JAKARTA - iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max resmi menjadi sorotan para penggemar gadget di awal 2026. Kedua varian ini hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan dari iPhone 12 Pro, terutama pada layar, baterai, dan performa kamera. Meski tampil serupa, ada tiga perbedaan utama yang patut diperhatikan pengguna sebelum menentukan pilihan.
Pertama, ukuran layar. iPhone 13 Pro memiliki layar 6,1 inci, sedangkan Pro Max lebih luas dengan 6,7 inci. Perbedaan ini membuat Pro Max lebih besar dan berat sekitar 30 gram. Kedua, baterai. Pro Max dibekali kapasitas lebih besar 4352 mAh dibanding Pro 3095 mAh, memberikan durasi pakai lebih lama. Ketiga, ukuran bodi yang lebih besar di Pro Max memberi ruang lebih lega bagi baterai dan modul kamera. Meskipun begitu, performa dan fitur inti tetap sama di kedua model, sehingga pilihan utama hanya soal selera ukuran dan kapasitas memori.
Layar 120Hz dan Desain Lebih Elegan
iPhone 13 Pro series kini hadir dengan layar Super Retina XDR yang mendukung teknologi ProMotion dengan refresh rate 120Hz, dua kali lebih cepat dari iPhone generasi sebelumnya. Peningkatan ini membuat pengalaman scrolling, bermain game, hingga menonton video terasa lebih mulus dan elegan. Selain itu, poni di bagian depan dibuat lebih ramping tanpa mengurangi sensor Face ID dan teknologi inframerah untuk keamanan pengenalan wajah.
Desain iPhone 13 Pro dan Pro Max tetap mengkilap di pinggiran bodi, dengan sudut-sudut tajam yang memberikan kesan mewah. Modul kamera utama kini lebih besar, memudahkan pengguna untuk mengambil foto dan video berkualitas tinggi. Warna Sierra Blue menjadi pembeda utama dari Pacific Blue di generasi sebelumnya, sementara pilihan putih, hitam, dan gold tetap tersedia.
Performa Baterai yang Mengagumkan
Baterai menjadi salah satu aspek paling menonjol di iPhone 13 Pro series. Meskipun kapasitas nominal terlihat standar, pengelolaan daya oleh iOS membuat penggunaan sehari penuh terasa nyaman. iPhone 13 Pro mampu bertahan dengan screen on time sekitar lima jam lebih, sedangkan Pro Max bahkan bisa mencapai 10 jam aktif dengan penggunaan GPS, media sosial, dan streaming. Peningkatan efisiensi ini membuat pengguna lebih percaya diri saat beraktivitas tanpa khawatir kehabisan daya.
Kamera Utama Lebih Terang, Tapi Fitur Makro Masih Ngebingungkan
Kamera iPhone 13 Pro series mampu menangkap cahaya 2,2 kali lebih banyak dibanding generasi sebelumnya, menghasilkan foto lebih terang dan detail, terutama dalam kondisi minim cahaya. Mode sinematik terbaru memungkinkan fokus otomatis pada objek yang bergerak, sementara filter tipis mempercantik hasil foto sesuai selera pengguna.
Namun, fitur makro otomatis menjadi salah satu keluhan. Ketika mengambil gambar dekat, kamera terkadang langsung berpindah ke mode makro tanpa kontrol manual, membuat hasil foto atau video terasa kurang konsisten. Apple diperkirakan akan memperbaiki hal ini melalui pembaruan perangkat lunak. Meskipun demikian, kualitas kamera utama, kamera ultra-wide, dan performa video tetap memuaskan.
Kesimpulan: iPhone 13 Pro Series Masih Jadi Pilihan Premium
Secara keseluruhan, iPhone 13 Pro dan Pro Max menghadirkan peningkatan yang signifikan dari iPhone 12 Pro. Performa lebih cepat, layar 120Hz, baterai lebih tahan lama, kamera lebih terang, dan desain elegan membuatnya tetap layak dijadikan pilihan. Meskipun ada kekurangan minor seperti fitur makro yang kurang fleksibel dan sudut bodi yang lebih tajam, iPhone 13 Pro series tetap menjadi smartphone premium yang direkomendasikan bagi pengguna Apple setia maupun yang ingin upgrade.
Dengan harga mulai Rp17,5 juta untuk Pro dan hingga Rp25 juta untuk Pro Max, pengguna tinggal menyesuaikan kapasitas memori dan warna sesuai selera. Baik iPhone 13 Pro maupun Pro Max menawarkan pengalaman premium, sehingga upgrade dari generasi sebelumnya atau penggunaan sebagai daily driver baru terasa memuaskan.
Editor : Divka Vance Yandriana