprek Keju ala Ayu Tingting di Cooking You, Cuma Modal Pisang Tanduk Bisa Jadi Camilan Buka Puasa Viral!

Harga iPhone 13 di 2026, Masih Tinggi?

Saat ini, iPhone 13 varian 128 GB versi segel resmi dijual sekitar Rp8,2 juta di ritel besar seperti iBox. Sementara di e-commerce, unit bekasnya rata-rata berada di kisaran Rp6–7 jutaan tergantung kondisi dan battery health.

Harga tersebut memang masih tergolong tinggi untuk ponsel keluaran 2021. Namun, faktor brand image dan nilai jual kembali yang stabil membuat iPhone lama tetap diminati. Di Indonesia, iPhone kerap dianggap sebagai simbol value dan prestise, sehingga daya tariknya tak melulu soal spesifikasi.

Baca Juga: Bocoran iPhone 18 Pro Makin Panas! Dynamic Island 35% Lebih Kecil, RAM 12 GB, Siap Rilis September 2026?

Desain Masih Timeless, Layar Tajam Tapi 60Hz

Dari sisi desain, iPhone 13 masih terlihat modern. Frame aluminium dengan desain flat serta bagian depan-belakang berbahan kaca membuatnya terasa premium. Dimensinya juga relatif compact dan nyaman digenggam, meski bobotnya sedikit terasa berat saat digunakan lama.

Layarnya sudah menggunakan panel Super Retina XDR OLED dengan warna tajam dan kontras tinggi. Proteksi Ceramic Shield juga meningkatkan daya tahan layar dari benturan ringan.

Namun, kekurangan paling terasa ada pada refresh rate yang masih 60Hz. Di harga yang sama, banyak ponsel Android sudah menawarkan 120Hz yang lebih mulus untuk scrolling maupun gaming. Notch besar di bagian atas juga terasa kurang modern dibanding desain punch-hole pesaingnya.

Baca Juga: Kerbau Bule Tercebur Septic Tank, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Performa A15 Bionic, Masih Kencang?

Di sektor dapur pacu, iPhone 13 ditenagai chip A15 Bionic. Meski bukan lagi yang terbaru, performanya masih cukup untuk kebutuhan harian seperti media sosial, multitasking, hingga editing ringan di CapCut.

Untuk gaming, Mobile Legends bisa dijalankan di setting ultra dengan lancar. Bahkan Genshin Impact masih playable di setting tinggi 60 fps, meski suhu bisa naik hingga sekitar 41 derajat Celsius setelah 30 menit bermain.

Jika melihat skor benchmark AnTuTu yang tembus 1,3 jutaan, performanya memang masih kompetitif. Namun, di kelas harga Rp6–8 jutaan, beberapa Android terbaru sudah menawarkan chipset lebih baru dengan efisiensi daya dan manajemen panas yang lebih baik.

Kamera Jadi Nilai Jual Utama

Salah satu alasan iPhone 13 tetap dilirik adalah kualitas kameranya. Kamera utama 12 MP dengan sensor-shift OIS menghasilkan foto dan video yang konsisten, terutama dalam kondisi cahaya cukup.

Untuk perekaman video, stabilisasi dan warna khas iPhone masih jadi keunggulan. Namun, di kondisi low light dan kebutuhan zoom jarak jauh, kemampuannya terbatas karena tidak memiliki lensa telephoto.

Fitur AI fotografi juga tidak sebanyak Android terbaru di kelas harga serupa. Meski begitu, untuk pengguna yang mengutamakan hasil natural dan stabil untuk konten media sosial, kamera iPhone 13 masih bisa diandalkan.

Wajib Cek Battery Health Jika Beli Bekas

Bagian paling krusial saat membeli iPhone bekas adalah baterai. Pastikan battery health minimal 85 persen. Jika sudah di bawah 80 persen atau muncul notifikasi service, pembeli harus menyiapkan dana tambahan untuk penggantian baterai.

Karena itu, banyak reviewer menyarankan jika selisih harga hanya Rp1–2 juta, membeli unit baru lebih aman karena mendapatkan garansi resmi dan kondisi baterai 100 persen.

Alternatif di Harga Rp6–8 Jutaan

Di rentang harga yang sama, ada beberapa alternatif Android seperti iQOO Neo 10 yang menawarkan performa lebih tinggi, refresh rate 120Hz, serta baterai lebih besar.

Pilihan lain adalah Poco F7 yang unggul di sektor performa dan harga agresif. Sementara Samsung Galaxy A56 5G menawarkan layar Super AMOLED 120Hz dan dukungan update OS lebih panjang.

Namun, dari sisi ekosistem dan integrasi iOS, iPhone 13 masih punya daya tarik tersendiri yang sulit ditandingi Android.

Jadi, Masih Worth It?

Jawabannya: masih worth it, tapi tidak untuk semua orang. Jika mencari ponsel stabil, kamera konsisten, dan ingin masuk ekosistem Apple dengan harga lebih terjangkau, iPhone 13 masih relevan setidaknya 1–2 tahun ke depan.

Namun, bagi pengguna yang mengutamakan layar 120Hz, baterai besar, dan performa gaming maksimal, Android baru di harga Rp6–8 jutaan bisa jadi pilihan lebih rasional.

Editor : Divka Vance Yandriana
#harga iphone 13 #apple #iPhone 13